Suzuki Daftarkan Paten Mesin 2 Silinder Paralel, Apakah Buat Melawan MT-07 Sekaligus Pengganti SV650?

Suzuki Daftarkan Paten Mesin 2 Silinder Paralel, Apakah Buat Melawan MT-07 Sekaligus Pengganti SV650?

Pada 2013 Suzuki mencuri perhatian di Tokyo Motor Show dengan menampilkan motor sport dua silinder paralel yang dilengkapi turbocharged, disebut dengan konsep Recursio. Sempat menghilang, namun ternyata proyek itu masih berlangsung. Kini paten baru telah diterbitkan dan tampaknya mengusung mesin berkapasitas 700cc DOHC namun tanpa turbo.

Enjin anyar itu kabarnya diciptakan untuk melawan Yamaha MT-07, Tracer 7 dan mungkin bakal menggantikan SV650 yang telah menjadi tulang punggung produk kelas menengah Suzuki selama lebih dari dua dekade.

Daya tarik dari dua silinder paralel yaitu lebih murah dan ringkas dibanding V-twin yang saat ini dipakai Suzuki dengan SV650, serta menjadi alternatif dari empat silinder segaris. Secara keseluruhan, komponen yang dipakai tentunya lebih sedikit dibandingkan dengan V-twin. Sebab lebih mudah untuk mengemas motor, tanpa silinder belakang untuk menambah kerumitan pada hal-hal seperti perutean knalpot, pendinginan, dan desain suspensi belakang.

2-silinder paralel

Kelemahan mesin tradisional dua silinder segaris yaitu suara yang dikeluarkan terlalu membosankan dan pengiriman daya datar. Tapi semua itu tidak berlaku bila mengaplikasikan poros engkol (crankshaft) 270 derajat. Contohnya ada BMW F 900, Honda Africa Twin dan NC750, Yamaha 700, dan Aprilia 660. Semuanya memilih engkol 270 derajat untuk pengiriman tenaga dan suara. Sementara yang berbeda ada LC8c KTM yang memiliki engkol 285 derajat, meniru V-twin 75 derajat.

Baca juga: Road Test Suzuki Hayabusa: Menjawab Ekspektasi Fanatis yang Skeptis

Suzuki pertama kali mengisyaratkan kembar paralel baru pada 2013. Saat itu datang sebagai konsep Recursion dengan dua silinder segaris, turbocharged, kapasitas 588cc. Kemudian pada 2015 perusahaan memikirkan kembali ide itu, dan menunjukkan mesin XE7 turbocharged paralel-twin DOHC sekitar 700cc. Akhirnya proyek inilah yang dikejar oleh departemen R&D Suzuki.

2-silinder paralel

Paten terbaru berbeda dari yang sebelumnya. Untuk versi turbocharged, airbox berada di atas kepala silinder atau di bawah tangki, dengan intercooler di sampingnya. Itu memungkinkan rute langsung ke pipa udara, tetapi ukuran potensial tangki jadi berkurang. Model paten baru berfokus pada desain kotak udara yang bentuknya tidak biasa dan diposisikan di bawah kursi.

Dengan tata letak itu, motor tidak dapat mengambil keuntungan dari ram-air yang menggunakan saluran masuk dari hidung. Namun memiliki keuntungan dengan memperbesar kapasitas airbox. Menurut mereka itu berpotensi meningkatkan kinerja, tanpa mengorbankan ukuran tangki bahan bakar. Selain itu, kotak udara yang terpasang juga berfungsi sebagai penyedia tempat untuk menaruh aki.

2-silinder paralel

Tingkat detail ini terbawa ke bagian lainnya yang ditunjukkan dalam desain. Bentuk kotak udara secara intrinsik terkait dengan elemen-elemen lain seperti frame rail position dan subframe belakang. Sehingga yang ditunjukkan dalam gambar paten cukup representatif.

Gaya keseluruhan pada gambar paten mengisyaratkan roadster bergaya SV650. Meski nanti Suzuki telah merampungkan mesin silinder kembar barunya, kemungkinan muncul dalam berbagai model, mulai dari motor adventure hingga sport full fairing. Sama seperti yang dilakukan oleh Yamaha terhadap mesin CP2 700cc dari MT-07 ke berbagai macam mesin termasuk R7, Tracer 7 dan Ténéré 700.

2-silinder paralel

Bukan tanpa sebab Suzuki ingin melahirkan mesin dua silinder paralel baru. Pihaknya mau memudahkan konsumen setianya dalam hal servis atau perawatan berkala dengan harga terjangkau. Desain kotak udara di bawah jok juga memungkinkan filter udara ditukar tanpa melepas tangki.

Sayangnya hingga saat ini proyek paralel-twin yang telah dikembangkan Suzuki selama lebih dari satu dekade belum menunjukkan versi produksi. Masih belum jelas seberapa cepat kita dapat melihat mesinnya di showroom atau di motor mana ia bakal muncul. Pertama, sebagai pengganti SV650 tampaknya merupakan tujuan awal yang paling mungkin, atau model sport bermerek GSX-R yang berpotensi mengikutinya. (Bgx/Tom)

Sumber: Cycleworld, Bennets

Baca juga: Suzuki Rilis Livery Istimewa GSX-R1000R, Cuma Buat Pasar Jepang

GIIAS 2021

Anda mungkin juga tertarik

Video Motor Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Motor