Mengenal Teknologi Nissan Leaf, Mobil Listrik yang Segera Dijual di Indonesia

Mengenal Teknologi Nissan Leaf, Mobil Listrik yang Segera Dijual di Indonesia
Gambar
Review Pengguna

Nissan kembali pamerkan Leaf, kendaraan full electric. Indonesia Electric Motor Show 2019 menjadi tempat untuk mempromosikan kembali, di Balai Kartini, Jakarta Selatan (4/9). Nissan percaya, pascaterbitnya Perpres kendaraan listrik, mereka bisa menjual Leaf pada 2020 di Indonesia. Mobil yang dipasarkan di sini merupakan generasi anyar yang punya teknologi lebih advance. Apa saja?

Titik fokus Nissan Leaf ialah e-powertrain atau motor penggerak listrik. Generasi terbaru diklaim punya kesenyapan 30 persen lebih baik dari model internal combustion engine (ICE) atau hybrid milik kompetitor. Teknologi baru ini, kata pabrikan, memberikan kinerja daya linear 110 kW (147 PS) atau 38 persen lebih baik dari model lawas. Lalu torsi ditingkatkan 14 persen menjadi 320 Nm.

“Selain output daya tambahan, Nissan Leaf memiliki jarak tempuh yang kini ditingkatkan menjadi 400 km. Itu berdasarkan metode pengujian JC08 Jepang. Jadi, memungkinkan pengemudi untuk menikmati perjalanan yang lebih aman dan lebih lama. Kapasitas baterai lebih besar, 40 kWh 350 V. Jika pengemudi suka respons instan dan gaya trendi, maka Leaf mampu memberikan itu. ,” terang Masayuki Ohsugi, General Manager R&D PT Nissan Motor Indonesia.

2019 Leaf charger

Desain baterai lithium ion yang baru, mampu menambah kapasitas penyimpanan energi tanpa memperbesar ukuran baterai. Peningkatan ini dilakukan pada struktur sell baterai lithium terlaminasi. Hingga mendapatkan peningkatan kepadatan energi 67 persen dari model 2010, tanpa tambah berat. Juga terdapat materi elektroda yang dikembangkan dengan formulasi kimia anyar. Diklaim menambah durabilitas baterai.

Waktu Pengisian

Ada tiga level pengisian Nissan Leaf. Yang pertama, melalui soket dinding 3 pin 15 amper 240 V Mode 2. Yang ini paling cocok bagi Anda yang memiliki kebiasaan mengemudi santai. Pengisian cara ini memakan waktu 24 jam. Cara pengisian kedua, dari koneksi Mode 3 yang butuh waktu 7,5 jam. Nissan melihat, belakangan ini sekitar 70 persen pelanggan memasang wallbox di garasi rumah. Sistem cabut pasang ini dapat mengisi daya Leaf semalaman, seperti saat kita isi ponsel. Siap pakai pada keesokan hari.

Yang terakhir, pengisian cepat CHAdeMO 50 kWH. Memiliki kemampuan mengsi baterai sejak munculnya peringatan. Sekitar satu jam pengecasan hingga terisi 80 persen. “Nissan adalah pemimpin elektrifikasi secara global. Kami telah menjual lebih dari 400.000 kendaraan listrik di 51 pasar di seluruh dunia. Dan kami membawa pengalaman ini untuk membantu mempercepat penerapan kendaraan listrik di Indonesia. Kendaraan listrik dapat membantu mengurangi polusi udara dan suara, serta ketergantungan terhadap bahan bakar fosil,” tambah Isao Sekiguchi, Presiden Direktur Nissan Indonesia. (Alx/Odi)

Baca Juga: Nissan Juke Terbaru Meluncur, Pakai Mesin Turbo Berkubikasi Kecil

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store