Tiga Trim Suzuki XL7, Mana yang Layak untuk Dipinang?

Tiga Trim Suzuki XL7, Mana yang Layak untuk Dipinang?
Gambar
Review Pengguna

Suzuki menjajakan XL7 dengan tiga tingkatan trim: Zeta, Beta, Alpha. Zeta paling basic dan dibanderol rendah, Alpha menyajikan fitur komplet namun digantungkan label harga tertinggi. Sementara itu, Beta ditunjuk jadi penengah. Kalau disuruh memilih, siapa layak untuk dipinang?

Perbandingan dari Luar

Melihat tampilan eksterior, ketiganya dilekatkan kelengkapan standar yang mendongkrak nuansa SUV. Paling terasa lewat cladding hitam nan tebal mengitari sisi terbawah tubuh. Ornamen pada wheel arch ini menambah otot-otot lengan Suzuki XL7 ketimbang Ertiga. Utilitas pengangkutan barang dapat dimaksimalkan berkat roof railing sebagai dudukan roof rack. Suzuki bahkan cukup royal menempelkan lampu LED depan dan belakang di seluruh varian.

Suzuki XL7 Zeta type

Trim terendah Zeta tidak akan membuat XL7 terlihat menyedihkan di jalan raya. Sebutan “basic” tak pantas melekat lantaran secara keseluruhan nyaris serupa dengan lenggokan Beta. Rendah bukan berarti pelek kaleng, ia mengenakan sepatu alloy 16 inci dibalut ban berukuran 195/60. Pelek serupa Beta dan Alpha. Detail perbedaan hanya ditemukan pada door handle. Zeta dikelir sewarna bodi, sementara lainnya dilapiskan kromium.

Corak warna membedakan antara kasta atas dan bawah. Atap Alpha dicat hitam sementara dua varian lain tidak diberikan baju two-tone. Alpha juga membawa beberapa aksesori agar dapat dikenali sebagai tipe termahal. Rear upper spoiler berikut garnis plat nomor melekat di bokong. Emblem Alpha ditempelkan agar orang lain tahu kalau ini adalah varian teratas XL7. Selain itu, tambahan lain sebatas door visor dan pelindung sill bagian dalam pintu.

Interior dan Fitur

Interior XL7 mungkin familiar bagi Anda yang sudah lebih dulu mengenal Ertiga. Atau setidaknya pernah menumpang. Desain dasbor bertumpuk persis LMPV Suzuki. Akan tetapi, ada sedikit aksen spesial di Crossover anyar Suzuki yakni panel penghias ala serat karbon. Sisanya? kurang lebih sama.

Interior Suzuki XL7

Perbedaan antartipe tidak begitu kentara bila dilihat sekilas. Warna hitam, mulai dari dasbor sampai jok berbahan fabric, mendominasi seisi kabin. Sistem infotainment 8 inci bertengger persis di tengah dasbor, dan dibawahnya terdapat panel AC digital. Kendati begitu, duduk di bangku sopir Zeta, mungkin sedikit menimbulkan rasa kesepian jika pernah berkenalan dengan Beta.

Baca Juga: Komparasi Suzuki XL7 Alpha Versus Wuling Almaz Smart Enjoy, Pilih Mana?

Oke, pandangan ke instrument panel tetap disuguhkan MID ber-animasi di dalamnya, sama seperti varian lain. Tapi sikut kiri Anda tak memiliki tempat bersandar, tak ada arm-rest untuk menenangkan lengan. Ini hanya tersedia di baris dua. AC juga tidak peka terhadap suhu kabin, harus disuruh-suruh tanpa fitur otomatis. Jangan harap minuman dingin dijaga kesegarannya lewat ventilated cup holder. Selain itu, masih perlu memutar anak kunci untuk mengoperasikan karena tombol start/stop engine baru tersedia di Beta – begitu pula kehampaan fitur-fitur tadi.

Namun beda cerita jika melakukan “pedekate” dengan Alpha. Ia berusaha memberikan pengalaman terbaik. Contohnya Smart e-Mirror, bantu mengawasi bokong melalui layar di balik cermin spion tengah. Dapat pula berfungsi sebagai dash cam, merekam segala kejadian di hadapan mobil. Untuk memanjakan telinga, dua tweeter tambahan terpasang demi akurasi nada frekuensi tinggi.

E-Mirror Suzuki XL7 Alpha

Safety

Urusan keselamatan, XL7 cukup moderat di kalangan pemain sekelas. Tapi setidaknya seluruh varian boleh dibilang cukup lengkap. ABS + EBD siap melakukan cadence braking secara otomatis serta mengatur distribusi kekuatan menghela di roda. Jika celaka tak terelakkan, dual airbag bakal menggembung untuk melindungi penumpang depan dari kerasnya hantaman. Sensor parkir berikut kamera parkir menjadi asisten saat bermanuver.

Ada dua komponen absen di daftar kelengkapan safety Zeta. Pertama adalah VSC (Vehicle Stability Control). Peranti ini berfungsi mengurangi risiko selip saat menikung baik itu understeer maupun oversteer. Cukup penting hadir terutama di mobil berpostur tinggi sebab dalam kondisi ekstrem, selip dapat berujung pada posisi rebahan. Barang kedua adalah Hill Hold Control, penahan posisi saat menanjak agar tidak mundur bebas saat menanjak.

Mesin

Tidak ada pembeda di sektor pemacu daya. Suzuki adil membekali masing-masing dengan unit K15B 1.500 cc dari Ertiga sebagai amunisi pencipta laju. Angka output biasa-biasa saja, catatkan 104,7 PS disertai kekuatan memuntir 138 Nm. Tenaga kemudian disalurkan ke roda depan melalui transmisi manual lima percepatan atau otomatis empat percepatan.

Suzuki XL7 Kamera

Konklusi

Fitur Zeta yang lumayan lengkap dari eksterior sampai safety, meski trim bawah, membuatnya menarik untuk dipinang. Tapi tunggu dulu, tambahan anggaran Rp 16,5 juta mendapatkan peranti keselamatan penting berupa VSC. Di samping itu, peningkat rasa berkelas juga bisa dinikmati seperti tombol start/stop engine, arm rest depan, hingga cup holder berventilasi.

Jika menambah lagi Rp 10 juta, pembeda utama hanyalah Smart e-Mirror, sisanya sebatas aksesori. Jadi, tipe Beta cukup menggiurkan sebagai varian tengah dengan kelengkapan komplet. Persis seperti Alpha namun tidak banyak bersolek untuk memenuhi kebutuhan esensial. (Krm/Tom)

Baca Juga: Harga Mirip, Mending Suzuki XL7 Beta atau Ertiga Sport?

Jelajahi Suzuki XL7

Suzuki XL7 Rp 232 - Rp 269 Juta Cicilan : Rp 5,29 Juta

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store