jakarta-selatan
Bahasa en | id

KIA Rio

Ubah Mobil
Rp250 - Rp265 Juta
Harga OTR di Jakarta Selatan

Spesifikasi Rio

Tempat Duduk 5 Kursi Mesin 1348 cc
Tenaga 99 hp Power steering Ya
Ground Clearance 150 mm

Dari Para Ahli

Kelebihan Rio
  • Desainnya selalu enak dilihat.
  • Pengendaliannya meyakinkan dan lincah
  • Performanya pas untuk berkendara sehari-hari.
Kekurangan Rio
  • Masih menggunakan transmisi otomatis konvensional
  • Kompon ban terlalu keras, jadinya berisik dan pengendaraan terasa kasar. Solusinya? Ganti ban.
  • Fiturnya masih bisa ditingkatkan.

Informasi Terkini KIA Rio

Dijual seharga Rp 250 juta untuk tipe manual dan Rp 260 juta untuk tipe bertransmisi otomatis, Kia Rio memiliki satu-satunya fitur yang tak dimiliki oleh kompetitornya yaitu sunroof. Sayangnya, sunroof menjadi satu-satunya fitur unggul yang dimiliki oleh Kia Rio terbaru ini. Karena para kompetitornya memiliki fitur-fitur yang lebih canggih dan modern.

Daftar Harga Rio

Varian Harga Spesifikasi  
1.4 L D-CVVT MT Rp250 Juta*
Harga OTR
5 Kursi, 1348 cc, 99 hp, Bensin
1.4 L D-CVVT AT Rp265 Juta*
Harga OTR
5 Kursi, 1348 cc, 99 hp, Bensin

Warna Rio

Rio tersedia dalam 2 warna yang berbeda - Red and Blue

  • Red

  • Blue

Gambar Rio

Video Rio

Lihat video terbaru KIA Rio untuk mengetahui interior, eksterior, performa, dan lainnya.

Review Rio

  • Overview
  • Eksterior
  • Biaya BBM Selama Kepemilikan
  • Pengendalian & Pengendaraan
  • Mesin & Konsumsi BBM

Overview

Kia Rio adalah hatchback lima penumpang yang dihadirkan oleh pabrikan Korea, Kia. Pada awalnya, tidak banyakyang paham mengenai apa itu Kia Rio. Namun saat Peter Schreyer, mantan desainer Audi yang pindah ke Kia, mendesain Rio baru, pandangan pasar hatchback di Indonesia seketika berubah.

Rio kemudian menjadi rival yang tidak bisa dipandang sebelah mata oleh kompetitornya seperti Honda Jazz dan Toyota Yaris. Belum lagi Kia Motor Indonesia (KMI) berani memberikan garansi hingga 5 tahun untuk produk-produknya. Sesuatu yang belum pernah dilakukan oleh APM manapun di Indonesia.

Desain, jaminan garansi, dan harga jual yang kompetitif membuat mobil ini menjelma menjadi backbone penjualan Kia, tidak hanya di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia. Duet Kia Rio dan SUV Sportage kemudian merajalela, sebagai pilihan alternatif mereka yang mencari sesuatu yang berbeda. Dan terbukti, kepopuleran Kia Rio kemudian menjadikannya mobil mainstream seperti Jazz dan Yaris.

Jujur, desain Rio generasi ke tiga yang Anda lihat disini seolah tidak lekang dimakan waktu. Namun pasar yang selalu dinamis menuntut Kia untuk selalu mengikutinya kalau tidak mau kehilangan keuntungan. Generasi ketiga Rio mendebut di dunia pada Maret 2011. Dan tidak perlu waktu lama bagi KMI untuk memboyongnya ke tanah air.

Desainnya yang membulat dipadukan dengan paras yang tegas membuat mobil ini terlihat dinamis. Rio untuk pasar Indonesia memang tidak terlalu banyak dihiasi fitur, dan hal ini malah membuatnya lebih praktis. Satu hal yang patut diperhatikan adalah, opsi peranti hiburan yang masih menggunakan layar monokrom. Namun hal ini tidak perlu dikhawatirkan, datang saja ke dealer, dan Anda kemungkinan besar akan ditawarkan Rio dengan opsi fitur hiburan dengan layar sentuh.

Dan berbicara soal kabin, dengan wheelbase sepanjang 2.570 mm, tidak ada yang istimewa dengan kelegaan yang ditawarkan, meski sebetulnya mobil ini lebih panjag dari Honda Jazz. Namun dengan ukuran rata-rata orang Asia, Anda juga tidak akan merasa sempit. Hal ini dikarenakan jok Rio yang tebal untuk memberikan kenyamanan saat diduduki.

Ruang penyimpanan cukup mengakomodir dengan kehadiran glove box di dashboard, cup holder di beberapa tempat. Ruang bagasi juga tidak sebesar Jazz, namun masih cukup untuk menampung dua koper besar di dalamnya.

Di balik kap mesinnya terdapat mesin yang diberi nama Gamma oleh Hyundai-Kia Group, dengan kapasitas 1,4 liter. Tenaga yang dihasilkan adalah 107 PS dengan torsi 137 Nm. Cukup untuk menghela mobil dengan panjang 4.050 mm ini.

Dengan segala kelebihannya ini, Kia Rio layak direkomendasikan sebagai mobil untuk mereka yang mencari kepraktisan tanpa mau pusing soal fitur. Desain ganteng, garansi panjang, dan harga kompetitif adalah modal Rio untuk bertarung. Sayangnya, umur produksinya sudah menjelang senja. Karena itu, siap-siap saja menantikan Rio generasi keempat yang sudah melakukan debutnya di Paris Motor Show 2016 lalu.

Eksterior

Rio memiliki dimensi panjang 4.050 mm, dengan lebar 1.720 mm. Tingginya adalah 1.455 mm, dengan jarak sumbu road (wheelbase) 2.570 mm. Angka tersebut menegaskan bahwa Rio lebih besar dari Honda Jazz, dan lebih rendah. Efeknya? Anda bisa baca di bagian pengendalian di bawah.

Saat bericara Kia modern, tidak bisa tidak, kehadiran Peter Schreyer dari Audi mengubah arah desain Kia. Bahkan saat ini Schreyer yang sudah naik jabatan menjadi VP Design Hyundai-Kia, masih tetap mampu menghasilkan mobil-mobil dengan desain yang hebat untuk kedua merek satu atap itu.

Grille yang disebut Tiger Nose adalah ciri khas yang membuat Kia ‘mendadak’ diperhatikan di Indonesia dan dunia. Dengan dua grille yang diposisikan atas-bawah, Rio tampak tegas. Namun coba lihat ke belakang, garis atapnya yang melengkung dengan garis body yang minimalis membuat Rio tampak dinamis.

Yang kami tidak suka dari desain Rio (dan Kia lainnya) adalah kaca belakng yang kecil. Pada Rio, proporsinya bahkan agak kurang pas jika dibandingkan dengan luas area buritan. Hal ini tentunya memberikan efek terhadap bidang pandang ke belakang.

Biaya BBM Selama Kepemilikan

Salah satu anggota redaksi OTO.com adalah ‘proud owner’ Kia Rio yang ia beli baru, pada tahun 2014 lalu. Ia memastikan bahwa dalam perjalanan luar kota, Rio mampu mencetak angka konsumsi BBM sekitar 19 km/liter, berdasarkan MID. Tentu saja MID perhitungan MID tidak seakurat metode pengujian full to full yang biasa kami lakukan, meski simpangannya hanya sekitar 0,5 hingga 1 km/liter.

Di dalam kota, Rio juga cukup memberikan konsumsi yang baik. Tercatat sekitar 10 km/liter bisa diraih, saat melintasi lalu lintas yang kepadatannya beragam.

Pengendalian & Pengendaraan

Inilah salah satu yang membuat Rio menonjol. Mobil ini memiliki platform yang sama dengan Hyundai i20 (sebelum yang terbaru ini), dan i20 banyak dipuji sebagai mobil dengan pengendalian yang mumpuni, bahkan melebihi rivalnya. Hal tersebut juga berlaku persis sama pada Rio.

Pergerakan lingkar kemudi dengan power steering elektronik memang terasa terlalu artifisial, tapi cukup akurat. Dalam arti, pergerakan roda terasa linear dengan input yang diberikan oleh pengemudi.

Hal tersebut kemudian ditunjang karakter suspensi yang mampu memberikan topangan dengan baik saat bermanuver. Hal ini membuat pengendalian Rio terasa menyenangkan baik saat dilajukan di tol ataupun berkelit di kepadatan kota.

Suara yang tidak diinginkan dari luar berhasil diredam dengan baik. Terutama suara mesin dan angin. Namun tetap, bunyi artikulasi roda masih bisa didengar, terutama saat melaju di permukaan jalan beton. Selidik punya selidik, ternyata hal itu adalah karena ban bawaan yang memiliki kompon keras. Hal ini juga membuat Rio terasa kasar saat melibas jalanan yang tidak mulus. Solusinya? Ganti ban yang lebih nyaman.

Mesin & Konsumsi BBM

Mesin Gamma 1.4 liter yang diusung Rio juga serupa dengan yang digunakan oleh Hyundai i20. Hyundai-Kia sepertinya sangat percaya dengan kehandalan mesin ini. Fitur unik yang ada disini adalah posisi kruk as yang agak bergeser (offset), alias tidak tepat berada di titik tengah mesin.

Apa efeknya? Pergerakan piston akan lebih efisien dan menghasilkan pembakaran yang lebih optimal. Karena itu, ujung-ujungnya adalah efisiensi konsumsi BBM. Meski demikian, salah satu kekurangan mesin seperti ini adalah getaran yang ditimbulkan. Namun engineer Hyundai-Kia berhasil menghilangkan efek tersebut dengan sukses, karena saat berkendara, getaran mesin memang tidak terasa.

Tenaga sebesar 107 ps yang hadir pada 6.300 rpm kemudian dihnatarkan ke roda depan oleh transmisi manual 5-speed atau otomatis 4-speed konvenisonal . Transmisi ini dibekali dengan mode manual yang membuat berkendara terasa lebih sporty.

Bandingkan KIA Rio Dengan Mobil Sejenis

Dealer KIA

  • Adiguna Sejahtera 1

    Ruko Bona Indah Blok B No. 8 L-M, Jl. Karang Tengah Raya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan

    Kontak Dealer
  • Adiguna Sejahtera 2 

    Jl. Karang Tengah Raya No. 12, Lebak Bulu, Jakarta Selatan

    Kontak Dealer
  • KIA Mobil Indonesia Tebet

    Jl. Dr. Sahardjo 315, Tebet, Jakarta Selatan

    Kontak Dealer
  • Radita Pasar Minggu

    Jl. Raya Pasar Minggu No. 7, Jakarta Selatan

    Kontak Dealer

Mobil KIA Pilihan

  • Populer
  • Yang Akan Datang