MotoGP: Belum Puas, Honda Masih Incar Juara Konstruktor

MotoGP: Belum Puas, Honda Masih Incar Juara Konstruktor

Tim Repsol Honda nampaknya belum puas dengan gelar juara yang diraih Marc Marquez. Mereka tetap beringas, ingin merebut titel jawara konstruktor dengan mengumpulkan poin penuh di balap pekan ini (18-20 Oktober). Itu dinyatakannya dalam siaran pers beberapa waktu lalu.

"Perhatian sekarang difokuskan untuk memastikan gelar Juara Konstruktor MotoGP 2019 bagi Honda," jelas terbitan dalam laman resminya. Cara ini diyakini, membuat kemenangan yang sudah dibuka Marquez jadi lebih sempurna. Mengawinkan gelar Juara rider dan konstruktor, menjadi titik kulminasi kebanggaan bagi setiap tim yang berlaga di ajang MotoGP.

Disebutkan, Motegi yang jadi tempat penyelenggaraan GP Jepang sejak 2000, ibarat sirkuit kandang bagi Honda. Mereka kenal betul karakter trek ini, hingga ke titik pengereman berat yang krusial. Bahkan, ini kali kedua Marquez datang dengan membawa titel juara.

Seperti diketahui, Marquez baru saja meraih mahkota juara MotoGP 2019 dari GP Thailand. Tim Repsol Honda mendapat poin penuh. Namun pada balap di Jepang ini, mereka baru bisa dapat kesempatan untuk memastikan posisinya sebagai puncak juara konstruktor tak terkejar. Maklum, sisa balap tinggal tiga kali lagi.

Keunggulan 77 poin dari Mission Winnow Ducati dan 83 Poin dari Monster Energy Yamaha, tentu jadi kalkulasi matang untuk menyiapkan semuanya. Tim berlambang sayap mengepak ini, harus membungkus keunggulan 75 poin dari Ducati dan Yamaha agar gelar di tangan. Menang atau sekadar finis di depan dua tim itu, tetap menjadikan mereka juara konstruktor.

Artinya, mereka tak mungkin tampil setengah-setengah. Marquez kalah dari Dovizioso (Ducati) atau Quartararo (Petronas Yamaha SRT) dan Vinales (Yamaha), bukanlah sesuatu yang diharapkan. The Baby Alien datang ke Jepang dengan gelar juara. Musim lalu juga menang di sini. Tapi ia tak meremehkan lawannya dan pantang mengendurkan gas sedikitpun demi bermain aman.

"Sekarang waktunya meraih gelar lain. Masih ada gelar Konstruktor dan Tim untuk membantu Honda menang. Saya tidak sabar untuk segera balapan di Motegi, karena balap di kandang dan penggemar Honda di Jepang sangatlah spesial," jelas Marc dalam siaran yang sama.

Sang rider bernomor 93 itu, punya modal banyak. Selain gelar juara, ia datang ke Motegi dengan kemenangan 53 kali di kelas para raja. Sebentar lagi, ia menyamai rekor Mick Doohan untuk menyelesaikan rekor sempurna karena selalu menang dua besar sepanjang musim. Mari kita tunggu balap akhir pekan ini, apakah selebrasi Honda terjadi? (Van)

Baca Juga: Rossi Gandeng Kepala Mekanik Baru yang Minim Pengalaman

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store