Oto
jakarta-selatan

Rayakan 20 Tahun di Indonesia, Honda Ekspor All New Brio

  • 26 Mar, 2019
  • 528 Kali Dilihat

PT Honda Prospect Motor (HPM), sudah 20 tahun ini hadir di Indonesia. Bersamaan dengan perayaan hari jadinya, pabrikan berlambang H itu mengekspor All New Brio. City car ini dikirim ke dua negara tujuan, Filipina dan Vietnam. Peresmian ditandai dengan upacara line-off produk perdana di pabrik HPM Karawang.



“Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi Honda di skala global, sekaligus regional. Negara ini menjadi kontributor utama bagi operasi kami di wilayah Asia dan Oceania. Kami percaya HPM terus memberikan kontribusi penting bagi Honda di masa depan,” terang Masayuki Igarashi, Chief Officer for Regional Operations (Asia & Oceania), Honda Motor Co., Ltd. dan President and CEO Asia Honda Motor., Ltd. di Karawang, Jawa Barat, Selasa (26/03).


Jumlah unit yang diekspor, sayangnya belum bisa diumumkan, karena masih menunggu keputusan dari Honda Filipina dan Vietnam. Walau begitu, nilai ekspor All New Honda Brio mencapai Rp 1 triliun dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) sebesar 89 persen. Berbagai penyesuaian pun diberikan, seperti pemindahan setir dari sisi kanan ke kiri. Sementara spesifikasi yang diusung tetap sama seperti yang dijual di Indonesia.



“Dua varian, Brio dan Brio RS. Banyak hal dan komposisinya belum tahu. Nanti April baru mulai. Saat ini kami mulai produksinya,” ucap Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Purnajual PT HPM saat diwawancarai.


Aktivitas ekspor Honda Indonesia ini bukan pertama kalinya. PT Prospect Motor, distributor Honda, pada 1999 sudah memasarkan produknya ke berbagai negara: Jepang, Thailand, Malaysia, India, Pakistan, Filipina, Vietnam, Brazil, Argentina, Meksiko dan Taiwan. Kemudian pada 2013 dilanjutkan HPM dengan mengirimkan 11 modelnya dalam bentuk CKD (Completely Knocked Down) ke 12 negara tujuan di Asia dan Amerika.


Selain itu, Freed yang diproduksi di pabrik HPM Karawang pada 2011 sampai 2014 ikut diekspor dalam bentuk CBU (Completely Build Up), dengan negara tujuan Thailand, Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam. HPM terus meningkatkan performanya untuk mencapai target total nilai ekspor Rp 25,5 triliun pada 2021.


Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto yang hadir pun mengapresiasi langkah dan komitmen HPM untuk meningkatkan ekspor. “Hal ini tentunya merupakan sebuah pencapaian yang membanggakan bagi industri otomotif nasional, maupun kita semua. Karena produk Indonesia bisa diterima dengan baik di negara tujuan,” ucapnya. (Hfd/Odi)


Baca Juga: Berapa Konsumsi Bahan Bakar Nyata LCGC Honda Brio Satya?

kali dibagikan

Harga dan Promo Varian Brio

  • Satya E | Rp148,5 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp14,7 Juta
    Angsuran Rp3,73 Juta
    Tenor 60 Months
    Lihat Promo Ramadhan
  • Satya E CVT | Rp163,5 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp17,7 Juta
    Angsuran Rp4,09 Juta
    Tenor 60 Months
    Lihat Promo Ramadhan
  • Satya S | Rp140 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp18 Juta
    Angsuran Rp3,53 Juta
    Tenor 60 Months
    Lihat Promo Ramadhan
  • RS | Rp176 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp20,2 Juta
    Angsuran Rp4,39 Juta
    Tenor 60 Months
    Lihat Promo Ramadhan
  • RS CVT | Rp191 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp23,2 Juta
    Angsuran Rp4,75 Juta
    Tenor 60 Months
    Lihat Promo Ramadhan

Mobil Pilihan

  • Populer
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi