Berkat Suzuki Baleno, Penjualan Toyota Meroket di India

Berkat Suzuki Baleno, Penjualan Toyota Meroket di India

Industri otomotif di India tengah alami perlambatan. Kini urutan penguasaan segmen kendaraan penumpang berubah. Posisi Toyota naik menjadi empat besar selama kuartal tiga 2019. Dan itu berkat Suzuki Baleno, yang dijual Toyota dengan nama Glanza. Betul, mobil rebadge ini hasil kesepakatan kerja bareng lintas produk dan teknologi dua pabrikan Jepang.

Meskipun mengalami perlambatan, pemimpin pasar Maruti Suzuki dan Hyundai, terus menduduki dua tempat teratas di segmen mobil penumpang. Mereka menguasai pangsa pasar masing-masing 50,2 persen dan 18,49 persen selama paruh pertama (April hingga September 2019). Dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, Maruti kehilangan pangsa pasar 2 persen lebih. Sementara pesaing lain, Hyundai naik sekitar 2,5 persen.

Ada di posisi penjualan terbaik keempat, Toyota menggenggam market share 4,86 persen. Naik 0,23 persen, lebih baik dari periode yang sama tahun lalu. Tapi Tata dan Honda mengalami penurunan penjualan masing-masing 41,19 persen dan 35,5 persen. Imbasnya ranking penjualan amblas dan disalip Toyota.

Nah, hatchback Toyota Glanza sebetulnya Suzuki Baleno yang telah didandani ulang, selain penggantian logo mobil. Tujuannya, supaya ada diferensiasi produk. Hasilnya lebih dari 11.000 unit terjual sejak diluncurkan pada Juni 2019. Glanza telah memberikan Toyota akses ke segmen hatchback yang tidak dapat dijangkau Liva (Etios). Maklum, di sana tak ada Yaris hatchback. Yang ada hanya model sedan (diambil dari Vios sedan).

Pengalaman layanan purnajual Toyota, dikatakan bagus di sana. Sehingga memainkan peran kunci dalam memberikan servis yang lebih baik dari pabrikan lain di musim “paceklik”. Terlebih lagi, karena jantung pacu Glanza sudah mengantongi sertifikasi emisi gas buang BS-VI. Calon pelanggan tidak menunda keputusan pembelian, sampai aturan baru mulai berlaku. Sampai sekarang, Glanza yang dilabeli Toyota dibuat oleh Suzuki fasilitas produksi di Gujarat. Tetapi pada 2022, Toyota siap mulai memproduksi sendiri model itu di pabrik Bidadi, Karnataka.

Sejauh ini, kemitraan Toyota-Suzuki jelas membawa dampak positif bagi keduanya. Kelak lebih banyak model seperti Ertiga, Ciaz dan Vitara Brezza yang memakai lencana Toyota. Diprediksi, dengan strategi bisnis itu, Toyota bakal semakin berkembang di India. Posisi pangsa Toyota Kirloskar Motor kemungkinan terus merangkak naik.

"Kolaborasi dua perusahaan bermaksud untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. Caranya dengan mengatasi tantangan baru di industri. Lalu memperdalam hubungan kerja sama di bidang baru, sambil terus menjadi pesaing. Secara khusus, perusahaan mengambil tantangan bersama di era transisi ini. Kedua perusahaan berencana membangun dan mempromosikan kemitraan jangka panjang. Termasuk kolaborasi di bidang kendaraan otonom,” tulis keterangan resmi Toyota Motor Corp dalam sinergi dengan Suzuki. (Alx/Odi)

Sumber: Rushlane

Baca Juga: Toyota Avanza Berbalut Kamuflase Tertangkap Kamera di Malaysia

Jelajahi Suzuki Baleno

Model Mobil Suzuki

  • Suzuki Ertiga
    Suzuki Ertiga
  • Suzuki Jimny
    Suzuki Jimny
  • Suzuki XL7
    Suzuki XL7
  • Suzuki Ignis
    Suzuki Ignis
  • Suzuki Carry
    Suzuki Carry
  • Suzuki Baleno
    Suzuki Baleno
  • Suzuki APV Luxury
    Suzuki APV Luxury
  • Suzuki APV Arena
    Suzuki APV Arena
  • Suzuki Karimun Wagon R GS
    Suzuki Karimun Wagon R GS
  • Suzuki Karimun Wagon R
    Suzuki Karimun Wagon R
  • Suzuki SX4 S Cross
    Suzuki SX4 S Cross
Mobil Suzuki

GIIAS 2021

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Suzuki Baleno Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil Suzuki Baleno

Bandingkan & Rekomendasi

Tren Hatchback

  • Yang Akan Datang