jakarta-selatan

Kembalikan Performa Motor Setelah Mudik atau Perjalanan Jauh

  • 08 Jun, 2019
  • 718 Kali Dilihat

Perjalanan jauh saat mudik membuat motor bekerja keras. Apalagi jika mengandalkan skutik berjantung pacu kecil. Jelas mesin dan trasmisi harus bekerja ekstra. Kalau statusnya sebagai kendaraan harian, usai berlibur, ada baiknya langsung pergi ke bengkel. Pastikan komponen dan perangkat ini dalam kondisi optimal.


Baut-baut Bodi



Sebelum masuk ke mekanikal mesin, perjalanan jauh tak jarang menyebabkan beberapa baut pengait bodi jadi longgar. Yang paling sering terjadi, pada dudukan pelat nomor. Mungkin sepele. Tapi jika patah atau lepas, ini cukup mengganggu. Apalagi baut dan ringnya hilang di jalan. Kalau longgar, langsung kencangkan kembali dengan kunci pas.


Lihat juga dratnya. Jika alurnya sudah tak bagus, lebih baik ganti supaya tidak kendor. Begitupun bagian lain. Seperti fairing, baut roda, baut spion, yang bisa saja patah atau longgar akibat guncangan saat menghantam jalan berlubang.


Oli


Kemampuan tempuh oli macam-macam. Dari 3.000, 5.000km atau bahkan lebih. Sila hitung kapan terakhir menggantinya, lalu jumlahkan dengan jarak perjalanan yang dilalui. Jika kira-kira sudah melewati batas, baiknya langsung ganti. Bagaimana jika belum? Ini diserahkan kepada Anda. Sah-sah saja menggantinya karena kerja mesin cukup ekstra. Jangan lupa, perhatikan jumlahnya. Kalau berkurang, amati lebih dalam ke bagian berikut.


Warna Baru New Honda CB150R StreetFire Di Indonesia


Pertama Packing blok. Salah satu sebab oli berkurang, bisa dari komponen ini. indikasinya terlihat dari rembesan oli yang keluar di sela-sela bagian blok. Entah karena pemasangan oleh mekanik yang kurang pas atau memang sudah jelek. Baiknya langsung diganti saja.


Selain itu, bisa juga disebabkan oleh sil klep yang bocor. Oli berkurang karena ikut mengalir ke ruang bakar. Lalu jika ring seher sudah longgar, juga bisa menjadi penyebabnya. Adapun indikasi lain seperti panas mesin berlebihan. Ini sangat masuk akal karena perjalanan jauh membuat kinerja mesin cukup berat.


Suspensi


Periksakan suspensi depan dan belakang. Saat melaju kencang, kadang lubang di depan mata pun tak bisa terhindar. Tak hanya menyiksa shock breaker, malahan bisa merusak. Indikasi mudahnya dengan ritme ayunan saat melalui polisi tidur. Jika terasa sangat mengayun dan tidak meredam mantap. Artinya perangkat itu sudah lemah atau mungkin mati. Pengecekan juga bisa dilihat jika ada gemuk oli di stang peredam kejut.


Pengereman


Berikutnya pengereman. Periksa kampas rem depan dan belakang. Jangan menunggu permukaannya habis total. Kalau sudah tipis, lebih baik beli yang baru dan spare part asli. Parameternya mudah. Lihat saja jumlah minyak rem yang ada di dalam wadah kotak. Jika minyak berada di level bawah, bisa mengindikasikan kampasnya sudah tipis. Perlu dicatat, peranti penahan laju sangatlah penting. Sekencang apapun motor Anda bisa melaju, kalau tak bisa berhenti hanyalah “nol besar”.


Transmisi


Kalau pakai motor matic, periksa bagian CVT-nya. Dari mulai belt, per CVT, mangkok kopling, kampas, roller dan rumah roller. Setiap bagian ini memiliki peranan penting. Bukan seperti motor rantai yang bisa dikencangkan. Jika belt putus, tamatlah Anda di jalan.


Nah, kalau pakai motor manual, lihat dulu bagian gear. Kalau sudah tumpul, lebih baik ganti karena rantai bisa sering lepas. Lihat juga rantainya. Jika kendur, kencangkan kembali atau dengan mengurangi mata rantai. Lumasi juga dengan cairan semacam WD-40 supaya karat-karat yang membuat kesat menghilang.


Selanjutnya, rasakan kinerja koplingnya. Jika gigi susah masuk, atau motor terasa “lompat” saat tuas kopling dilepas. Artinya kampas sudah tidak gigit alias tipis. Tak usah ragu, ganti saja daripada merepotkan.


RodaMbaknya Nmax 2018


Saat menerjang lubang di kecepatan tinggi, bagian ban dan pelek bisa terkena dampaknya. Semisal, ban jadi benjol atau bahkan bibirnya sobek. Untuk ban tubeless, ini berbahaya. Karena ada bagian permukaan yang tipis. Langsung saja tukar dengan yang baru.


Pelek pun juga begitu. Tak jarang akibat benturan tadi lingkarnya sudah tidak sempurna alias peang. Tentu saja ini membuat putaran roda tidak sempurna. Jika tak cepat diperbaiki atau diganti, bisa membahayakan si pengendara.


Selain hal-hal penting tadi. Beberapa sektor pendukung juga perlu diperhatikan. Seperti kelistrikan motor, pencahayaan, kom steer, segitiga stang, kabel rem, kabel gas, kabel kopling serta beberapa peranti lainnya. Terakhir, cuci dan lapisi wax agar motor tampil segar kembali. (Hlm/Van)


Baca Juga: Trik Gadai BPKB Motor Agar Mudah Tembus

kali dibagikan

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video Motor Terbaru di Oto
  • Honda ADV 150 vs Yamaha NMAX | Bike...
    • 20 Agt, 2019
    •  
  • Lambretta V125 Special | Test Ride | Klasik,...
    • 14 Agt, 2019
    •  
  • Honda Monkey | First Impression | Berapa Harganya...
    • 25 Jul, 2019
    •  
  • EC-GO2 | First Impression | Sepeda Listrik Rasa...
    • 24 Jul, 2019
    •  
  • Benelli Leoncino 250 | First Impression | Scrambler...
    • 23 Jul, 2019
    •  
  • Honda ADV 150 | First Ride | Beda...
    • 23 Jul, 2019
    •  

Motor Populer

  • Populer
  • Terbaru
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi