Kaleidoskop 2021: Daftar Sepeda Motor Terbaik di Dunia dari Tiap Kategori

Kaleidoskop 2021: Daftar Sepeda Motor Terbaik di Dunia dari Tiap Kategori

Bicara tentang industri otomotif roda dua seakan tak ada habisnya. Mereka juga selalu melakukan inovasi agar tidak kalah dari pesaingnya. Hampir setiap pabrikan motor di dunia memiliki produk andalan yang dapat diterima oleh masyarakat. Modelnya pun beragam, mulai dari Sportbike hingga tipe Motocross.

Majalah sepeda motor berusia 50 tahun lebih, Cycleworld mengungkapkan ada 10 kuda besi terbaik yang meluncur di 2021. Penilaian yang diberi berdasarkan pengujian internal yang dilakukan selama satu tahun ini. Berikut sepeda motor terbaik yang dibagi tiap kategori.

Harley-Davidson Pan AMerica

Best Adventure Bike: Harley-Davidson Pan America 1250 Spesial

Pengumuman Harley-Davidson untuk memproduksi sepeda motor adventure disambut dengan beragam tanggapan, mulai dari senang, kecewa hingga skeptisisme. Idenya saat itu berangkat dari ambisius bisnis HD yang ingin memperluas segmen. Sejak itu, munculah Pan America 1250 Special dan mampu mengungguli BMW R 1250 GS dan Multistrada V4 S dari Ducati dalam perbandingan sepeda motor tualang 2021.

Pada tahun debutnya di pasar, sepeda motor petualangan pertama The Motor Company telah mengungguli kompetisi, baik dalam hal pengujian maupun penjualan. Ia bahkan menjadi kuda besi adventure terlaris di AS pada 2021. Itu tidak mengejutkan, mengingat mesin Revolution Max 1250 V-twin DOHC 60 derajat mampu menghasilkan 128 hp dan torsi 109 Nm.

Seperti sepeda tualang big-bore lainnya, Pan America 1250 Special dilengkapi dengan alat bantu elektronik yang lengkap, seperti ride modes, lean-sensitive traction control, ABS hingga semi-active suspension. Ia juga memiliki fitur canggih yang disukai oleh para penggunanya, yakni Adaptive Ride Height. Memungkinkan Pan America dapat turun hingga 2 inci saat berhenti.

Inovatif tapi rasional, spektakuler tapi ramah pengguna; persis seperti apa seharusnya ada di sepeda jenis petualangan. Hasilnya Harley-Davidson's Pan America 1250 Special langsung menjadi Best Adventure Bike di dunia periode 2021.

Aprilia Tuono

Best Middleweight Streetbike: Aprilia Tuono 660

Sejak model konsepnya terlihat pada 2019, sudah banyak yang mengira kalau dirinya merupakan naked bike dari RS 660. Bodywork dan perlengkapan yang menempel cukup pun identik. Dan akhirnya pabrikan meirilisnya di November 2021 dan disebut Tuono 660. Ia tidak terlihat seperti naked bike pada umumnya. Pakai half-fairing dan desainnya mirip dengan saudaranya, RS 660.

Jantung mekanis Aprilia Tuono 660 menggendong mesin 660 cc, DOHC, 2 silinder segaris berpendingin cairan dan telah memenuhi standar Euro 5. Ia diklaim bisa mengeluarkan tenaga hingga 94 hp. Angka itu lebih kecil dari RS 660 yang bisa menembus 100 hp. Namun dalam penggunaan sehari-hari, Tuono lebih realistis. Karena roda gigi penggerak akhir yang dimiliki lebih rendah, buat menekankan pada respons dan akselerasi dari pada menambah kecepatan tertinggi.

Namun bukan soal performa yang membuat dirinya menyandang status streetbike kelas menengah terbaik. Penilaian diberikan atas dasar keseimbangan antara performa mentah dan keserbagunaan. Posisi berkendara bergaya agresif, tapi dapat diatur untuk perjalanan sehari-hari.

Baca juga: Pilihan Alternatif Motor Touring 150cc Selain Honda CB150X

Ducati Superleggera V4

Best Superbike: 2021 Ducati Superleggera V4

Superleggera boleh dibilang jauh melampaui superbike produksi atau mesin balap khusus homologasi. Ini adalah upaya untuk mencapai kesempurnaan yang tidak dibatasi oleh peraturan balap. Dan pengetahuan teknis dari MotoGP Ducati menjadikannya begitu sukses diterima pasar.

Lembar spesifikasinya sangat mengesankan. Superleggera V4 dipersenjatai mesin 998 cc berkonfigurasi 90 ° V4. Mampu menyemburkan tenaga hingga 234 Hp jika menggunakan knalpot titanium Akrapovič, yang termasuk dalam Racing Kit. Sedangkan untuk spesifikasi jalan raya, menghasilkan daya 224 Hp.

Secara keseluruhan, penyempurnaan dan kemampuan berkendara dari sepeda motor ini membuatnya begitu istimewa. Ini adalah binatang buas yang dikembangkan dengan teknologi spesifikasi balap Ducati. Seperti sayap aerodinamis biplan dan sistem "predictive" Ducati Traction Control Evo 2. Kedua fitur itu merupakan turunan dari mesin grand prix Desmosedici.

Semua ini diterjemahkan menjadi pengalaman berkendara yang luar biasa lantaran punya performa hampir setara dengan motor MotoGP modern. Sayangnya motor ini hanya diproduksi sebanyak 500 unit di seluruh dunia.

Honda CRF300L

Best Lightweight Streetbike: Honda CRF300L 2021

Serahkan pada Honda untuk urusan streetbike ringan. Perusahaan motor asal Jepang ini pandai membuat model off-road yang mudah dinaiki dan digunakan. Tetapi kenyamanan CRF300L melampaui itu, ia mampu membawa pengendaranya berjalan santai di lantai aspal maupun bersikap sportif di lintasan sikap off road.

Mempertimbangkan ukuran mesin DOHC, empat langkah, silinder tunggal 286cc, berpendingin cairan, injeksi bahan bakar, Honda CRF300L memiliki torsi rendah hingga menengah yang sangat mengesankan. Berkendara di dalam kota, berakselerasi keluar dari tikungan di jalan berkelok-kelok cukup mudah selama rider menggunakan gigi yang benar.

Garpu upside down 43mm dan monoshock dari Showa yang dapat disesuaikan untuk preload pegas, dengan jarak main 10,2 inci, lebih dari sekadar tugas untuk menyerap lubang, aspal rusak, dan ketidaksempurnaan jalan berbabtu. Penanganannya cepat namun dapat diprediksi, ergonomisnya menyenangkan, bobot basahnya masuk akal (140 kg) dan tinggi kursi relatif rendah di 881mm.

CRF300L menawarkan banyak keuntungan, terutama dalam hal perawatan dan kepraktisannya. Pemilik dapat menganggap kuda besi ini sebagai komuter serbaguna dan sangat menyenangkan.

Suzuki Hayabusa

Best Open-Class Streetbike: Suzuki Hayabusa 2021

Saat dirilis pada 1999, ia langsung tampil mencolok. Pada masanya, tidak ada sepeda motor yang memiliki gravitasi lebih baik dari Suzuki Hayabusa. Meski terlihat aneh, spesifikasinya menjanjikan banyak hal. Cuma butuh satu seperempat mil untuk menyadari bahwa tidak ada pabrikan sepeda motor di dunia yang sanggup melampauinya. Tapi kedigdayaannya tergeser dengan hadirnya Kawasaki H2R.

Tapi versi baru dibangun di atas kesuksesan Hayabusa di masa lalu. Walau mendapat kecaman dari para fanatik akibat pengurangan jumlah output diklaim puncak, ia tetap memuaskan bagi Cycleworld.

Sebagai model 2022, Hayabusa mendapat rangkaian lengkap alat bantu pengendara, termasuk launch control. Tampilan lebih tajam, performa mudah diakses, dan berkat ubahan pada mesin serta lainnya, dia lebih baik dibanding model sebelumnya.

Baca juga: Kaleidoskop 2021: Daftar Motor yang Setop Dipasarkan Tahun Ini

Yamaha WR450R

Best Enduro/Dual Sport: Yamaha WR450F 2021

Mengikuti jejak motorcross andalan Yamaha, WR450F mampu mencuri perhatian para penggila motor enduro. Transmisi lima kecepatan dengan rasio lebar, penyetelan ECU, knalpot yang dilengkapi dengan penahan percikan api, pengaturan suspensi, dan kombinasi dudukan mesin, membuatnya mudah dikendalikan di jalan raya.

Meski serupa atau identik dengan YZ450F, penyaluran tenaga yang halus dengan respons throttle yang cepat menjadikan WR450F menyenangkan untuk dikendarai. Meskip mudah dikontrol, output maksimum mesin yang dihasilkan tidak kalah dramatis dari YZ450F. Ini berputar 48,9 hp dan torsi 43 Nm.

KYB Speed Sensitive System (SSS) 48mm coil-spring fork dan KYB shock, merupakan stok komponen suspensi sepeda motor trail terbaik. Pengaturan suspensi fenomenal dan kenyamanan sasis tinggi mampu meredam benturan di atas trek enduro.

Triumph Trident

Best Standard: Triumph Trident 660

Triumph Trident 660 memang model baru di 2021, tetapi ia telah mewakili pengetahuan teknis dan kinerja Triumph selama beberapa dekade. Semua disaring menjadi paket yang mudah didekati oleh pemula dan juga menarik bagi rider berpengalaman.

Inti dari Trident adalah DOHC 659cc inline-triple. Ia pada dasarnya merupakan versi modifikasi dari Street Triple 675 legendaris, tapi lebih fleksibel dan ramah. Kekuatan 72,1 hp dan torsi 58 Nm membuat pengendaranya percaya diri. Tarikan kopling ringan, sasis gesit, dan ketinggian kursi 817 mm yang relatif rendah menambah kemudahan penggunaan sepeda motor ini.

Triumph telah melengkapinya dengan banyak fitur modern, termasuk teknologi ride-by-wire, kontrol traksi, ABS, dan layar TFT dengan konektivitas smartphone Bluetooth. Dan itu merupakan finishing yang indah dari pabrikan yang telah membangun sepeda motor premium selama lebih dari satu abad.

Baca juga: Selisih Rp 18 Jutaan, Pilih Triumph Trident 660 Atau Honda CB650R?

Harley-Davidson Herritage Classic

Best Cruiser: Harley-Davidson Heritage Classic 114

Teknologi tinggi dan performa bukan penilaian penting untuk sebuah Cruiser terbaik. Cycleworld justru melihatnya dari sisi tradisi, gaya, dan warisan. Harley-Davidson Heritage Classic 114 ialah hasilnya. Model ini merupakan generasi ketiga mesin V-twin yang lahir sejak 2017. Ia mampu mengalahkan produk dari Indian dan BMW di kelas ini.

Debut BMW R 18 dan Indian Chief Line di segmen cruiser kelas berat tak mampu menandingi produk HD ini. Dalam perbandingannya, Cycleworld memasangkan setiap platform Softail 2021: R 18 First Edition dan Super Chief Limited melawan Heritage Classic 114. Model anyar dari pabrikan Milwaukee tidak hanya mengalahkan pesaing di lembar spesifikasi, tetapi juga kedekatan dengan pengendaranya.

Heritage Classic mewakili masa lalu dengan cara yang benar-benar unik. Modelnya masih mirip dengan Heritage Softail yang dirancang oleh Willie G. Davidson pada 1986. Meskipun ada sepeda motor dalam

genre ini yang mungkin mengungguli Heritage dalam kategori tertentu, tidak satupun dari mereka yang lebih baik mewujudkan apa yang seharusnya menjadi motor penjelajah.

Honda Gold Wing

Best Touring Bike: Honda Gold Wing Tour DCT

Honda Gold Wing adalah pemenang abadi di kategori Best Touring Bike. Hingga saat ini belum ada produk yang bisa menandingi Gold Wing dalam hal keamanan dan kenyamanan. Tak hanya buat pengendaranya, pembonceng pun dapat merasakan nyamannya duduk di atas motor touring ini. Sudut sandaran lebih santai sebesar 24,5 derajat (meningkat 17 derajat dari model sebelumnya) yang mengurangi tekanan pada pinggul penumpang. Sandarannya juga lebih tinggi 30mm, dan busa 5mm telah ditambahkan di bawah penutup jok berbahan suede.

Dengan sandaran yang lebih tinggi itu, hadir bagasi atas yang lebih besar dengan penyimpanan 11 liter lebih banyak dari sebelumnya. Itu berarti muat untuk dua helm full-face XL. Daya sistem audio juga telah ditingkatkan hingga 55W; Android Auto sekarang menjadi standar, bersama dengan Apple CarPlay.

Kemampuan touring yang unggul di kelasnya, penanganan mumpuni, dan salah satu mesin termanis yang pernah dibuat Honda, itu sudah cukup membuat Gold Wing tetap berada di puncak Best Touring Bike.

Kawasaki KX340

Best Motocrosser: Kawasaki KX450

Menemukan keseimbangan ideal untuk sepeda motor jenis motorcross 450cc bukanlah tugas yang mudah. Mesin yang begitu kuat dan bekerja selaras dengan suspensi serta sasis adalah penilaian utamanya. Itulah kualitas terpenting dari Kawasaki KX450.

Sejak perombakan 2019, KX450 telah tampil mengesankan dengan pengiriman daya yang cepat namun menyenangkan. Pengaturan suspensi Showa, dan sasis ringan serta ergonomis membuatnya selalu terdepan. Peralihan ke setang Renthal's Fatbar 839-bend, yang 6mm lebih rendah dan meningkat 11mm dari sebelumnya, menghasilkan posisi berkendara yang lebih proporsional.

Melewati medan menantang di trek motorcross memang membutuhkan keberanian, tekad, dan rasa optimisme. Selain kepercayaan rider yang kuat, KX450 mampu mengemban tugas semua itu. Dibuktikan melalui Tim Green yang meraih gelar hattrick di kejuaraan AMA. (Bgx/Raju)

Sumber: Cycleworld

Baca juga: Kaleidoskop 2021: Daftar 30 Motor Baru yang Mengaspal Tahun Ini di Indonesia

 

IIMS Hybrid 2022

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Motor Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Motor