jakarta-selatan

Honda Brio RS, Layak Dimiliki?

  • Agt 29, 2017
  • 1059 Dilihat

Bicara soal city car, selalu dikaitkan dengan LCGC macam Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Datsun Go, Honda Brio Satya atau Suzuki Karimun Wagon R. Walhasil, city car betulan macam Kia Picanto, Hyundai Grand i10 jadi tergerus karena harganya lebih mahal.


fitur brio RS


Tapi satu mobil mampu bertahan dengan terus mencetak penjualan yang lumayan. Itulah Honda Brio RS. Total sebanyak 6.314 unit berhasil dijual Honda Prospect Motor sejak januari sampai Juli 2017. Bandingkan dengan Kia Picanto yang hanya terjual 87 unit untuk periode yang sama. Tentunya Honda Brio RS yang dijual mulai dari Rp 163 juta sampai Rp 182 juta, memiliki sesuatu yang menjadi magnet tersendiri. Mari kita lihat apa yang menarik.



1. Mesin

MEsin BRio

Honda membekali Brio RS ataupun Satya dengan mesin yang sama. Dengan konfigurasi 4-silinder berkapasitas 1,2 liter, mampu menghasilkan tenaga hingga 90 ps, dan menjadikannya sebagai city car paling bertenaga.


Selain itu, imbuhan teknologi seperti I-VTEC dan drive by wire, membuat mobil ini terasa memiliki nilai lebih untuk sebuah city car. Bahkan, mulai dari Brio Satya E hingga varian RS edisi khusus yang termahal, sudah dibekali pilihan transmisi CVT berteknologi Earth Dreams, yang diklaim memiliki perpindahan yang halus.



2. Fitur Interior

jok dengan balutan kulit di brio

Khusus Brio dengan trim RS, baik bertransmisi manual ataupun otomatis, juga varian edisi khusus yang baru meluncur di GIIAS 2017 lalu, dibekali beragam fitur menarik. Salah satunya, pengaturan AC digital yang membuat interior terlihat rapi.


Kemudian dari sistem multimedia, Honda membekalinya dengan head unit layar sentuh berukuran 6,2 inci. Head unit ini mampu memutarkan beragam format audio maupun video. Untuk menyalurkan suara, Brio RS juga dilengkapi speaker plus tweeter untuk menjernihkan kualitasnya.



3. Desain

diffuser di brio special edition

Soal desain, memang tergantung selera. Namun Brio, terutama varian RS, memiliki bentuk dan bahasa desain yang sporty, dinamis dan modern. Garisnya terlihat tegas, membuat Brio terlihat gagah.


Bagian belakangnya agak mengundang perdebatan karena kaca bagasi yang mendominasi, sekaligus berfungsi sebagai pintu. Unik memang. Tapi pernahkah Anda melihat Brio yang kehilangan pintu bagasi karena ditabrak dari belakang? Itulah risikonya kalau sebagian besar bagian belakang didominasi kaca.



4. Kepraktisan

Yang namanya mobil perkotaan syarat utamanya tentu saja harus ringkas. Secara dimensi, Brio RS sudah memenuhi persyaratan itu. Namun kelebihan yang diberikan Honda adalah kepraktisan kabin. Ruang penyimpanan bisa dibilang cukup. Mulai dari glove box hingga bottle atau cup holder. Ruang kaki juga terbilang cukup meski tidak istimewa.

Bagasi? Yah, Anda berharap apa dari mobil dengan panjang hanya 3,6 meter? Masih untung Brio (semua varian) punya wheelbase 2,345 mm yang cukup untuk memberikan ruang yang pas di kabin. Meski kelegaannya masih kalah oleh pendatang baru, Suzuki Ignis.



Kesimpulan

 

Jadi apakah Brio RS layak dibeli? Kami bisa bilang iya. Tapi kalau budget kurang dari Rp 163 juta, tidak ada salahnya melirik Brio Satya E yang masuk di kelas LCGC. Dengan harga mulai dari Rp 132 jutaan hingga Rp 151 jutaan, varian ini punya pilihan transmisi CVT tadi, AC yang juga sudah digital, minus layar monitor dan pelek masih 14 inci.


Fitur Brio Satya



Dan kalau Anda tidak keberatan dengan kualitas material jok Brio Satya, ya sudah. Toh untuk menjadikannya lebih mewah, banyak penjual aksesoris yang dengan mudah membuat Satya Anda lebih baik dari Brio RS.


Baca Juga: Honda Brio edisi khusus hadir di GIIAS 2017

Shares

Video Honda Brio

Lihat video terbaru Honda Brio untuk mengetahui interior, eksterior, performa, dan lainnya.

Mobil Pilihan

  • Populer
  • Terbaru
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi
Pilih kota untuk memulai pencarian
Atau pilih dari daftar kota populer