Panduan Pemotor Pemula, Mengenali Kondisi Busi

Panduan Pemotor Pemula, Mengenali Kondisi Busi

Motor pasti punya busi. Terkecuali kuda besi yang Anda pakai bertenaga listrik, maka komponen ini dipastikan ada pada bagian mesin. Lokasinya tentu berbeda untuk tiap motor, bergantung konfigurasi mesin dan juga jenis motornya.

Secara umum, fungsi busi adalah memantik api di silinder mesin agar tercipta detonasi (pembakaran). Caranya adalah dengan mengonversi energi listrik dari koil menjadi percikan lewat dua elektrodanya.

Tergantung jenis mesinnya, jumlah busi pun berbeda. Rata-rata untuk tiap silinder, ada satu busi yang tersemat. Sedikit unik pada Kawasaki Bajaj Pulsar 200 NS yang pakai 3 buah busi untuk satu silinder saja di mesin 200 cc-nya.

Karena merupakan komponen elektronik dan bekerja dalam ruang bakar yang bersinggungan dengan bahan bakar, maka busi perlu dapat perawatan. Agar tahu bagaimana kondisi busi Anda, berikut kami sarikan informasi dari Astra Honda Motor terkait ragam kondisi busi yang dapat terjadi dengan melihat fisiknya.

Baca Juga: 7 Kewajiban Bagi Bikers di Era New Normal

Untuk membukanya, siapkan kunci busi. Oh ya, pastikan busi sudah agak dingin sebelum membukanya, atau gunakan sarung tangan untuk memegangnya.

1. Abu-abu atau Merah Bata Pada Insulator

cek kondisi busi

Warna abu-abu atau merah bata pada ujung besi atau insulator mengindikasikan bahwa kondisi busi dalam keadaan baik dan normal. Pada kondisi ini, proses pembakaran di ruang mesin pun dalam keadaan optimal dan efisien. Motor bisa diasumsikan dalam situasi baik-baik saja jika busi Anda seperti ini.

2. Hitam dan Kotor

kondisi busi kotor

Elektroda busi berwarna hitam mengindikasikan adanya ketidakseimbangan campuran bahan bakar dan udara. Kotoran atau lapisan karbon sisa pembakaran yang menempel dapat membuat mesin jadi sulit dihidupkan, putaran mesin tidak stabil, dan konsumsi bensin menjadi lebih boros. Jika busi dalam kondisi kotor, maka harus segera dilakukan pembersihan busi dan pengecekan kondisi mesin. Bisa jadi ada settingan yang salah dalam asupan bahan bakar atau udaranya.

3. Putih Pucat di Elektroda

Tips cek kondisi busi

Kondisi ini menunjukkan bahwa busi dalam keadaan terlalu panas. Pembakaran yang tidak pada waktunya bisa terjadi jika busi motor seperti ini. Jika tidak segera ditangani, maka komponen mesin di ruang bakar akan lebih cepat rusak, bahan bakar menjadi lebih boros, dan akselerasi motor menurun. Untuk menghindari kondisi ini, pastikan spesifikasi busi sesuai rekomendasi buku pedoman pemilik dan lakukan penggantian tipe busi dengan spesifikasi yang sesuai.

4. Elektroda Aus

elektroda busi aus

Busi dapat menjadi aus jika pengapian terlalu cepat dan kurangnya waktu pendinginan, yang akan berdampak pada penurunan akselerasi dan power sepeda motor. Pastikan jenis bahan bakar yang digunakan telah sesuai dengan buku pedoman pemilik agar busi terhindar dari kondisi aus, dan lakukan penggantian busi baru jika diperlukan.

5. Hitam dan Berlumur Oli

Busi kotor berlumur oli

Ujung busi berwarna hitam dan belumur oli, bisa jadi indikasi bahwa ada kebocoran oli dalam silinder. Dikarenakan ring piston tak bekerja seperti seharusnya sehingga oli yang harusnya melumasi piston, terserap di ruang bakar. Situasi ini dapat membuat pembakaran campuran udara dan bahan bakar jadi tidak sempurna sehingga motor berasap putih. Selain merusak mesin, dapat juga meningkatkan pencemaran udara dan mengganggu pengendara lain di sekitar. Jika kondisi ini terjadi, segera periksa tekanan kompresi dan kondisi busi. Perbaikan menyeluruh pada mesin diperlukan jika kondisi ring piston sudah buruk.

Karena setiap komponen motor harus diperhatikan dengan baik, maka lakukanlah pemeriksaan dan perawatan secara rutin di bengkel resmi. Misalnya dengan mengunjungi AHASS sebagai jaringan diler dan bengkel berlisensi Honda. Supaya kondisi sepeda motor dapat teratasi dengan baik oleh ahlinya. Kalau ingin berinisiatif, penggantian busi pun bisa rutin dilakukan. Minimal setiap dua kali ganti oli atau tiap 6.000 km. Selalu pastikan performa sepeda motor Honda kesayangan anda dalam kondisi optimal, sehingga perjalanan anda selalu aman dan nyaman. (Van/Odi)

Sumber: AHM

Baca Juga: Panduan Pemotor Pemula, Daftar Gear yang Perlu Dimiliki untuk Riding Dalam Kota

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store