jakarta-selatan
Bahasa en | id

BMW Z4

Dapatkan promo eksklusif, test drive, & kredit bunga rendah dari dealer resmi Lihat promo FEBRUARY
Performa
Kekuatan 184 hp
Mesin 1997 cc
 
Kenyamanan
AC Ya
Power steering Ya
 
Keselamatan
Kantong Udara Pengemudi Ya
 
Kapasitas
Tempat Duduk 2 Kursi
 
Menampilkan informasi mengenai BMW Z4 sDrive20i AT - Petrol

Harga BMW Z4

Varian (Harga OTR)  
Varian Bensin
sDrive20i AT
184 hp, 1997 cc Bensin
  

Bandingkan BMW Z4 dengan Mobil Sejenis

VS

Video BMW Z4

Lihat video terbaru BMW Z4 untuk mengetahui interior, eksterior, performa, dan lainnya.

Gambar BMW Z4

Warna BMW Z4

  • Alpine White

  • Black

  • Black Sapphire Metallic

  • Crimson Red

  • Deep Sea Blue Metallic

  • Glacier Silver Metallic

  • Mineral Grey Metallic

  • Mineral White Metallic

  • Orange

  • Orion Silver Metallic

Review BMW Z4

Tinjauan

Pendahuluan

BMW Z4 merupakan salah satu mobil roadster yang paling mendominasi pasar global. Secara umum, tipe mobil ini terdiri dari dua kursi dengan atap terbuka. Z4 merupakan produk yang berkualitas, dinilai berdasarkan mekanisme gerak roda belakang dan mesin irit dan berdaya besar yang ditawarkannya. Sejarah mobil roadster BMW terhitung dari tahun 1956, yang dihadirkan dalam model BMW 507, setelah perusahaan memperkenalkan berbagai produk terbaru dengan kerangka yang sama tapi membatasi jumlahnya, menimbang karakternya yang tidak sebanding dengan pasar umum. Mesin tersedia dalam dua pilihan yaitu 2.0 liter dan 3.0 liter.

Mesin, Jarak Tempuh, dan Varian

BMW Z4 tersedia dalam dua varian mesin. Yang pertama adalah turbocharged kapasitas 2.0 liter dan mesin intercooled DOHC in-line 4 silinder 16 katup ; BMW menamakannya dengan sDrive20i. Mesin ini menyemburkan tenaga sebesar 184 hp pada 5000 rpm dengan torsi setara 270 Nm pada rentang putaran 1250 hingga 4500. Mesin ini berakselerasi hingga 100 kmpj hanya dalam 6,9 detik dengan tingkat efisiensi sebesar 14,7 kmpl. Varian mesin kedua yang ditawarkan adalah mesin twin turbo in-line kapasitas 3.0 liter 6-silinder ; dinamakan dengan sDrive35i. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 306 hp pada 5800 rpm dengan torsi sebesar 400 Nm pada rentang putaran 1300 rpm hingga 5000 rpm. Mesin ini memiliki angka percepatan yang lebih mumpuni, dimana hanya memerlukan 5,2 detik untuk menembus 100 kmpj dari posisi diam dengan rata-rata konsumsi bahan bakar 10,6 kmpl.

Eksterior

Z4 menyandang karakteristik sebagai mobil sport yang menambahkan kepraktisan dalam berkendara baik di jalan kota maupun jalan tol. Mobil ini memiliki ground clearance yang rendah untuk performa berkendara yang baik, namun terkadang kurang mumpuni. Mobil tersebut memiliki detail ukuran dengan panjang 4239 mm, lebar 1790 mm, dan tinggi 1291 mm. Desain roadster Z4 menonjolkan sebuah kap yang memanjang sehingga mobil terkesan panjang dan kokoh. Gril berbentuk kidney yang khas pada bagian depan terlihat sempurna ketika dipadukan dengan lampu utama bi-Xenon ganda. Tampilan yang canggih tidak memungkinnnya untuk dibawa ke arena balap, melainkan lebih cocok untuk performa di jalan raya.

Interior

Mobil ini terdiri dari kabin yang luas dengan tempat penyimpanan kecil untuk pernak pernik. Juga terdapat penyempurnaan pada kualitas bahan. Mobil ini menyediakan perangkat opsional navigasi satelit namun dengan tambahan biaya. Sistem pencahayaan LED dan balutan bahan kulit pada dashboard dan roda kemudi sangat elegan. Kursi juga sempurna dan dibekali berbagai paket opsional. Seperti mobil BMW lainnya, mobil ini juga dilengkapi dengan interface iDrive dengan fitur command dial yang memantau informasi kendaraan. Dengan layar sentuh 8,8 inchi serta sistem audio Hi-Fi Professional, mobil ini memiliki keunggulan di kelasnya. Pada boot, atap terbuka dan anda tidak akan mendapatkan tempat penyimpanan yang besar, namun anda dapat menggunakan ruang berkapasitas 180 liter dengan atap turun dan 310 liter dengan atap naik.

Keselamatan, Pengereman, dan Fasilitas Lainnya

Z4 memiliki sistem kemudi dan kontrol yang mumpuni. Perbaikannya cukup signifikan namun harus bersaing ketat dengan Porsche Boxter. Z4 dibekali dengan sistem penanganan dan kemampuan manuver yang baik, tetapi terkadang stir kemudi terlalu kaku untuk dikontrol dan dinikmati selama berkendara. Namun, sistem kemudi tersebut akan menjadi lebih nyaman pada kecepatan tinggi yang stabil. Peleknya berukuran 17 inchi dengan genggaman yang kuat di atas trek menunjukan performa yang handal. BMW juga menambahkan beberapa fasilitas untuk meningkatkan keselamatan, seperti park distance control untuk menampilkan pergerakan mobil yang lebih baik. Terlepas dari itu, semua fitur keamanan pasif yang mendasar juga ditemukan dalam BMW Z4 ini, seperti ABS, EBD, dan BA.

Kesimpulan

BMW Z4 merupakan salah satu dari beberapa roadster yang tersedia di pasar global. Mobil ini memiliki banyak karakter dan kepribadian yang berani yang diwarisi dari merek kendaraan lainnya. Z4 cukup sulit untuk bersaing dengan Porsche dan Mercedes. Tapi, dengan beberapa unggulan yang dimilikinya, mobil ini dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi para konsumer.

Berita BMW Z4

BMW Akhiri Produksi Z4

Pabrikan asal Jerman, BMW AG, akhirnya memberhentikan siklus hidup roadster mereka, BMW Z4. Dengan berakhirnya penerus Z3 ini dapat diartikan sebagai jawaban atas rumor mengenai Z5 yang bakal menjadi suksesor Z4. Dikutip dari BimmerToday, satu unit BMW Z4 yang keluar dari lantai pabrik perakitan di Regensburg (22/8) merupakan penutup dari 115.000 unit Z4 E89 yang diproduksi di pabrik tersebut sejak tahun 2009. Produksi terakhir Z4 memang sudah terjadwalkan dari jauh hari. Meskipun pihak pabrikan masih mengembangkan model yang akan menjadi penerusnya, tentu para pencinta roadster akan terus bertanya-tanya mengenai BMW Z5 yang spy shot-nya sudah sering muncul di media-media online.... Baca Selengkapnya

Ditayangkan Pada | Agt 30, 2016 | Dilihat 1269 Kali

Sportscar BMW-Toyota Akan Dirakit Di Austria

Jika Mercedes-Benz memilih Nissan untuk menjadi rekanan dalam membuat pickup double cabin, maka BMW memilih Toyota untuk membuat mobil barunya. Kerjasama BMW dan Toyota ini memang sudah berlangsung sejak tahun 2014 lalu, dan tidak seperti Mercedes-Benz yang hanya mengambil platform Nissan Navara, BMW dan Toyota memang bekerja bahu membahu untuk membuat sebuah sports car. Sebuah pabrk perakitan di Austria akan menjadi pusat produksinya. Sport car baru ini memang sangat dibutuhkan oleh keduanya, untuk mengisi porto folio produk papan atas. BMW sangat memerlukan mobil baru untuk mengganti Z4 yang sudah mulai menua, sedangkan Toyota yang tertinggal dari Honda maupun Nissan yang... Baca Selengkapnya

Ditayangkan Pada | Mei 17, 2016 | Dilihat 953 Kali
Pilih kota untuk memulai pencarian
Atau pilih dari daftar kota populer