jakarta-selatan

Honda Sebarkan Pesan Aman Berkendara Berbasis Fiqih

  • 11 Jan, 2019
  • 1332 Kali Dilihat

Lazimnya, kampanye keselamatan berkendara, dikaitkan dengan regulasi lalu lintas atau kenyamanan pengguna. Astra Honda Motor (AHM) punya trik lain untuk menyampaikan kampanye ini, agar pengendara tak lalai. Lewat perspektif nilai-nilai religius Islam, AHM terbitkan buku “Fiqih Lalu Lintas.”



“Buku Fiqih Lalu Lintas, menggambarkan safety riding bukan hanya masalah keduniaan semata. Ini bukan sekadar skill berkendara atau kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, tapi ada perintah agama di sana. Kami mengapresiasi karya akademisi UIN Sunan Ampel sebagai kontribusi nyata dalam memperkuat upaya bersama membangun kesadaran berkendara yang aman dan nyaman,” ujar Wakil Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin dalam siaran persnya, kemarin (10/1).


Peluncuran buku ini dilakukan di Kampus Universitas Islam Negeri, Sunan Ampel Surabaya. Sambil mengampanyekan #PestaCariaman 2.0 AHM menggandeng kepolisian, institusi pendidikan dan comedian Dodit Mulyanto.


Adapun pemilihan Fiqih, sebagai basis untuk kampanye aman berkendara, menurut tim penyusun, potensinya untuk memberikan penjelasan teknis secara persuasif dan menuntut untuk ditaati oleh seorang muslim.


“Maslahah mursalah ini prinsip kebaikan yang diserahkan kepada manusia mau mengambil atau tidak mengambilnya. Misalnya memiliki SIM, memakai helm, mematuhi rambu lalu lintas. Ini ijtihad kami dalam memberikan legitimasi teologis untuk membangun kesadaran bersama dalam berkendara di negeri ini,” ujar Muhammad Lathoif Ghozali, salah satu Tim Penyusun Fiqih Lalu Lintas.


Lathoif memaparkan, secara garis besar buku ini terbagi dalam dua bagian utama. Pertama, tuntunan Islam dalam berkendara. Yang menjelaskan perintah taat aturan lalu lintas, kewajiban menggunaan atribut safety riding, larangan melanggar aturan lalu lintas, hingga kejahatan berkendara.


Bagian kedua buku berisi materi tentang Meraih Surga dari Balik Kemudi. Bab ini menyuguhkan paparan tentang adab berkendara, doa-doa selama perjalanan, nasionalisme jalanan dan tadarus jalanan. Buku ini semakin atraktif dan mudah dibaca, karena dilengkapi beberapa seruan berkendara aman yang dikemas dalam karikatur dan slogan-slogan dengan kalimat menarik.


Pihak AHM berujar, pendekatan ini memiliki beberapa keunikan. Pertama penyampaian pesan keselamatan berkendara melalui telaah akademis menggunakan perspektif nilai-nilai religius. Terobosan ini juga disebut AHM bisa menjadi panduan modal baru bagi para penggiat safety riding. Ke depannya diharap para pelaku safety riding, bisa terus mengingatkan para pengguna jalan tentang pentingnya berkendara aman dan berkontriusi menciptakan kenyamanan di jalan. (Van/Odi)


Baca Juga: 5 Hal Tentang Honda Supra X125 FI

kali dibagikan

Promo Populer di Jakarta Selatan

Motor Pilihan

  • Populer
  • Terbaru
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi