22Motors Bakal Luncurkan Flow Berjantung Ionex

22Motors Bakal Luncurkan Flow Berjantung Ionex

Jangan salah sangka dulu, 22Motors bukanlah nama diler atau bengkel. Walaupun terdengar cukup pantas. Tapi tidak, mereka adalah sebuah perusahaan startup yang memproduksi motor listrik. Produk pertamanya bernama Flow, yang dikenalkan pada Delhi Auto Show 2018. Bukan cuma meluncurkan produk, panggung itu sekaligus digunakan untuk mempromosikan perusahaannya.

Tak lama berselang, pada Oktober 2018 mereka bergabung dengan perusahaan motor raksasa asal Taiwan, Kymco. Keduanya bekerja sama dalam pengembangan teknologi baterai.

Meski Kymco punya banyak platform motor, kolaborasi ini diperkirakan tak mengubah bentuk yang dimiliki Flow. Malah bisa jadi sama persis dengan yang diluncurkan tahun lalu. Lalu apa peran Kymco? Pabrikan motor Taiwan itu menyokong motor listriknya. Ya, teknologi baterai praktis yang bisa dilepas-pasang, atau Kymco menyebutnya dengan nama Ionex.

Teknologi ini bekerja atas sinergi dua baterai yang memiliki dimensi kompak. Bahkan salah satunya bisa dilepas-pasang. Bobotnya juga cukup ringan, hanya 5 kg. Dilansir dari laman resmi, pengisian 70% daya baterai bisa dituntaskan dalam satu jam saja. Dan dalam keadaan penuh, jarak tempuhnya juga mampu mencapai 160 km. Tapi kecepatan maksimalnya berakhir di 60 km/jam. Ah, bukan masalah besar. Siapa juga yang mau melaju terlalu kencang di atas skuter kecil.

Guna menunjang kemudahan pengendara Flow, Praveen Kharb sebagai CEO 22Motors menjelaskan ihwal rencananya di India. “Perusahaan kami bakal mulai membangun infrastruktur pengisian daya di New Delhi, India. Tujuannya, titik stasiun pengisian ini berada di setiap kilometer. Begitupun bilik baterai Ionex yang tersedia di setiap area strategis,” begitu kutipan di laman Bikedekho.

Maksud dari pernyataan itu, sama dengan konsep stasiun pengisian milik Kymco yang secara global sudah beroperasi. Setiap stasiun bisa digunakan tanpa memakan waktu lama. Cukup datang, tukar baterai, dan kembali lanjutkan perjalanan. Tak lebih lama dari orang yang mengisi bensin di SPBU. Jika motor ini mulai dipasarkan, otomatis ia menjadi motor listrik pertama di India, yang mengadopsi teknologi baterai semacam ini.

Kalau urusan fitur, Flow punya banyak perangkat canggih. Seperti hill assist control, reverse mode, park assist, dan banyak lagi. Skuter ini juga diklaim dapat menempuh jarak 160 km dalam keadaan dua baterai terpasang. Bobot totalnya juga tergolong ringan, 85 kg saja.

Soal harga, belum ada informasi pasti. Pun kepastian waktu peluncuran. Namun berkaca dari harga tahun lalu, motor ini dijual seharga Rs74.740 atau sekitar Rp 15 jutaan. Akankah masuk Indonesia? Sayangnya belum ada sedikitpun berita mengenai ini. Kemungkinan dalam waktu dekat Flow hanya mengaspal di India. (Hel/Odi)

Sumber: Bikedekho, 22Motors

Baca Juga: 5 Motor Tercanggih dari Masa Depan

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store