jakarta-selatan

Siap-siap, Toyota Supra Segera Meluncur di Indonesia

  • 10 Mei, 2019
  • 3589 Kali Dilihat

Toyota Astra Motor (TAM) memastikan membawa Toyota Supra generasi terbaru ke Indonesia. Masyarakat penggemar kendaraan sport, bisa menyaksikan unitnya pada semester dua 2019. Bagaimana dengan harga? Lalu, kapan konsumen bisa memesan? Kami mengonfirmasi hal ini pada pihak Toyota.



“Toyota Supra sudah banyak yang menanyakan. Kalau yang pesan belum, kan kami belum luncurkan. Detail harga dan sebagainya kami informasikan belakangan. Kami harapkan harga sesuai dengan segmennya,” jelas Henry Tanoto, Vice President PT Toyota Astra Motor di hadapan awak media, kemarin (10/5).


Seperti diketahui, Supra generasi terbaru, debut global saat Detroit Auto Show 2019, Januari lalu. Model ini dikembangkan dari versi prototipe FT-1 Concept. Pengembangannya dilakukan bersama BMW untuk model roadster mereka, Z4. Nah, versi BMW-nya, sudah rilis duluan saat Telkomsel IIMS 2019 beberapa waktu lalu.



Momen peluncurannya, dijawab oleh Anton Jimmy, Direktur Pemasaran PT TAM. Ia menjabarkan rilis Supra di semester dua 2019. Namun Anton enggan mendetail apakah kendaraan eksotis ini meluncur di kuartal tiga, saat GIIAS 2019 berlangsung atau jelang akhir tahun. Terkait harga, kami pun memperdalam informasi padanya. Ia menjelaskan delik penetapan harga Supra yang cukup rumit. Hal ini dikarenakan proses pengiriman yang terbilang baru bagi TAM.


“Ini pertama kalinya TAM melakukan pengiriman dari Austria, impornya jauh. Banyak faktor yang perlu dihitung,” imbuh Anton. Untuk diketahui, baik Supra maupun Z4, memang diproduksi di pabrik yang bukan milik keduanya, Magna Steyr AG & Co di Austria. Produsen berbasis pesanan kontraktual ini, memang menspesialisasikan diri jadi pengembang teknologi maupun produsen mobil-mobil canggih. Beberapa mobil produksinya antara lain Aston Martin Rapide, Audi TT, Jaguar I-Pace hingga Peugeot RCZ.



Yang patut dikhawatirkan, harga Supra nantinya. Maklum, di Eropa sana, model sportscar ini sudah ludes dipesan konsumen, bahkan sebelum mobilnya meluncur. Pemesanan awal 2019 sudah ditutup kuota penjualan di 2020. Penjualan via lelang pun membuat harga Supra baru jadi kian gelap. Ditambah regulasi impor Indonesia yang dibatasi kuota pengiriman kendaraan utuh ke tanah air.


“Kuota pastinya ada dari pemerintah. Kan pemerintah sudah meminta agar importasi dibatasi. Tapi kami rasa segmentasinya tak terlalu besar, dan jumlahnya terbatas sekali. Kalau demandnya terlalu besar juga kami sedang memikirkan cara untuk membatasinya,” imbuh Anton.


Oh ya, satu hal yang dipastikan juga oleh Anton, Toyota Supra generasi terbaru yang diboyong ke Indonesia tak akan pakai mesin 2,0 liter seperti BMW Z4. Tentu hal ini bukanlah informasi yang terlalu mengejutkan, soalnya di kancah global, Supra menggendong unit cipta daya 3,0 liter. (Van/Odi)


Baca Juga: Toyota Avanza di Malaysia Punya Fitur Lebih Canggih

kali dibagikan

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video Toyota GR Supra

Lihat video terbaru Toyota GR Supra untuk mengetahui interior, eksterior, performa, dan lainnya.

Mobil Toyota Pilihan

  • Populer
  • Yang Akan Datang