Mau Turing di Masa New Normal, Rider Wajib Perhatikan Hal Ini

Mau Turing di Masa New Normal, Rider Wajib Perhatikan Hal Ini

Penerapan gaya hidup dalam kelaziman baru atau new normal, tidak mengurungkan niat masyarakat untuk kembali beraktivitas menggunakan sepeda motor. Namun sebelum melakukan kegiatan itu, terdapat sejumlah hal yang wajib diperhatikan agar riding dapat berjalan dengan aman, selamat dan sehat. Saat ini para rider penting menerapkan safety and healthy riding.

Buat yang ingin melakukan kegiatan turing atau perjalanan jauh dengan aman dan nyaman, baiknya tetap menerapkan protokol kesehatan agar tidak terpapar covid-19. Menurut Johannes Lucky, Manager Safety Riding Astra Honda Motor (AHM) ada tiga tahapan yang perlu diperhatikan, yakni pre-riding, riding kemudian post-riding.

Berikut beberapa hal yang wajib diperhatikan ketika sebelum berkendara atau pre riding.

Honda PCX150 Riding

1. Urgensi

Sebelum kita mulai turing, baiknya pikirkan secara matang terlebih dulu. Seberapa penting atau soal urgensi dari perjalanan tersebut. Tentukan tempat tujuan yang tidak masuk dalam zona merah.

2. Regulasi

Hal ini berkaitan dengan poin kesatu. Kita wajib memperhatikan dan meninjau regulasi lokasi yang akan dituju. Misal, apakah tempat tersebut masuk kedalam zona merah atau hijau. Usahakan mencari jalur alternatif dan tidak melintasi yang teridentifikasi sebagai daerah bahaya. Hal itu sangat disarankan agar meminimalisir terpapar covid-19.

3. Sehat

Bagi rider yang hendak berkendara disarankan untuk melakukan pengecekan suhu tubuh untuk memastikan kondisi badan fit dan sehat. Apakah kesehatan kita sudah sesuai dengan kondisi sekarang. Jika suhu tubuh menunjukkan 37,3 derajat atau lebih, sebaiknya tidak beraktivitas di luar rumah. Selain itu tidak ada gejala-gejala terkait covid-19, seperti batuk, pilek atau demam. Upayakan membeli termometer agar bisa lebih tahu suhu badan.

4. Riding Gear

Saat ini rider wajib menambahkan equipment riding gear. Di luar dari helm, jaket, sarung tangan, celana panjang dan sepatu, kini pengendara wajib menyimpan masker, hand sanitizer dan tas riding.

Usahakan membawa maker cadangan. Bedakan untuk penggunaan outdoor dan di dalam ruangan atau indoor. Hand sanitizer menjadi barang penting yang harus dibawa setiap saat. Kalau tas riding gear berfungsi untuk menyimpan semua peralatan seperti jaket, helm dan sarung tangan. Karena kalau ditaruh sembarangan, kita tak pernah tau siapa menyentuh riding gear itu. Bisa juga menyimpan di bagasi motor yang luas atau box.

sedia masker

"Barang lainnya seperti perlengkapan untuk ibadah dan alat makan usahakan bawa sendiri. Membawa barang sendiri tentunya bisa meminimalisir terpapar virus," kata Lucky dalam diskusi virtual Forum Wartawan Otomotif (FORWOT) dan AHM pada Selasa (4/8).

5. Kendaraaan

Masih banyak rider yang kurang memahami hal ini. Sebelum bepergian, baiknya cek seluruh kondisi motor. Pastikan tekenan angin ban, rem, instrumen lampu-lampu atau kelistrikan dalam keadaan baik. Jangan sampai perjalanan terhambat karena ada kerusakan pada kendaraan. Jika itu terjadi dan berhenti di jalan, otomatis kita berinteraksi dengan orang lain. Maka untuk menghindari hal itu kita harus benar-benar memastikan kondisi motor dalam keadaan sehat.

6. Rute

Memiilih rute yang tidak terlalu macet atau padat. Upayakan mencari jalur alternatif untuk mencapai tujuan. "Jadi kita bisa menghindari kontak dengan orang lain. Tetap bisa jaga jarak dengan pengguna yang lain. Ini jadi perhatian penting juga sebelum berkendara," kata Lucky.

Riding dan Post-riding

Setelah melakukan semua persiapan sebelum berkendara, ada juga hal yang harus diperhatikan saat berkendara/riding.

riding

1. Emosi

Lama tak mengendarai motor akibat pembatasan sosial dapat menjadi pemicu stres di jalan. Akibatnya tingkat emosi jadi labil. Maka itu tetap tenang, fokus di jalan dan mengontrol emosi untuk menghidari efek negatif dari keadaan saat ini.

2. Pengguna Jalan Lain

Ini lebih ke faktor eksternal. Bisa dibilang kita harus bisa memahami karakteristik pengguna jalan lain. Contohnya saat ini sedang marak pengguna sepeda. Jaga jarak dengan mereka bisa menghindari efek negatif yang tidak dinginkan.

3. Memprediksi Bahaya

Memprediksi bahaya kemungkinan terjadi kecelakaan dikarenakan situasi yang lebih sepi. Lucky menganjurkan agar pengendara tetap waspada, mengingat saat ini beberapa ruas jalan ada yang kondisinya kosong. Karena jalan yang lenggang belum tentu aman.

4. Jaga Jarak

Saat berkendara juga perlu memperhatikan jaga jarak. Usahakan tetap menyiapkan ruang dengan pengendara lain untuk mengantisipasi penularan virus.

5. Transaksi

Demi menekan interaksi dengan orang lain, disarankan agar pengendara lebih memilih menggunakan transaksi digital setiap kali melakukan kegiatan transaksi.

6. Makan

Ketika istirahat makan usahakan membawa perlengkapan makan atau makanan sendiri. Efek yang bisa kita dapat yaitu kesehatan lebih terjamin.

Setelah sampai tujuan, rider wajib mencuci tangan dan mencuci wajah dengan sabun setelah melepas seluruh riding gear. Selepas berkendara (post-riding), perlengkapan yang sudah digunakan baiknya langsung dicuci, sehingga mengurangi potensi terpapar bakteri ataupun virus. Kemudian membersihkan bagian-bagian yang berpotensi terkontak dengan orang lain atau bisa langsung dicuci.

Begitu sampai di rumah setelah melakukan riding, jangan berinteraksi dengan siapapun sebelum membersihkan diri atau mandi. Dikarenakan melakukan perjalanan jauh, membuat tubuh menjadi lelah. Untuk itu membutuhkan istirahat yang cukup agar imun tubuh juga terjaga. (Bgx/Tom)

Baca juga: Panduan Pemotor Pemula, Mengenali Kondisi Busi

Coronavirus

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Motor Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Motor