jakarta-selatan

GIIAS 2017: Suzuki Jimny, Jip 4x4 Tulen Yang Melegenda

  • Agt 16, 2017
  • 6470 Dilihat

Akhirnya, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi menjual Suzuki Jimny. Setelah spekulasi yang tak jelas sejak GIIAS 2016, tanda tanya itu terjawab Sabtu lalu (12/8). Ada dua faktor penting jika Anda sudah naksir berat dengan jip mungil ini. Yang pertama, Suzuki hanya memboyong 88 unit dari Jepang. Tapi itu hanya awal saja, kemungkinan ditambah sangat besar. Karena sudah ratusan orang menyatakan minatnya untuk membeli Jimny. Jadi, jika Anda ingin segera melihatnya duduk manis di garasi rumah Anda, tampaknya masih lama terwujud.


Yang kedua, soal harga. Suzuki melabeli Jimny dengan banderol Rp 285 juta. Untuk sebuah mobil 4x4, harga segitu sudah paling murah dari offroader 4x4 lainnya. Tapi melihat spesifikasi dan kelengkapan yang diberikan, angka tersebut menjadi sangat mahal. Bayangkan, ukuran mobil “kutu” ini hanya 3.695 x 1.600 x 1.705 mm, atau sedikit lebih besar dari Karimun Wagon R. Kelengkapan tergolong minim kemewahan, dapat dilihat dari pelek yang masih model kaleng. Pintu penumpang hanya dua, meski tersedia kursi untuk penumpang belakang, tapi sangatlah sempit. Mesinnya juga mini, hanya 1.300 cc. Mobil ini memang cocok dikemudikan sendiri dan bukan diperuntukkan sebagai mobil keluarga.


pelek kaleng standar jimny


Harga Rp 285 juta bisa dianggap sangat mahal. Karena tersedia banyak pilihan mobil jenis apapun mulai dari hatchback, sedan hingga SUV, yang memberikan kenyamanan lebih manusiawi. Tapi bukan itu inti utama dari sosok Suzuki Jimny. Bicara mobil ini, berarti bicara soal hobi, passion dan kefanatikan. Kehadiran Jimny modern sudah ditunggu-tunggu oleh para fansnya. Selain untuk pelampiasan hobi, mereka membeli sebuah mobil dengan nilai historis tinggi. Ditambah keeksklusifannya, Jimny bisa jadi investasi menarik di masa depan.


jip sejati dengan penggerak 4WD


Sebelumnya, Suzuki menjual Jimny generasi kedua era SJ410 mulai 1981 hingga 2005. Generasi ini ditutup Jimny Caribian yang beredar hingga 2007. Sejak itu, kevakuman Jimny terjadi. Jimny yang sekarang dijual merupakan generasi ketiga dengan kode JB43. Sebenarnya, sudah beredar di Jepang sejak 1998 dan memiliki siklus hidup sangat panjang, karena masih diproduksi sampai sekarang. Sudah melewati beberapa kali fase facelift maupun mengganti mesin yang lebih modern. Satu hal yang pasti, Suzuki tidak mengubah konsep dasar Jimny sebagai jip sejati. Desainnya tetap mengotak, tapi lebih halus dan masih menyimpan ciri Jimny “jangkrik”.


desain kabin jimny


Walaupun lebih modern, Suzuki mempertahankan formula dasar Jimny generasi pertama. Konstruksi ladder frame, solid axle dan part-time transfer case. Namun bantingan suspensi sepertinya menjadi semakin nyaman karena memakai per keong, tidak lagi per daun. Dibekali mesin bensin M13A 1.3-liter VVT dan berpenggerak empat roda (4WD) via transfer case. Tenaga maksimal cukup 82 PS dengan torsi puncak 110 Nm saja. Karena Jimny bukanlah seorang pelari, melainkan pelahap lumpur. Pilihan transmisi hanya otomatis konvensional 4-percepatan, sebuah privilege bagi pembeli yang menggunakannya sebagai mobil harian.


Jimny adalah bukti, Suzuki tidak hanya piawai menciptakan mobil-mobil kecil yang habitatnya di perkotaan saja. Tetapi juga pintar menciptakan mobil off-road 4WD yang andal di segala medan. Berbagai lintasan off-road, mulai dari kelas ringan hingga berat menjadi bukti tak terbantahkan. Kharismanya tercipta sendiri seiring berjalannya waktu. Inilah legenda hidup 4WD Suzuki yang masih bertahan hingga sekarang.


Baca Juga: Suzuki Ignis GL Sudah Punya Transmisi AGS

Shares

Harga dan Promo Varian Jimny

  • 4x4 1.3L AT | Rp285 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp76,06 Juta
    Angsuran Rp6,58 Juta
    Tenor 60 Months
    Lihat Promo

Video Suzuki Jimny

Lihat video terbaru Suzuki Jimny untuk mengetahui interior, eksterior, performa, dan lainnya.

Mobil Pilihan

  • Populer
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi