5 Alasan Mengapa All New Nissan Leaf Layak Dilirik untuk Kendaraan Harian

5 Alasan Mengapa All New Nissan Leaf Layak Dilirik untuk Kendaraan Harian

All New Leaf jadi model terbaru Nissan yang hadir di Indonesia. Mobil bertenaga listrik ini mengisi segmen mobil listrik yang belum terlalu ramai dengan harapan dapat mengenalkan teknologi terkini Nissan di Tanah Air. Kedatangannya juga terbilang membutuhkan waktu cukup lama. Setelah berkali-kali mengadakan riset terkait pasar dan memperlihatkan di beberapa pameran otomotif, Leaf akhirnya resmi di jual.

Beberapa pabrikan sudah memikirkan soal kendaraan elektrifikasi. Satu nama membawa kendaraan dengan teknologi hybrid, tapi yang lain cukup berani untuk langsung menghadirkan mobil EV (electric vehicle).

Mengutip pernyataan Nissan Motor Distributor Indonesia (NMDI) dalam perkenalan All New Leaf, model yang ditawarkan ini berbeda dengan Leaf yang hadir sebagai mobil pameran beberapa tahun sebelumnya. Ini menjadi alasan untuk mempertimbangkan Leaf sebagai kendaraan harian. Berikut alasannya.

Motor Listrik yang Bertenaga

All New Leaf menawarkan sensasi mengendarai mobil listrik yang mudah berakselerasi cepat dengan kemampuan memberikan kesenangan berkendara di perkotaan. Leaf menggunakan motor listrik EM57 dengan tipe AC3 Synchronous.

Soal tenaga, di atas kerta motor listrik ini mampu memberikan tenaga maksimum sebesar 150 ps pada putaran 3.283 - 9.795 rpm. Torsinya, seperti mobil listrik lainnya, termasuk besar yakni 320 Nm yang dapat diperoleh pada putaran 0- 3.282 rpm. Transmisinya menggunakan single speed gear reduction. Ini untuk penggunaan yang mudah dalam berkendara terutama saat ingin merasakan hentakan tenaga dari motor listriknya.

Nissan Leaf charging

Kapasitas Baterai

Kebutuhan berkendara harian membuat calon konsumen kadang enggan memikirkan mobil listrik dalam daftar mobil impian. Namun berkat teknologi baterai, permasalahan ini dapat teratasi.

Pada Nissan Leaf terbaru menggunakan baterai tipe lithium ion. Kapasitasnya cukup untuk penggunaan harian yakni 40 kWh yang diklaim mampu membawa pengemudi sejauh 311 kilometer. Jarak ini didapat dalam sekali pengisian daya baterai hingga penuh.

Pengisian Daya yang Mudah

Kondisi saat ini harus diakui bahwa infrastruktur di Indonesia tidak begitu ramah dengan mobil listrik. Namun dari produsen tidak kehabisan akal untuk mendekatkan teknologi masa depan ini bagi konsumen di Indonesia.

Cara pengisian daya baterai Leaf diklaim cukup mudah. Setiap pembelian Leaf akan mendapatkan portable charger yang dapat digunakan dari sumber listrik manapun yang ditemui selama perjalanan. Apabila daya listrik yang ditemui sebesar 3,3 kw maka waktu yang dibutuhkan untuk pengisian daya sekitar 12 sampai 15 jam.

Pihak NMDI memberikan kemudahan bagi konsumen Leaf terbaru dengan memberikan Home Charge (AC) selama pembelian sampai September. Apabila daya yang ditemui sebesar 7,4 kw maka mengisi daya listrik hanya butuh waktu 5-7 jam.

Kemudahan pengisian daya akan lebih terasa dengan memanfaatkan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Beberapa SPKLU sudah memberikan layanan fast charging yang hanya membutuhkan waktu pengisian kurang satu jam.

Baca juga: Mobil Listrik Nissan Leaf Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp 649 Juta

Nissan Leaf EV

Fitur Nissan Intelligent Mobility

Sebagai produk modern, Nissan Leaf dibekali dengan fitur terkini yang dalam bahasa Nissan adalah Nissan Intelligent Mobility. Ini adalah paket fitur keselamatan yang disematkan pada Leaf dan dapat dirasakan selama berkendara.

Terdapat fitur hill start assist yang berguna saat jalan menanjak, intelligent trace control untuk menjaga stabilitas mobil saat menikung, serta e-Pedal. Fitur terakhir ini digunakan untuk kenyamanan berkendara dimana pengemudi dapat menambah laju kendaraan atau melakukan pengereman hanya menggunakan satu pedal.

Masih ada fitur Intelligent around view monitor yang memungkinkan pengemudi melihat area di sekitar mobil dengan bantuan empat kamera. Fitur ini juga akan memberikan peringatan jika ada objek bergerak di sekitar mobil. Tambahan fitur lain adalah forward collision warning (FCW) untuk memberi peringatan apabila ada resiko tabrakan dari depan serta forward emergency braking yang membuat mobil melakukan pengereman saat hendak terjadi tabrakan.

Garansi Menyeluruh untuk Mobil Listrik

Dari berbagai fitur di atas, Nissan memahami layanan purna jual untuk kendaraan listrik perlu diperhatikan. Nissan memberikan garansi kendaraan selama tiga tahun atau 100.000 kilometer serta garansi baterai selama delapan tahun atau 160.000 kilometer. Tergantung mana yang tercapai terlebih dulu.

Selain itu ada juga Nissan Care Package yang membebaskan biaya servis selama lima tahun atau 70.000 kilometer. Masih ada layanan servis 24 jam atau darurat dengan penyempurnaan kehadiran layanan home service.

Keuntungan di atas masih ditambah dengan beberapa sisi positif kepemilikan mobil listrik lainnya. Keuntungan tersebut antara lain bebas ganjil genap, diskon penggunaan listrik selama pengisian daya di rumah serta perhitungan biaya pengisian daya yang lebih murah dibanding dengan mobil konvensional.

Paling penting, memiliki mobil listrik juga berperan menyumbangkan zero emission untuk kualitas udara yang lebih baik. (Sta/Raju)

Baca juga: Mau Beli Mobil Listrik Nissan Leaf? Ini Skema Cicilannya

Model Mobil Nissan

  • Nissan Livina
    Nissan Livina
  • Nissan Magnite
    Nissan Magnite
  • Nissan Serena
    Nissan Serena
  • Nissan Leaf
    Nissan Leaf
  • Nissan X Trail
    Nissan X Trail
  • Nissan Kicks e-Power
    Nissan Kicks e-Power
Mobil Nissan

GIIAS 2021

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Nissan Leaf Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil Nissan Leaf

Tren Hatchback

  • Yang Akan Datang