• Wishlist

Kia Rio Facelift Dikenalkan untuk Pasar Eropa, Banyak Direvisi

Kia Rio Facelift Dikenalkan untuk Pasar Eropa, Banyak Direvisi

Setelah prototipenya pernah tertangkap kamera paparazzi, akhirnya Kia Rio facelift mendebut di Eropa. Ia bakal mulai dipasarkan pada kuartal ketiga 2020. Jangan terkecoh ubahan visual minim, banyak revisi diberikan di balik tubuh hatchback b-segment ini.

Melihat rancangan eksterior, sulit untuk membedakan dari model pendahulu. Tak banyak berubah, hanya wajahnya sedikit disegarkan. Grille ‘tiger-nose’ menipis sehingga memberikan kesan fokus. Selain itu, komposisi bumper dibuat seakan lebih rendah dan lebar, sekaligus agresif dengan sudut-sudut tajam. Saat ini seluruh varian dibekali penerangan LED berikut running lights. Sepatu delapan palang berukuran 16 inci dan dua pilihan warna baru menyudahi daftar penyempurnaan eksterior.

Tampaknya tidak salah kalau menilai facelift kali ini menitikberatkan pembaruan teknologi. Contoh pada interior, dua monitor kini mendominasi dasbor. Unit 8 inci berfungsi sebagai sistem infotainment, dilengkapi konektivitas Bluetooth multi-connection serta konektivitas smartphone nirkabel. Satu layar lagi merupakan panel instrumen berukuran 4,2 inci.

Kia Rio 2021 interior

Khusus sarana hiburan, Rio tidak sekadar dibekali monitor besar. Ia menjadi salah satu Kia pertama yang menganut sistem UVO ‘Phase II’. Lewat sistem ini, pengemudi dapat mengakses berbagai informasi seperti kondisi lalu lintas, ramalan cuaca, Points of Interest (POI), harga bensin, sampai detail tempat parkir – harga, lokasi, dan ketersediaannya. Dilengkapi juga online voice recognition dan berbagai fitur ekstra lewat smartphone.

Baca Juga: Kia Kenalkan Logo Baru Akhir Tahun Ini

Revisi paling utama justru tersembunyi di balik bonnet. Perdana dikenalkan jantung Smartstream 3-silinder 1,0 liter T-GDi disokong teknologi mild hybrid MHEV 48V. Bantuan motor listrik berupaya memaksimalkan efisiensi bahan bakar dengan asistensi torsi tambahan dan regenerative braking. Output dinyatakan setara pendahulu – sanggup menghasilkan 100 atau 120 PS – namun emisi CO2 diklaim berkurang sampai 8 persen.

Unit mild hybrid Rio dikawinkan transmisi manual dengan kopling elektris ‘clutch-by-wire’. Melalui cara ini, girboks manual dapat bersinergi dengan sistem mild hybrid guna meningkatkan efisiensi BBM. Ia dapat mematikan mesin lebih dulu ketimbang Idle Stop & Go System saat akan berhenti.

Kia Rio technology

Di samping hybrid, Kia turut meng-update jajaran mesin bensin mereka. Generasi Smartstream lengkap menggantikan Kappa sampai varian entry level. Jantung pacu tiga silinder 1,0 liter T-GDi konvensional menghasilkan tenaga sampai 100 PS. Girboks manual enam percepatan atau DCT tujuh percepatan bertugas sebagai penyalur daya. Sementara itu di titik terendah, ada mesin N/A 1,2 liter yang membuncahkan tenaga sebesar 84 PS.

Tak ketinggalan safety features ala ‘mobil besar’ masuk dalam daftar kelengkapan. Komplet, apalagi menyoal teknologi asistensi berkendara. Forward Collision-Avoidance Assist (FCA) sudah mampu mengenali pejalan kaki, mobil, dan pengendara sepeda. Didukung pula oleh Lane Keeping Assist, Driver Attention Warning, dan Blind Collision Warning. Masih banyak lagi update canggih untuk sistem Advanced Driving Assistance System (ADAS) ini. (Krm/Odi)

Baca Juga: Kia Picanto Facelift Resmi Dirilis, Rupa dan Fitur Diremajakan

Jelajahi KIA Rio

KIA Rio Rp 276,6 - Rp 291,9 Juta Cicilan : Rp 6,31 Juta

Bandingkan & Rekomendasi

    • Overview
    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Others
    • Kebijakan Privasi
    • S&K
    • Dapatkan di Google Play
    • Tersedia di App Store