Nissan Leaf Datang Menantang Hyundai Ioniq, Simak Perbandingannya

Nissan Leaf Datang Menantang Hyundai Ioniq, Simak Perbandingannya

Nissan Leaf sudah resmi diluncurkan. Pemesanan untuk mobil tenaga listrik murni ini beberapa waktu sebelumnya memang sudah dibuka. Sekarang, harga resmi pun sudah tertera. Angka yang ditawarkan Rp 649 juta single tone dan Rp 651 juta untuk Leaf dengan skema kelir two tone.

Hadirnya Leaf sebenarnya sudah ditunggu sejak beberapa tahun lalu. Pernah beberapa kali muncul sebagai mobil expo, Leaf saat itu singgah dari pameran ke pameran. Saat orang mengira Leaf akan menjadi mobil listrik pertama yang hadir di Tanah Air, Hyundai Ioniq justru tiba pertama kali.

Segmen bentuk memang sedikit berbeda, tapi jelas layak untuk diadu. Keduanya bakal bertarung menawarkan keunggulan masing-masing bagi calon konsumen yang peduli dengan emisi karbon. Mari kita bandingkan keduanya dalam data.

Nissan Leaf EV

Desain

Produk baru Nissan Leaf menawarkan dimensi yang cukup besar. Berwujud hatchback yang sangat familier. Hadir dengan dimensi panjang 4.480 mm, lebar 1.790 mm, tinggi 1.540 mm. Leaf memiliki ground clearance 150 mm, wheelbase 2.700 mm dengan berat 1.523 kilogram dan kapasitas bagasi 435 liter.

Baca juga: First Drive Nissan Leaf: Mengendarai Mobil Listrik Itu “Biasa Saja” (Part-2)

Penampakan luarnya hadir dengan desain khas Nissan V Motion Grille yang kali ini menghilangkan kisi-kisi udara. Tentu karena ini mobil listrik. dihias detail diamond shape yang menyebar di penampang depan. Penerangannya sudah menggunakan LED baik di depan dan belakang serta penggunaan pelek palang lima yang tampil modern.

Beralih pada Hyundai Ioniq EV, sedan ini hadir dengan dimensi panjang 4.470 mm, lebar 1.820 mm, tinggi 1.475 mm, wheelbase 2.700 mm. Bobot mobil listrik ini 1.527 kilogram dengan ukuran bagasi 1.417 liter. Jika dibandingkan secara dimensi keduanya tidak banyak berbeda.

Hyundai Ioniq Electric

Soal desain Ioniq, seperti mobil listrik lainnya, hadir dengan grille tanpa kisi-kisi udara. Namun Hyundai menyertakan dua slot lubang yang akan terbuka untuk mendinginkan komponen di balik kap mesin.

Desainnya tampak futuristik berkat lampu depan meruncing dan DRL di bagian bawah bumper depan. Sisi belakangnya sederhana namun terkesan modern berkat penggunaan LED dari combination stop lamp, yang semakin menguatkan gaya desain liftback.

Baca juga: Road Test Hyundai Ioniq Electric (Part 2): Menyenangkan dan Hemat

Interior

Masuk ke bagian dalam, Leaf menggunakan desain dasbor yang serupa dengan produk Nissan lainnya. Dasbor dan interior hadir dengan pewarnaan gelap. Sedang lapisan kulit pada jok membuat kesan mewah hadir di mobil listrik ini.

Nissan Leaf EV

Tersaji layar active info display di area kemudi dan head unit layar sentuh multi color 8 inci. Pada area lingkar kemudi, terdapat tombol untuk mengakses informasi, hiburan serta cruise control.

Sistem penyejuk kabin menggunakan dial dengan kemampuan Auto AC. Leaf juga hadir dengan fitur penghangat jok, start stop button, elektrik parking brake dan bentuk tuas mode berkendara bulat yang khas Nissan.

Menengok ke dalam Ioniq EV, interiornya terkesan modern berkat penggunaan bahan kulit berwarna abu-abu pada jok dan desain dasbor yang ditambahkan detail silver di beberapa bagian. Layar sentuh 8 inci hadir sebagai pusat kendali serta meter cluster 7 inci yang menawarkan beragam informasi untuk pengemudi. Ioniq menggunakan teknologi shift by wire untuk memudahkan pengemudi memindahkan mode berkendara hanya dengan menekan tombol.

Interior Hyundai Ioniq EV

Beberapa fitur pada interior Ioniq lainnya adalah kehadiran pengaturan digital AC dengan auto climate, pengisi daya telepon genggam dengan teknologi nirkabel, electric parking brake dan ventilasi AC untuk baris kedua.

Tenaga

Leaf menggunakan motor listrik EM57 AC3 Synchronous. Motor ini mampu menghasilkan tenaga 150 ps ada 3.283 - 9.795 rpm dengan torsi 320 Nm pada 0-3.283 rpm. Motor ini bergerak dengan transmisi tipe single speed gear reduction.

Baterainya menggunakan lithium-ion berkapasitas 40 kWh yang diklaim mampu membawa Leaf sejauh 311 kilometer. Soal pengisian daya, menggunakan portable charger membutuhkan 12 sampai 15 jam dengan ukuran daya 3,3 kw sedangkan untuk pengisian daya home charger (AC) diklaim hanya membutuhkan 5 sampai 7 jam dengan ukuran daya 7,4 kw.

Nissan Leaf

Beralih ke Ioniq, mobil listrik ini menggunakan permanent magnet synchronous motor (PMSM) yang mampu menempuh jarak 373 kilometer. Transmisinya juga menggunakan single speed reduction gear dengan penggerak 2WD.

Baterainya menggunakan lithium-ion Polymer dengan kapasitas 38,3 kWh yang menghasilkan tenaga 136 ps dan torsi 295 Nm. Kemampuan ini diklaim mampu membawa Ioniq dari diam hingga 100 km per jam dalam 10,2 detik di mode Normal dan 9,9 detik dengan mode Sport.

Pengisian dayanya bisa dilakukan melalui fast charging sampai daya listrik di rumah. Penggunaan fast charging diklaim memakan waktu 1 hingga 2 jam, penggunaan listrik rumah dengan daya listrik 7.200 watt memakan waktu 5 sampai 6 jam serta portable charging yang mengisi layaknya gadget dari berbagai sumber listrik dapat mengisi sekitar 10 sampai 12 jam dari kondisi 0.

Hyundai Ioniq Electric

Fitur

Ini jadi area yang paling menarik sebab kedua produk memberikan beragam fitur menarik untuk ukuran mobil listrik. Leaf menawarkan Nissan Intelligent Mobility yang terdiri dari beberapa fitur keamanan dalam satu produk.

Sebut saja ada Intelligent Around View Monitor (IAVM) untuk monitor sekeliling kendaraan yang lebih pasti. Forward Emergency Braking (FEB), Forward Collision Warning (FCW), Hill Start Assist (HSA), Intelligent Trace Control (ITC), dan fitur e-Pedal. Selain itu masih ada kelengkapan keamanan dengan hadirnya enam SRS airbags, pretensioner and load limiter seat belt, ABS EBD dan BA

Ioniq hadir dengan fitur keamanan 7 airbag, blind spot collision warning (BCW) serta parking assist sensor dengan kamera. Selain itu terdapat juga pengereman ABS, electronic stability control (ESC), hill start assist (HSA), rear cross traffic collision warning (RCCW) dan tire pressure monitoring system.

Harga

Nissan Leaf langsung ditawarkan dengan pilihan satu warna dan dua warna. Harga untuk satu warna adalah Rp 649 juta on the road Jakarta, sedangkan untuk dua warna ditawarkan Rp 651 juta on the road Jakarta.

Leaf ditawarkan dalam beberapa pilihan warna. Pilihan satu warna ada hitam, silver, abu-abu, white pearl, merah dan midnight blue. Untuk pilihan dua warna ada biru putih, hitam putih, merah hitam, biru dan hitam serta hitam abu-abu.

Ioniq ditawarkan dengan dua varian yakni Prime AT serta Signature AT. Varian Ioniq Prime dibanderol Rp 637 juta dan Signature dihargai Rp 677 juta. Opsi warnanya ada Polar White, Fluidic Metal, Phantom Black, Fiery Red. (Sta/Tom)

Baca juga: Mau Beli LSUV, Periksa Dulu Perbandingan Mitsubishi Xpander Cross dengan Suzuki XL7

Komparasi Nissan Leaf vs Hyundai Ioniq

Nissan Leaf
  • Rp 679 Juta
Hyundai Ioniq
  • Rp 637 - Rp 677 Juta
Leaf vs Ioniq

GIIAS 2021

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil

Bandingkan & Rekomendasi