Berapa Biaya Kepemilikan Honda ADV150 Selama Dua Tahun?

Berapa Biaya Kepemilikan Honda ADV150 Selama Dua Tahun?

Honda ADV150 disambut baik oleh skuter premium. Gaya adventure yang diusung, mudah membuat orang jatuh hati. Kesan mewah pun melekat berkat warisan garis sang kakak, X-ADV yang harganya ratusan juta.

Yang menjadi pertanyaan, berapa biaya kepemilikan Honda ADV150 tiap tahun? Benarkah ekonomis?

Tahun Pertama

Honda ADV150

 

Salah satu kepala bengkel resmi motor Honda (AHASS) di kawasan Jakarta Selatan, mengatakan, tiap unit ADV berhak mendapat jasa servis gratis sebanyak tiga kali dan satu botol oli. Itu dihitung sejak tanggal pembelian.

Servis pertama, saat kilometer menyentuh angka 1000 atau dua bulan. Tergantung mana yang duluan. Tapi sang kepala bengkel yang tak ingin disebutkan namanya bilang, toleransi jumlah kilometer cukup longgar ketimbang bulan yang terlewat. Ini cukup menguntungkan. Asumsikan saja sehari motor berkeliling 25-35km, dalam dua bulan sudah pasti menyentuh 2.000km. Pada fase ini, diberikan oli SPX 2 gratis, berikut jasa lengkap pengecekan serta pembersihan area CVT.

Kalau masih pakai perhitungan jarak tadi, di bulan ke empat (fase dua), motor pas mencapai 4.000an kilometer. Jadwal penggantian oli (per 2.500km) pun sedikit lagi datang. Jadi sekalian saja lakukan servis lengkap serta membeli oli Rp 58 ribu.

Nah, kebijakan servis Honda di fase tiga, ada di 8.000km atau delapan bulan. Jika masih konsisten dengan jarak harian tadi, ganti oli harus dilakukan pada bulan ke enam. Saran kami, datang saja ke bengkel resmi untuk ganti oli, tapi jangan lakukan servis. Fasilitas gratis fase tiga lebih baik dinikmati pada bulan ke delapan. Supaya jarak perawatan tak terlalu singkat.

Dalam fase tiga ini (delapan bulan), harus dimanfaatkan baik-baik, karena menjadi yang terakhir. Lakukan pengecekan menyeluruh. Mulai dari kondisi kemudi, busi, kelistrikan, CVT, hingga pembersihan area itu. Oli juga perlu diganti, berarti ada tambahan biaya Rp 58 ribu.

Berakhirlah semua fasilitas gratis. Kini semua bergantung pemakaian. Di bulan ke sepuluh atau sebelas (10.500km), oli kembali harus dikuras. Tambahkan Rp 58 ribu, termasuk jasa mekanik. Busi dan oli trasmisi pun sudah saatnya diganti, masing-masing dijual Rp 25 ribu dan Rp 16 ribu. Jadi kalau ditotal, selama tahun pertama konsumen hanya perlu menyiapkan budget Rp 215 ribu, dengan asumsi pemakaian 1.000 km per bulan. Ekonomis.

Tahun Kedua



Lantas bagaimana tahun kedua, saat tak ada lagi subsidi dari AHM? Tentu, nominalnya bisa melonjak dua kali lipat bahkan lebih. Pertama yang perlu dibayar adalah pajak. Dari penulusuran kami, tertera angka Rp 428,8 ribu untuk pajak Honda ADV150 pada komponen PKB.

Catatan itu didapat dari aplikasi Samsat Jawa Barat. Tapi, nominal belum termasuk SWDKLLJ pokok. Kurang lebih ditambah Rp 35 ribu lagi. Ingat, perhitungan ini berdasar pada kepemilikan pertama. Jika nama Anda tertera di banyak kendaraan, tak menutup kemungkinan mencapai Rp 800 ribuan. Jangan lupa selalu blokir nama setelah menjual motor, karena berpotensi digunakan orang lain.

Berikutnya, spare part di luar oli mulai termakan usia. Misal saringan udara, harus diganti setiap 16.000km. Harganya Rp 73,5 ribu. Lanjut belt CVT yang diganti setiap 22.000km atau dua tahun, dijual seharga Rp 186 ribu belum termasuk ongkos pasang. Sama halnya dengan kampas kopling, dua tahun sekali baiknya diganti, atau 24.000km. Harganya Rp 186 ribu termasuk roller.

Kampas rem pun ikut terkikis, masing-masing Rp 118 ribu (Depan) dan Rp 62,5 ribu (Belakang). Karena sudah tak ada subsidi jasa gratis, paket lengkap servis dibanderol Rp 165 ribu. Meliputi pengecekan seluruh komponen dan pembersihan area fundamental ADV150. Total di luar jasa, Anda perlu siapkan uang Rp 1,089 juta di tahun kedua. Ini belum termasuk penggantian oli dan perawatan lengkap, karena bergantung pada kebutuhan masing-masing.

Perhitungan tahun ketiga bisa mengacu pada paparan biaya tahun pertama ditambah biaya pajak dan servis tiga kali. Sementara tahun keempat bisa melihat perincian biaya tahun kedua. Kurang lebih, inilah gambaran kasar memelihara Honda ADV150.

Harus digarisbawahi, setiap konsumen bisa mendapat angka yang lebih mahal atau bahkan jauh di bawah. Kami mengambil jarak rata-rata 1.000km sebulan, dan rasanya sangat relevan. Mengingat begitu banyak masyarakat yang tinggal di pinggiran Jakarta, sementara tempat berkegiatan ada di tengah kota. (Hlm/Van)

Baca Juga: Kawasaki KLX150 Termahal, Dapat Apa Saja?

Jelajahi Honda ADV 150

Model Motor Honda

  • Honda Scoopy
    Honda Scoopy
  • Honda Beat
    Honda Beat
  • Honda PCX160
    Honda PCX160
  • Honda Vario 150
    Honda Vario 150
  • Honda Vario 125
    Honda Vario 125
  • Honda CRF150L
    Honda CRF150L
  • Honda Beat Street
    Honda Beat Street
  • Honda CBR150R
    Honda CBR150R
  • Honda ADV 150
    Honda ADV 150
  • Honda CBR250RR
    Honda CBR250RR
  • Honda Genio
    Honda Genio
  • Honda CB150R Streetfire
    Honda CB150R Streetfire
  • Honda Supra X 125 FI
    Honda Supra X 125 FI
  • Honda CB150 Verza
    Honda CB150 Verza
  • Honda Super Cub C125
    Honda Super Cub C125
  • Honda Supra GTR 150
    Honda Supra GTR 150
  • Honda Sonic 150R
    Honda Sonic 150R
  • Honda Revo
    Honda Revo
  • Honda PCX eHEV
    Honda PCX eHEV
  • Honda Goldwing
    Honda Goldwing
  • Honda X-ADV
    Honda X-ADV
  • Honda Rebel
    Honda Rebel
  • Honda CRF1100L Africa Twin
    Honda CRF1100L Africa Twin
  • Honda Sh150i
    Honda Sh150i
  • Honda CB650R
    Honda CB650R
  • Honda CBR600RR
    Honda CBR600RR
  • Honda CB500F
    Honda CB500F
  • Honda CB500X
    Honda CB500X
  • Honda CRF250Rally
    Honda CRF250Rally
  • Honda CT125
    Honda CT125
  • Honda CBR1000RR-R
    Honda CBR1000RR-R
  • Honda CBR500R
    Honda CBR500R
  • Honda Forza 250
    Honda Forza 250
  • Honda Monkey
    Honda Monkey
Motor Honda

Jangan lewatkan

Coronavirus

Anda mungkin juga tertarik

Video Motor Honda ADV 150 Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Motor Honda ADV 150

Bandingkan & Rekomendasi

Tren Scooter

  • Yang Akan Datang