Mulai Sekarang Jangan Semprot Angin Kompresor Ketika Ganti Oli Motor, Ini Efek Buruknya untuk Mesin

Mulai Sekarang Jangan Semprot Angin Kompresor Ketika Ganti Oli Motor, Ini Efek Buruknya untuk Mesin

Mengganti pelumas atau oli mesin sudah jadi rutinitas yang wajib dilakukan pemilik sepeda motor. Namun, karena ketidaktahuan, tanpa disadari cara penggantian oli yang salah masih sering dilakukan, bahkan dilakukan beberapa bengkel resmi.

KEY TAKEAWAYS

  • Paling efektif dan tak berisiko adalah menunggu sampai oli benar-benar sudah tak menetes

    Hindari menggunakan kompresor karena punya banyak kandungan air
  • Apa penyebabnya?

    Uap yang menjadi air akan merusak zat aditif yang ada di dalam oli
  • Umumnya mekanik atau Anda sendiri menggunakan angin kompresor untuk meniriskan sisa oli di ruang mesin sebelum menuangkan oli yang baru. Padahal, dijelaskan oleh Senior Technical Advisor PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Slamet Kasianom meniriskan sisa oli dengan angin bertekanan akan ada potensi uap air yang mengendap di celah dan ruang mesin.

    "Paling efektif dan tak berisiko adalah menunggu sampai oli benar-benar sudah tak menetes. Hindari menggunakan kompresor karena punya banyak kandungan air," kata Slamet kepada OTO.com.

    Dia melanjutkan, efek yang dirasakan dari meniriskan sisa oli dengan angin kompresor tidak langsung alias jangka panjang. Sebab angin dari kompresor yang disemprotkan ke ruang mesin angin akan berubah menjadi uap air kemudian mengendap dan bisa mengganggu fungsi oli.

    "Uap yang menjadi air akan merusak zat aditif yang ada di dalam oli. Efek buruknya hasil pembakaran tidak maksimal dan bisa membuat komponen mengalami gesekan besar dan kemudian aus," katanya.

    Perlu diketahui, mesin kompresor mengkompresi udara luar dengan humidity 80 persen di cuaca Indonesia. Ketika masuk dalam tabung (kompresor) udara yang keluar lewat flexible hose tidak tersaring dengan air dryer. Pasalnya tak cukup banyak bengkel resmi atau bengkel umum yang memiliki komponen device dryer, sehingga angin yang disemprotkan ke ruang mesin tak terjamin apakah benar udara kering atau basah.

    Selain menimbulkan uap air, penggunaan angin kompresor untuk meniriskan oli justru membuat serbuk kotoran yang seharusnya terbawa dengan oli bekas malah menyebar ke ruang ini. Hal ini lah yang berpotensi terjadinya goresan di beberapa komponen dalam mesin.

    tips ganti oli motor

    Ikuti Cara Ini Ketika Ganti Oli Motor

    Ada baiknya untuk kesehatan mesin motor Anda mulai sekarang hindari penggunaan angin bertekanan untuk meniriskan oli sisa. Cara paling tepat menurut Slamet adalah dengan menunggu hingga oli tak menetes lagi.

    Supaya proses penirisan oli secara manual bisa maksimal, sebelum mengganti oli baru setidaknya panaskan mesin motor kira-kira 2 hingga 5 menit. Alasannya ketika mesin dalam keadaan hangat atau optimal oli akan menjadi encer dan lebih mudah untuk turun.

    "Tapi hindari juga memanaskan mesin motor terlalu lama, oli akan menjadi panas dan bisa berbahaya ketika membuka baut oli," pungkasnya. (Kit/Raju)

    GIIAS 2022

    Anda mungkin juga tertarik

    • Yang Akan Datang

    Video Motor Terbaru di Oto

    Oto
    Tonton Video Motor

    Artikel Motor dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Tips
    • Review
    • Artikel Feature