Sinyal Kuat Kehadiran Denza B5 di Indonesia, Begini Impresinya
Denza B5 hadir dengan desain rugged, interior mewah, dan performa PHEV bertenaga 536 hp
Ada yang menarik dari kunjungan ke fasilitas All-Terrain Circuit BYD di Zhengzhou beberapa waktu lalu. Oto.com mendapatkan kesempatan menjajal SUV tangguh Denza B5 untuk pertama kali.
KEY TAKEAWAYS
Kapan Denza B5 resmi diluncurkan di Indonesia?
Meskipun belum ada tanggal pasti, konfirmasi dari manajemen BYD dan adanya sistem Bahasa Indonesia menunjukkan peluncuran akan dilakukan dalam waktu dekat pada tahun 2026Apakah Denza B5 mobil listrik murni (BEV)?
Tidak, Denza B5 adalah mobil Plug-in Hybrid (PHEV) yang menggabungkan mesin bensin 1.5T dengan dua motor listrikJustru yang menjadi perhatian adalah, bahasa antar muka pada head unit B5 yang digunakan, yakni dengan bahasa Indonesia. Sekilas tidak ada yang aneh, namun ketika menyadari model ini belum diperkenalkan di Tanah Air, jelas menjadi sebuah tanda kuat kehadirannya sesaat lagi.
Pertanyaan ini langsung dikonfirmasi oleh Liu Xueliang, General Manager of the Asia-Pacific Auto Sales Division BYD saat dijumpai di Zhengzhou, Henan, Tiongkok, Kamis (15/1). Liu mengungkapkan model SUV ini akan ditawarkan di Indonesia.
“Sangat mungkin kami membawa dan mengenalkan Denza B5 ke pasar Indonesia. Jadi ini sudah terkonfirmasi bahwa Denza B5 akan sangat mungkin ke Indonesia,” ucap Liu.
Eksterior Tangguh Premium
Foto: BYDModel ini sebenarnya sudah ditawarkan di pasar Australia, yang menjawab juga posisi setir kanan pada model yang dicoba kali ini, sementara model lainnya ada di sebelah kiri. Penampakannya dari luar mengotak, rugged, khas mobil SUV tangguh. Sekilas mengingatkan siluet Land Cruiser, serta beberapa detil yang mengingatkan G-Class dengan konde di bagian belakang.
Fasianya memaparkan grille lebar dengan kisi-kisi udara berukuran besar. Lampu berteknologi LED Matrix dibuat berbentuk mengotak dengan menyatukan beberapa penerangan seperti DRL dan lampu sein yang sudah menggunakan LED. Bemper bawahnya hadir lampu kabut berbentuk bulat dengan under cover yang mendongak untuk memberikan approach angle besar saat bermanuver. Teknologi LED ini juga hadir pada bagian belakang, berpadu menarik dengan kehadiran rear fog lamp pada bemper bagian bawah dan stop lamp pada spoiler belakang.
Foto: BYDSecara dimensi, B5 sebenarnya tidak terlalu besar, jika dibandingkan dengan beberapa unit yang hadir, seperti Fang Cheng Bao B7 dan B8. SUV ini menawarkan panjang 4.888 mm, lebar 1.970 mm, tinggi 1.920 mm, dan jarak sumbu roda 2.800 mm. Tawaran radius putarnya sejauh 5,9 meter dan sebagai SUV tualang maximum approach angle sebesar 35 derajat dan departure angle 32 derajat. Ditambah dengan tinggi ground clearence 220 mm dan maximum wading depth 700 mm, unit ini memang diciptakan untuk kondisi ekstrem.
Beberapa data lainnya adalah kapasitas minimum bagasinya 470 liter dan maximum 1.064 liter. Bobotnya 2,8 ton sedangkan berat maksimum mobil ini mampu mengangkut adalah 3,4 ton. Kaki-kakingya ready to adventure dengan ban ukuran 18 inci 265/65. Kemampuan towingnya mencapai 3 ton, dengan fitur trailer brake.
Interior Mewah
Foto: BYDMengusung jenama Denza, sisi kemewahan memang yang cukup terasa ketika masuk ke dalam. Interior berbalut kulit, dengan pewarnaan gelap, menambah kesan SUV premium.
Dalam waktu singkat, tidak terlalu banyak yang bisa diulik. Layar 15,6 inci di tengah dasbor dan layar 12,3 inci sebagai instrumen cluster membuat kesan modern pada SUV ini cukup terasa. Seperti yang sudah diungkapkan, bahasa antarmuka dengan Bahasa Indonesia memudahkan beberapa fitur yang ada.
Layar utama ini menampilkan petunjuk seperti sudut tanjakan dan turunan, ketinggian suspensi, arah mata angin, serta arah roda depan. Masih ada tawaran pilihan mode terrain yang terdiri dari Cerdas, Salju, Pasir, Lumpur, Gunung, Batu, Arungi, Mode Rage, dan Balap. Tentu masih ada beberapa fungsi lain yang pada kesempatan ini belum dapat dicoba seperti mode berkendara yang terdiri dari Comfort, Eco, dan Sport.
Lingkar kemudinya terhitung besar namun tetap nyaman digenggam. Beragam tombol hadir di sisi kiri dan kanan kemudi termasuk tambahan dua tombol pengaturan di bagian bawah. Layar digitial meter cluster memberikan beragam informasi, butuh waktu untuk memanfaatkannya.
Salah satu yang disyukuri adalah adanya tombol-tombol fisik beragam pengaturan di konsol tengah. Terdapat tuas start stop , lampu hazard, pemilihan mode HEV dan EV, tuas transmisi, pilihan penggerak dan lainnya. BYD memahami kebutuhan pengendara luar ruang yang menginginkan kontrol cepat dan tepat lewat tombol fisik, dibandingkan dengan harus mencari menu pada layar utama.
SUV lima penumpang ini memberikan kenyamanan pada baris kedua. Ruang kaki dan kepala terhitung lapang dengan beberapa kemudahan untuk penumpang seperti soket pengisian daya, ventilated seat, dan lubang udara untuk AC.
Performa
Foto: BYDDi atas kertas, SUV tualang ini menjanjikan performa mumpuni. Sistem hibrida plug-in (PHEV) menggabungkan kinerja dua motor di roda depan dan belakang bersama dengan mesin konvensional. Mesin Hybrid Special Longitudinal 1.5T menawarkan tenaga 135 kW dengan torsi 260 Nm. Kedua motornya, masing-masing memberikan asupan tenaga dan torsi, sehingga total tenaga yang ditawarkan dari sistem ini adalah 400 kW atau sekitar 536 hp dan torsi 760 Nm.
Baterainya menggunakan jenis Blade Battery berkapasitas 31,8 kWh. Lewat tambahan tangki 83 liter, B5 diklaim dapat menempuh jarak 975 km (NEDC kombinasi) dan 850 km (WLTC kombinasi). Jarak baterai saja bisa mencapai 90 km (WLTC) dan 100 km (NEDC). Akselerasi dari diam ke 100 km per jam membutuhkan waktu 4,3 detik.
Saat berada di balik kemudi, rasanya tidak berbeda dengan SUV konvensional. Kap mesin berukuran besar jadi pemandangan utama ke arah depan. Sudut pandang terhitung lapang berkat bentuk kaca depan yang tegak, meski area pilar A terbilang besar.
Foto: BYDMenginjakkan pedal gas sekejap, tenaga langsung terasa. Torsi melimpah memang jadi keunggulan SUV ini berkat motor listriknya. Sayangnya, area untuk pengalaman perdana ini tidak melulu soal akselerasi. Area off-road terrain terdiri dari 27 skenario tantangan, yang kebanyakan mensimulasikan kemampuan gerak B5 menghadapi kondisi ekstrem. Misal tanjakan dengan sudut 42 derajat, kemiringan jalan dengan sudut 20 derajat, semua dapat dilalui dengan mudah.
Pada impresi perdana ini diperlihatkan kemampuan menanjak otomatis, serupa low gear pada 4x4 konvensional. Pembedanya, ini dilakukan semudah memilih menu pada layar monitor dan kendaraan merangkak lambat mendaki tanjakan, tanpa perlu menekan pedal akselerator. Begitu juga saat turunan, pengemudi tidak perlu menekan pedal rem karena sistem otomatis membaca kondisi jalan dan mempersiapkan settingan paling tepat untuk skenario yang dihadapi.
Impresi lainnya adalah kemudaha mengontrol kendaraan dalam berbagai situasi. Misal saat kendaraan miring ke samping, lingkar kemudi tetap memberikan feedback presisi kemana arah roda bergerak bersamaan dengan laju kendaraan. Suspensi double wishbone di depan dan belakang memberikan kesan tebal saat di kondisi ekstrem dan sedikit keras di jalanan mulus. Rasa percaya diri berkendara ini juga ditopang dengan penggunaan platform DMO khas BYD dan suspensi DiSUS-P yang bekerja selaras dengan kebutuhan di luar ruang.
Simpulan
Foto: BYDKehadiran Denza B5 di pasar otomotif Tanah Air bukan lagi sekadar spekulasi, melainkan sebuah kepastian yang tinggal menunggu waktu. Sinyal kuat ini terlihat jelas dari penggunaan bahasa Indonesia pada sistem antarmuka head unit serta konfirmasi langsung dari manajemen BYD di Tiongkok. Langkah ini menunjukkan bahwa Indonesia menjadi prioritas utama dalam ekspansi global jenama premium di bawah naungan BYD tersebut.
Secara teknis, SUV ini menawarkan paket lengkap yang sangat relevan dengan kebutuhan konsumen lokal: ketangguhan mesin Plug-in Hybrid (PHEV) bertenaga 536 hp yang dipadukan dengan kemewahan interior kelas atas. Dengan kemampuan off-road yang cerdas melalui sistem DiSUS-P dan desain eksterior maskulin yang ikonik, Denza B5 tidak hanya siap melibas medan ekstrem, tetapi juga tampil prestisius untuk penggunaan harian di perkotaan.
Peluang kesuksesan produk ini di Indonesia terbilang sangat besar mengingat tren SUV mewah dan kendaraan elektrifikasi yang terus meningkat. Jika BYD mampu menghadirkan Denza B5 dengan strategi harga yang kompetitif, mobil ini berpotensi kuat menjadi standar baru yang mengancam dominasi SUV konvensional. Kedatangannya akan memberikan warna baru bagi pecinta petualangan yang menginginkan kecanggihan teknologi tanpa kompromi pada kenyamanan. (STA/ODI)
Baca Juga:
Membandingkan Xpeng X9 Lawan Denza D9, MPV Listrik Premium Modern
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
Model Mobil BYD
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Unggulan BYD
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Video Mobil BYD Terbaru di Oto
Artikel Mobil BYD dari Carvaganza
Artikel Mobil BYD dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review