• Wishlist

Toyota Supra Terbaru Akhirnya Resmi Mendebut

Penantian panjang berakhir sudah. Toyota Supra akhirnya terlahir kembali. Seusai janji, prosesi pembukaan selubung dilakukan saat pembukaan Detroit Auto Show 2019. Semua teaser, foto mata-mata, rumor dan berbagai kabar terjawab. Melihat penampilannya, mobil ini memang pantas dinanti pencintanya.



Wujud Toyota GR Supra 2020 sudah tidak membuat kaget lagi. Sebab sudah sering terlihat gambar rekayasa dan banyak bocoran foto bertebaran di dunia maya. Harus diakui, FT-1 concept menjadi inspirasi utama dalam rancangan eksterior. Namun tidak sepenuhnya serupa. Banyak bagian bodi diubah agar tampil lebih kompak.



Melihat keseluruhan bodi dan memperhatikan beberapa detail, ternyata banyak kemiripan juga dengan Supra klasik. Terutama bagian wajah dan buritan. Pola lampu mirip dihadirkan di Supra modern. Perhatikan sisi bagian atas yang tidak bermain sudut-sudut lancip. Sisi bawahnya baru mengikuti gaya FT-1, sampai lekukan yang menyasar ke bumper.



Area sama persis dengan FT-1 ada pada lampu, atap, kaca kabin dan spliter serat karbon. Double-bubble roof dipertahankan beserta gaya streamline menukik ke belakang sebagai ciri utama coupe. Nah, sektor bokong tampak kemiripan dengan Supra generasi empat (A80). Dapat dikenali dari duck tail menyatu yang menyembul di ujung bagasi. Hanya saja, dibuat sangat besar sehingga tidak perlu sayap tambahan.


Jarak sumbu roda Supra terbentang 2.468 mm, yang mengindikasikan kesetaraan kelas melawan Porsche 911 (2.453 mm) atau Jaguar F-Type (2.621 mm). Tapi Supra tidak terlihat sebesar itu, karena panjang bodi total 4.381 mm tergolong ringkas. Ini mengindikasi overhang depan dan belakang yang pendek, untuk mengincar titik gravitasi rendah dan distribusi bobot sempurna 50:50.



Gazoo Racing berperan penting dalam meracik dan menciptakan kembali DNA sport dalam diri Toyota. Jadi jangan lupa menyertakan nama GR di depan Supra. Pengembangan komponen sasis, terhitung lama dan tidak main-main. Suspensi belakang terlihat setelan multi-link yang sudah umum. Tapi di depan, terdapat konstruksi double-joint spring strut unik. Semua varian sudah menerapkan suspensi adaptif. Sehingga dapat diatur setelannya dalam pilihan Normal dan Sport.


Jantung mekanisnya tak lain mesin BMW yang dipakai juga di Z4 terbaru. Cukup dengan konfigurasi 6-silinder segaris 3,0-liter turbocharged, tenaganya justru tak sebesar Z4. Tercatat 335 hp dan torsi maksimum 495 Nm. Bandingkan dengan Z4 dengan tenaga 382 hp dan torsi 500 Nm. Begitu pula transmisi, juga dipasangkan otomatis 8-speed kepunyaan Bimmer. Semua daya tersalur menuju roda belakang (RWD).



Belum ada data pasti soal akselerasi. Toyota hanya mengestimasi sprint 0-100 km/jam dalam 4,1 detik, kecepatan tertingginya dibatasi secara elektrik di 248 km/jam. Soal ini, bukan perkara tenaga besar maupun seberapa cepat ia bisa beraksi. Seperti Toyota GT 86 dan inspirasi mobil sport terdahulu, sensasi berkendara murni yang selama ini hilang dari Toyota, tentu lebih diharapkan.


Untuk pasar Amerika Serikat, ditawarkan dalam trim Supra 3.0 dan 3.0 Premium. Ada juga Launch Edition yang berbasis 3.0 Premium, namun dibatasi 1.500 unit saja. Harga termurah Supra 3.0 mulai dari $49.990 (Rp 704 jutaan), Supra 3.0 Premium dibanderol $53.990 (Rp 760 jutaan) dan Launch Edition $55.250 (Rp 778 jutaan).


Pasar Jepang berbeda. Pilihan variannya ada Supra RZ, SZ-R dan SZ. Tipe RZ menggunakan mesin 6-inline, namun SZ-R dan SZ pakai mesin lebih kecil. Yaitu 4-silinder 2,0-liter twin-scroll turbo dengan format daya berbeda. Untuk versi high-output bertenaga 255 hp dan torsi 400 Nm. Sementara terendah 194 hp dan 320 Nm. (Odi)


Sumber: Newspress


Baca Juga: Toyota Mark X GRMN 2019: Mesin V6 N/A, Transmisi Manual dan RWD