Wajib Tahu, Ini Tips Mudah Perawatan Sistem Pengereman Sepeda Motor Agar Tak Cepat Rusak

Wajib Tahu, Ini Tips Mudah Perawatan Sistem Pengereman Sepeda Motor Agar Tak Cepat Rusak

Sistem pengereman jadi komponen penting yang berkaitan dengan laju kendaraan, seperti halnya pada sepeda motor. Maka dari itu, sang pemilik motor harus memperhatikan kondisinya agar tetap prima.

KEY TAKEAWAYS

  • Perawatan rem sepeda motor

    Pengecekan, Pembersihan dan penggantian komponen
  • "Fungsi rem tentunya sangat penting dalam melancarkan aktivitas berkendara sepeda motor. Jika kinerja rem terganggu, maka dapat membahayakan keselamatan berkendara pengguna motor," jelas Manager After Sales Main Dealer Yamaha PT Thamrin Brothers (Sumatera Selatan & Bengkulu) lewat keterangan resminya.

    Nah untuk perawatan pengereman motor Anda tak perlu effort datang ke bengkel, ternyata rangkaian rem sepeda motor bisa diinpeksi secara mandiri di rumah. Namun perlu dicatat, apabila mengharuskan penggantian komponen dan tak memiliki keahlian ada baiknya memanfaatkan diler dan mekanik resmi.

    Artikel ini akan jabarkan runtutan perawatan serta pengecekan sistem pengereman cakram motor berdasarkan pemaparan Muslian, lengkapnya seperti di bawah ini,.

    1. Pengecekan dan Penggantian Minyak Rem Secara Berkala

    Penggantian minyak rem, dijelaskan oleh Muslian, umumnya dilakukan setiap 2 tahun sekali atau jika telah mencapai jarak 24 ribu km. Indikator lain bisa melihat dari warna minyak rem, apabila sudah berubah warna menjadi keruh jangan kompromi segera lakukan penggantian minyak rem sesuai standar pabrikan.

    "Rutin memeriksa kanvas rem atau mengganti minyak rem yang bermanfaat untuk menjaga agar kinerja rem cakram lebih optimal," jelas Muslian.

    2. Pembersihan Komponen Kaliper

    Pengguna sepeda motor juga harus memperhatikan hal ini yakni rutin membersihkan komponen kaliper. Rem cakram bersifat terbuka sehingga saat berkendara di jalanan, debu dan kotoran ikut menempel pada kampas atau piston.

    "Kondisi ini mempengaruhi kinerja rem menjadi tidak maksimal, karenanya segeralah lakukan pembersihan pada bagian tersebut. Atau jika handle rem terasa berat saat ditekan, bisa diperiksa atau ganti seal master rem bagian atas" katanya.

    3. Pastikan Kaliper Dalam Keadaan Kondisi Baik

    Menurut Muslian efek yang cukup terasa apabila kaliper bermasalah adalah turunnya kualitas pengereman serta kerja handle rem menjadi berat atau blong, hal ini dapat menimbulkan resiko kecelakaan.

    “Pastikan kaliper pada motor Anda dalam kondisi yang baik, serta lakukan pemeriksaan rutin ke bengkel resmi terdekat,” jelas dia.

    Perawatan Rantai Kendaraan

    Rantai sepeda motor

    Selain merawat rem, kami juga berikan tips cara merawat rantai kendaraan.

    Rantai termasuk komponen penting pada sepeda motor. Ia berperan meneruskan daya dari hasil kinerja mesin ke roda belakang sehingga mampu menghasilkan akselerasi yang dibutuhkan. Karena memiliki efek terhadap performa, kenyamanan dan keamanan, maka perlu dilakukan perawatan rutin.

    Menurut Rizky Reza Saputra, Sales Marketing DID Indonesia yang berada di bawah bendara NGK, ada beberapa hal penting yang perlu diketahui untuk merawat rantai tunggangan kuda besi kesayangan. Menurutnya cara ini mudah dilakukan dan bisa dikerjakan di rumah.

    Bersihkan Rantai

    Kadang cara ini dianggap sepele. Bila salah penanganan, bisa dipastikan usia rantai tidak bertahan lama. Masih banyak yang membersihkan rantai dengan menggunakan sabun, bensin atau bahkan solar. Menurut Rizky itu suatu kekeliruan yang harus dihindari. “Tinggalkan cara seperti itu karena dapat merusak seal yang ada di rantai. Cukup bersihkan rantai dengan air dengan dibarengi menyikat secara lembut. Setelah bersih dilanjutkan dengan menggunakan chain cleaner lalu spray chain lube,” jelasnya.

    Rawat Secara Berkala

    Membersihkan rantai baiknya dilakukan secara berkala, yakni ketika pemakaian telah mencapai 500 kilometer dan kelipatannya. Hal itu juga berlaku untuk pemakaian normal saat menempuh rute jalan biasa. Sedangkan bila melalui jalan berlumpur, setelah sampai tujuan hendaknya rantai segera dibersihkan. Hal ini diperlukan agar rantai tidak cepat aus mengingat di dalam rantai mengandung material penting yang dapat mempengaruhi kinerja sepeda motor.

    Cek Kondisi Rantai dan Gear

    Pengecekan kondisi rantai wajib dilakukan. Salah satunya para pengguna harus selalu memastikan batas kekenduran. Untuk jarak main bebas setiap motor berbeda-beda namun pada umumnya antara 20-30 mm hingga 25-35 mm. Disarankan pemeriksaaan dan penyetelan rantai roda dilakukan secara berkala. Jika kekenduran melebihi batas jarak main bebas yang terdapat pada stiker, sebaiknya dilakukan setel kekencangan atau dapat dibawa ke bengkel resmi terdekat.

    Rantai yang sudah aus dapat diketahui dari gear roda belakang yang sudah tajam. Gear yang tajam ini apabila dibiarkan bisa mengikis rantai sehingga rantai cepat aus dan tidak berfungsi normal.

    Jangan Sampai Kering

    Untuk mendapat tenaga yang optimal, maka wajib memberi pelumas. “Langkah ini juga masih banyak yang salah. Jangan memberi rantai dengan oli bekas, oli gemuk (grease) karena debu dan kerikil bisa saja menempel. Bila itu terjadi dapat mengikis permukaan rantai dan risikonya bisa putus dalam jangka waktu lama. Maka baiknya memberi pelumas yang memang khusus untuk rantai, yakni chain lube,” terang Rizky.

    Nah, itulah beberapa cara merawat rantai motor agar awet. Pada dasarnya semua benda dan komponen motor memiliki usia sendiri-sendiri dan pastinya akan mengalami kerusakan sehingga dibutuhkan pergantian. Maka itu dibutuhkan perawatan dengan cara benar. (KIT/RS)

    Baca juga: Dijual Rp50 Juta, Ini Spesifikasi New Kawasaki KLX230R untuk Pasar Indonesia

    IIMS Hybrid 2022

    Anda mungkin juga tertarik

    • Yang Akan Datang

    Video Motor Terbaru di Oto

    Oto
    Tonton Video Motor