Toyota Supra Diracik Tuner Spesialis BMW, Ubahannya Masih Malu-Malu

Toyota Supra Diracik Tuner Spesialis BMW, Ubahannya Masih Malu-Malu
Gambar
Review Pengguna

Menurunkan darah legenda Japanese Tuner, Toyota Supra GR Sport menjadi bulan-bulanan para modifikator. HKS mungkin tidak asing di telinga, namun pernahkan mendengar AC Schnitzer memodifikasi Toyota? Untuk pertama kalinya dalam sejarah, tuner spesialis BMW ini mempermanis serta meningkatkan performa sportscar blasteran Asia-Eropa.



Tidak mengherankan jika rumah modifikasi BMW bermain-main dengan Supra. Pasalnya, mobil sport ini merupakan hasil kolaborasi raksasa otomotif Jepang dan Jerman. Ia bahkan dilahirkan bersama sang saudara, BMW Z4, di fasilitas Magna Steyr, Austria. DNA pembangun kurang lebih serupa : platform CLAR berjantung enam silinder B58. Maka dari itu, mudah bagi AC Schnitzer dalam urusan menambah stamina dan kelincahan Supra. Mengintegrasikan kompetensi utama yang dibangun lebih dari 30 tahun.


Schnitzer merancang peranti pencuci otak ECU standar. Meningkatkan potensi mesin tanpa mengotak-atik jeroan. Hasilnya, ekstraksi tenaga meningkat dari 340 hp jadi 400 hp. Kekuatan memuntir roda paling melonjak, catatkan 600 Nm di atas kertas. Agar bisa sedikit berkoar, alunan nada knalpot standar diganti unit silencer khusus.


Itulah fokus mereka, disebutkan torsi melimpah lebih penting dari jumlah tenaga kuda. Dipastikan sanggup memeras lebih banyak tenaga, namun tidak dilakukan sebab mempertimbangkan tingkat stres jantung demi umur panjang.



Keseimbangan antara tenaga dan pengendalian dipertahankan. Sentuhan sektor kaki-kaki memanfaatkan coilover sebagai pengganti suspensi bawaan. Ketinggian dapat diatur 30-40 mm. tak hanya itu, setelan bantingan menyokong kelincahan kala melahap tikungan. Kalau tidak mau ribet, AC Schnitzer juga tawarkan opsi sederhana, spring kit. Paket ulir per ini menurunkan postur sejauh 25 mm. Seluruh pengembangan performa seharusnya menjadikan Supra semakin menyenangkan untuk dikendarai.


Biasanya, modifikator ini menumpahkan ide ubahan eksterior cukup signifikan. Lain cerita pada Supra. Penuh kehati-hatian seakan sedang memegang barang baru nan mahal. Boleh disebut gaya modifikasi ringan dan fungsional. Hanya menambah splitter depan, demi mendongkrak tampilan gahar sekaligus meningkatkan aerodinamika. Pun sama halnya di bagian buritan. Rupa asli dibiarkan perawan, mereka hanya tambahkan spoiler dan pilihan tailpipe bermaterial stainless steel atau serat karbon.



Urusan sepatu menjadi ciri khas modifikator Jerman ini. Sejak lebih dari tiga puluh tahun lalu, pelek bintang berpalang lima melekat sebagai identitas AC Schnitzer. Interpretasi terkini digambarkan pada model 20 inci AC-1 dan AC-3. Walau multispoke, nuansa bintang tetap terbayangkan. Total ada empat pilihan, AC-3 bisa dikelir muka antrasit dengan aksen silver atau kebalikan. Sementara AC-1 disediakan bicolour atau antrasit polos. Semua ini sebagai pilihan penghias kaki Supra dan Z4. (Krm/Tom)


Sumber : AC Schnitzer, Motor1


Baca Juga: First Drive Toyota GR Supra: The Legend Returns

Jelajahi Toyota GR Supra

Toyota GR Supra Rp 2,15 Milyar Cicilan : Rp 48,99 Juta

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store