Yang Perlu Diketahui Tentang Fitur Eco Idle di Daihatsu Terios Baru

Yang Perlu Diketahui Tentang Fitur Eco Idle di Daihatsu Terios Baru

Daihatsu baru saja memberikan pembaruan fitur pada SUV Terios. Fitur Eco Idle hadir setelah sebelumnya sudah diperkenalkan pada saudara kembar Toyota Rush GR Sport. Apa itu dan seperti apa kerjanya?

Sederhananya, saat mobil digunakan dan posisi transmisi di tuas D serta kaki di pedal rem, mesin akan mati secara otomatis dalam kondisi berhenti (0 km per jam). Setelah kaki berpindah ke pedal akselerator, mesin akan otomatis menyala dan kendaraan dapat kembali bergerak.

Kehadiran fitur ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar dan menekan emisi gas buang. Tidak tanggung-tanggung, Daihatsu mengklaim fitur ini dapat menekan konsumsi bahan bakar hingga 10 sampai 15 persen dari pembuktian perjalanan dalam kota.

Namun banyak calon konsumen Daihatsu Terios yang bertanya-tanya, bagaimana Eco Idle ini bekerja? Lantas bagaimana dengan pengaruh ke sistem kelistrikan dan aki? Bagaimana juga soal kenyamanan saat fitur ini bekerja? Daihatsu telah memberikan penjelasan.

“Kami sudah pastikan, bila mesin Terios mati dan menyala berulang kali, tidak akan memberikan efek pada performa baterainya. Kami sudah menggunakan aki baru yang memiliki kapasitas lebih besar,” ucap Head, Test & validation Division, Research & Development Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Yasuo Sahashi saat peluncuran Terios dengan Eco Idle beberapa waktu lalu.

Baca juga: Daihatsu Terios Terbaru Meluncur, Kena PPnBM 100 Persen Harga Mulai Rp 205 Jutaan

Daihatsu Terios Tombol Eco Idle dan VSC

Soal kapasitas aki, Terios terbaru yang menggunakan fitur Eco Idle menggunakan aki berukuran 45 ampere dengan kemampuan quick charging dan deep charging sesuai kebutuhan fitur tersebut. Pada versi non Eco Idle hanya menggunakan aki berukuran 35 ampere.

Kemampuan aki terbaru ini membuat aki bekerja lebih cepat mengembalikan daya listrik hingga mobil hanya dalam waktu sepersekian detik langsung menyala dan digunakan. Soal daya tahannya, aki ini tidak berbeda dengan aki standar Terios non Eco Idle meski harganya memang sedikit lebih mahal.

Fitur Eco Idle ini juga memiliki sensor kemiringan untuk bekerja di jalan tanjakan. Bersama dengan hill start assist (HSA) fitur ini melengkapi kenyamanan saat menggunakan Terios. “Saat tanjakan dengan kemiringan maksimal 5 derajat, fitur Eco Idle ini tetap bekerja. Namun jika lebih, fitur akan non aktif,” ucap Sahashi.

Soal kenyamanan terutama AC, banyak yang meragukan ketika mesin mati saat fitur Eco Idle bekerja. Sahashi mengungkapkan pihaknya sudah mempersiapkan kekhawatiran tersebut.

Saat fitur Eco Idle aktif, blower AC tetap bekerja. Canggihnya, Daihatsu menyiapkan sensor di kabin yang mengukur suhu. Jika suhu kabin sudah melebihi 22 derajat Celcius, maka AC akan otomatis bekerja termasuk mesin hidup kembali.

Bagi konsumen yang tertarik dengan Terios fitur Eco Idle, dapat memilih berbagai varian yang ditawarkan Daihatsu. Fitur ini menariknya hadir di semua varian, mulai dari yang rendah sampai tinggi. Varian terendah dibanderol Rp 205,1 juta hingga varian teratas Rp 255,6 juta sudah termasuk keringanan diskon PPnBM 100 persen. (Sta/Raju)

Baca juga: Fitur-Fitur Keren Milik Daihatsu Terios 2021 yang Jarang Diketahui

Jelajahi Daihatsu Terios

Model Mobil Daihatsu

  • Daihatsu Rocky
    Daihatsu Rocky
  • Daihatsu Ayla
    Daihatsu Ayla
  • Daihatsu Terios
    Daihatsu Terios
  • Daihatsu Sigra
    Daihatsu Sigra
  • Daihatsu Gran Max PU
    Daihatsu Gran Max PU
  • Daihatsu Gran Max MB
    Daihatsu Gran Max MB
  • Daihatsu Sirion
    Daihatsu Sirion
  • Daihatsu Grand Xenia
    Daihatsu Grand Xenia
  • Daihatsu Luxio
    Daihatsu Luxio
Mobil Daihatsu

Jangan lewatkan

GIIAS 2021

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Daihatsu Terios Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil Daihatsu Terios

Bandingkan & Rekomendasi

Tren Crossover

  • Yang Akan Datang