• Wishlist

Evolusi Fitur Toyota Agya Setelah Dua Kali Facelift Selama Tujuh Tahun

Evolusi Fitur Toyota Agya Setelah Dua Kali Facelift Selama Tujuh Tahun

Meluncur sejak 2013, Toyota Agya kini sudah melewati fase facelift kedua. Dari sekadar hatchback pemenuh kebutuhan dasar komutasi roda empat nan polos, kini berevolusi jadi LCGC berlimpah fitur. Setelah nameplate ini mengaspal selama kurang lebih tujuh tahun, sejauh mana fiturnya berevolusi?

Momen Kelahiran

Tak salah bila menyebut Agya sebagai pemenuh kebutuhan dasar komutasi saat pertama meluncur. Ia terlahir sebagai salah satu hatchback termurah di pasaran, mengawal perjalanan Low Cost Green Car. Sebagai LCGC, seluruh rancangan dibuat sederhana dan basic, alat transportasi dari poin A ke poin B dalam kota tanpa basa-basi.

Toyota Agya TRD S 1st gen

Bagaimana tidak, terdefinisi dengan baik dari eksterior. Dari total tiga tingkatan trim – Tipe E, G, dan TRD S – semua menganut lampu halogen reflektor. Kasta terbawah mengenakan sepatu kaleng ditutup dop. Naik satu kelas ia mengenakan sepatu alloy sewarna, serta dilengkapi foglamp, lis samping, dan spoiler. Di varian termahal, perbedaan tak lebih dan tak kurang hanya sebatas add on aerokit. Dari semuanya, tak satupun dibekali penyapu kaca belakang.

Dalam kabin, Toyota setidaknya cukup manusiawi membuat Agya nyaman untuk dipakai harian. AC sudah tersedia dari varian terbawah, power steering disematkan, begitu pula power window. Sebagai sarana hiburan, tipe E dibekali perangkat single DIN dengan fitur CD/MP3/USB/AUX. Di atasnya juga berfitur sama, hanya saja dibuat model 2DIN terintegrasi dasbor. Sebagai tambahan, tachometer dan MID baru tersedia di Tipe G.

Stabilizer di kaki-kaki depan belum menjadi standar. Baru ditemui mulai trim G. Sama halnya dengan seat belt tiga titik bagi seluruh penumpang. Jangan tanyakan eksistensi ABS + EBD, nihil. Meski begitu, tetap ada pertimbangan serius urusan keselamatan, semua sudah mendapat perlindungan kantung udara.

Baca Juga: Mengulas Kelengkapan New Toyota Agya 1.2 G, Dapat Apa Saja?

Opsi pemacu daya belum seperti skenario saat ini. Disediakan satu pilihan saja berupa mesin tiga silinder 1.000 cc. Ekstraksi mencapai angka 65.3 PS disertai momen puntir 81,3 Nm. Tenaga kemudian tersalurkan ke roda depan lewat pilihan transmisi manual atau otomatis.

Facelift pertama Toyota Agya

Facelift Pertama

Update pertama terjadi pada 2017. Toyota berupaya mempertahankan posisi seiring bertambahnya jumlah pemain LCGC. Beberapa titik rancangan bodi berubah, terutama di wajah. Toyota merevisi permainan lampu. Ini menjadi titik pertama Agya mengadopsi unit headlamp proyektor halogen lengkap dengan LED Guide Light. Di belakang, pendar dioda menjadi bagian utama lampu kombinasi. Satu revis fungsional lain di eksterior adalah electric mirror with side turn lamp.

Agya ketambahan satu mesin anyar berkapasitas 1.200 cc. Ekstraksi daya tentu lebih besar, sanggup mengail tenaga sampai 88 PS disertai puntiran sekuat 108 Nm. Hal ini membuat segmen entry level hatchback Toyota kian variatif. Pasalnya, empat pilihan trim dapat dipertimbangkan konsumen: 1.0 E, 1.0 G, 1.2 G, 1.2 TRD S. Empat trim ditambah seleksi girboks berarti semakin banyak pilihan bukan?

Baca Juga: Ini Perbedaan New Toyota Agya dengan New Daihatsu Ayla

Fitur keselamatan dipertimbangkan lebih matang. Semua penumpang disediakan sabuk pengaman tiga titik dan Adjustable Headrest belakang diganti baru. Tak hanya itu, faktor keselamatan handling ditingkatkan lewat front and rear stabilizer serta piringan rem berventilasi. Disediakan pula sensor parkir mulai dari Tipe 1.0 G. Boleh mengharapkan ABS+EBD, namun hanya dapat dinikmati pada trim TRD S.

Sarana hiburan penumpang ikut diperbarui. Semua sudah menggendong head unit 2 DIN di tengah dasbor berisi fitur CD/MP3/USB/WMA/AUX. Khusus di varian atas bermesin 1.200 cc, baik itu G atau TRD S, disuguhkan fitur konektivitas Bluetooth. Guna membuat model 1.2 terasa lebih berkelas, mereka dibekali audio steering switch pada palang setir.

Toyota Agya 2020

Facelift Kedua

Terlihat bahwa update sebelumnya terdapat konsiderasi peningkatan esensi fitur keselamatan dalam ubahan menyeluruh. Revisi saat ini justru condong ke arah gaya dan kemudahan atau kenyamanan pemakaian. Contoh dari eksterior, apa yang sebelumnya sudah fungsional – seperti headlamp proyektor dan lampu indikator spion – kini wujudnya dipermanis. Spion berganti model, headlamp ditambahkan kelir hitam bagian dalam bak eye shadow.

Juga terasa kala memasuki interior. Jok fabric dan doortrim anyar mengisi daftar ubahan visual. Kesan sporty diperkuat oleh panel meter analog beraksen merah. Diferensiasi dari model lama paling signifikan terletak di center stack. Desain satu bezel berisi kelir hitam mengilap mendominasi dasbor bagian tengah.

Penyegaran terakhir membuat Agya menjadi opsi paling modern di antara kompetitor. AC digital menggantikan fungsi pengaturan kenop putar. Semua varian kebagian barang ini. Namun, kala melihat-lihat lini teratas TRD, head unit sudah berjenis layar sentuh. Kompetitor yang masih berjuang belum menganut sistem ini, kecuali sang saudara kembar Ayla. Selain itu, Agya menjadi pemain LCGC satu-satunya dengan tombol start/stop engine. Mejeng untuk mempermudah pengoperasian mesin dalam satu sentuhan jari.

Varian terbawah 1.0 E dicoret dari portofolio. Menyisakan 1.0 G, 1.2 G, dan 1.2 TRD S untuk dapat dibawa pulang. Meski begitu, selain penambahan fitur sekunder tadi, semua kelengkapan bertahan persis seperti versi sebelum. Contoh ABS+EBD, tetap dikhususkan bagi model termahal. Skenario serupa dituangkan pada sektor pemacu daya. Baik unit tiga silinder atau empat silinder bertahan tanpa revisi. (Krm/Tom)

Baca Juga: Komparasi Toyota Agya 1.2 G TRD vs Honda Brio Satya E, Perang Fitur dan Harga

Jelajahi Toyota Agya

Toyota Agya Rp 143,8 - Rp 169,29 Juta Cicilan : Rp 3,28 Juta

Bandingkan & Rekomendasi