Honda Air Blade 150 Meluncur, Lawan Ideal Yamaha Aerox 155?

Honda Air Blade 150 Meluncur, Lawan Ideal Yamaha Aerox 155?

Honda Vietnam, dua hari lalu meluncurkan Air Blade generasi kelima. Tak lagi dikenal sebagai skutik bermesin 125 cc saja. Setelah 12 tahun perjalanannya, kini pihak pabrikan menawarkan hal baru. Tak terduga karena ia datang dengan opsi mesin lebih besar, 150 cc. Ya, cukup ideal menyandingkannya sebagai lawan Yamaha Aerox 155. Mengingat karakter wujud dan banderolnya berada di satu jalur yang sama.

 

Bekalan teknis baru ini, sanggup memuntahkan tenaga 12,5 hp / 8.500 rpm dan torsi 13,3 Nm / 5.000 rpm. Persis seperti Vario. Namun memang, belum bisa mengusik output Aerox yang lebih unggul. Tapi dari harga Honda Air Blade 150 dipatok sedikit lebih mahal, mulai Rp 33,27 juta.

Tapi secara rupa, Air Blade sebetulnya tak kalah menarik. Pahatan mengotak dan serba tajam tertera di tiap sisi bodi. Fasad, disertai headlight model terpisah nan sporty. Isiannya pun sudah full LED. Jika Anda melirik dari samping, terdapat pula siluet X layaknya Yamaha Aerox. Bahkan aksen silver stone di panel tengah semakin jelas menyampaikan pesan, siapa yang dibidik jadi pesaing.

Beralih ke belakang, model stoplamp besar mengotak memang tak seintimidatif sang lawan. Namun tampaknya, Honda tahu betul soal itu, makanya diberi aksen hitam di dalam mika. Supaya aura bengis masih terpancar dari buritan. Dan lihat, terdapat shock breaker ganda di sana. Tak seperti Vario 150 - yang bertugas menyaingi Aerox sebelumnya.

Lantas soal fitur, Air Blade sudah bertabur fasilitas lengkap. Panel instrumen yang sebelumnya memakai jarum mekanik, ditukar layar full digital informatif. Sebutlah penghitung konsumsi bahan bakar rata-rata maupun real time, trip meter, speedometer, waktu serta fuel gauge, semua ada di sana. Menyalakan mesin pun cukup dengan memutar kenop, karena sudah keyless. Plus, sudah ada soket 12 V yang jadi perangkat standar skutik masa kini.

Mengenai ruang akomodasi juga menunjang. Walau bodinya tak sebongsor skutik berlambang Garputala, volume bagasi mencapai 22,7 liter dan memanjang. Beda dengan Aerox yang memiliki volume 25 liter, namun bentuknya ceruk ke dalam. Mestinya lebih mudah menyimpan barang, tak perlu begitu tricky.

Kepraktisan juga datang dari posisi mulut tangki di tulang tengah. Saat ke SPBU, tak perlu lagi repot membuka bagasi. Hal itu dikarenakan wadah bensin berada di kolong dek. Lokasi ini pun turut berpengaruh pada kelegaan volume bagasi tadi.

Nah, yang membedakan dengan Aerox, Honda hanya menawarkan Air Blade 150 dengan tipe pengereman ABS. Tak ada opsi lain. Jika Anda mencari yang tak pakai ABS, mau tak mau harus turun kelas ke versi mesin 125 cc. (Hlm/Ano)

Sumber: Motosaigon

Baca juga: Cicilan Ringan Yamaha Aerox 155