jakarta-selatan

Perhatikan Hal Ini Sebelum Beli Honda ADV150

  • 02 Agt, 2019
  • 3505 Kali Dilihat

Honda ADV150 menjadi sebuah pilihan menarik, khususnya Anda yang mau naik kelas. Misal, dari skutik entry level sekelas Honda BeAT, Yamaha Mio M3 125, Suzuki Nex II atau Address. Tapi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.


Pahami Ukuran Motor



Biasanya, panjang skutik kelas pemula itu tak lebih dari 1.900 mm. Begitu pula dengan tinggi dan lebarnya. Sementara, maxi scooter seperti Honda ADV150 secara keseluruhan lebih besar. Untuk urusan ini, Anda mesti beradaptasi. Biar tidak salah antisipasi saat menemui berbagai kondisi jalan.


Apalagi Honda ADV150 punya tongkrongan cukup tinggi. Lebih jangkung dari Yamaha NMax atau Honda PCX. Alias sama dengan Yamaha XMax (tinggi jok sama-sama 795 mm). 


Ketika kami mencobanya, untuk postur 173 cm dan berat 65 kg, pijakan kaki ke aspal masih jinjit. Buat mengatasinya, tinggal ubah sedikit posisi duduk saja. Misalnya, agak ke depan. Jadi, ada baiknya juga Anda membiasakan diri dengan test ride ADV150 di diler.


Bobot, jelas berbeda dari skutik yang lebih ringkas. Honda ADV150 punya berat total 132-133 kg. Pastikan Anda mampu menjinakkannya sebelum meminangnya. 


Pilih ABS atau Non-ABS


Pilihan varian ini lagi-lagi terkait soal kebiasaan. Jika terbiasa dengan rem konvensional atau non-ABS, sebaiknya Anda pilih ADV150 tipe CBS-ISS. Lagi pula, teknologi rem combi brake system pada motor-motor Honda berfungsi memberi pengereman di kedua roda. Walaupun hanya menekan tuas rem sebelah kiri saja.


Sementara rem ABS, memang aman karena mencegah roda terkunci ketika melakukan pengereman mendadak. Berarti, titik berhentinya lebih pendek dari rem non-ABS. Sebagai penggambaran, misal: rem non-ABS berhenti di 10 meter. Nah, rem ABS bisa 8 meter dari objek di depan.


Jika perlakuan Anda sama dengan rem biasa, maka risiko tumbukan lebih tinggi. Belum lagi adanya gaya sentrifugal (membuang), kalau kecepatan motor terlalu tinggi. Alhasil, stabilitas jadi berkurang. Baiknya pahami dulu kinerjanya sebelum memutuskan untuk meminang Honda ADV150 ABS ya.


Mesin 150 cc



Kalau sehari-hari Anda menunggangi motor bermesin 110 cc, pastikan Anda coba dulu performa ADV150. Soalnya, PT Astra Honda Motor memang menyajikan secara spesial model ini dengan mesin 149,3 cc. Unit ini siap melontarkan tenaga hingga 14,3 dk. Torisnya bahkan mencapai 13,8 Nm. Jumlah itu tentu membutuhkan sedikit adaptasi agar Anda tak sembarangan membetot gasnya. 


Cicilan lebih Mahal


Dari segi harga, skutik gambot sudah beda dengan skutik entry level. Begitu juga dengan down payment (DP) yang sudah pasti lebih besar. Uang muka Honda ADV150 dimulai dari Rp 2,8-5,6 juta. Sementara di skutik entry level, pilihan uang mukanya tidak sampai Rp 1 juta. Dampaknya juga terlihat dari cicilan per bulan. Sebagai contoh angsuran ADV150 dimulai dari Rp 1,3 jutaan. Itupun untuk tenor 35 bulan. Dengan jangka waktu pembayaran serupa, skutik kelas 110cc hanya 600 ribuan.


Informasi, contoh simulasi ini kami ambil dari website resmi Honda Cengkareng. Model pembanding yang digunakan, Honda ADV150 CBS-ISS dan Honda BeAT eSP CBS. Jadi, pastikan Anda sudah siap secara materi sebelum memutuskan mengambil Honda ADV150. (Ano/Van)


Baca Juga: Harga Setara, Mending Beli Honda CBR250RR atau Monkey?

Galeri

kali dibagikan

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video Honda ADV 150

Lihat video terbaru Honda ADV 150 untuk mengetahui bagaiamana mesin, desain, konsumsi BBM, performa & lainnya.

Motor Honda Pilihan

  • Populer
  • Komparasi