Rekomendasi Varian Mitsubishi Pajero Sport Bekas Tahun Muda 2016-2020

Rekomendasi Varian Mitsubishi Pajero Sport Bekas Tahun Muda 2016-2020
Gambar
Review Pengguna

Jika Anda mengincar kendaraan berjenis medium SUV diesel. Salah satu model populer di Indonesia ialah Mitsubishi Pajero Sport. Lupakan sejenak wacana pemerintah untuk menerapkan PPnBM 0 persen bagi mobil baru hingga 2.500 cc. Fokus kali ini pada kendaraan bekas. Harga baru kini dilepas mulai Rp 502, 8 juta. Tapi dipasar mobkas area Jabodetabek relatif menggiurkan. Rata-rata keluaran tahun muda, seperti tercantum dalam OTO.com, tak sampai setengah miliar. Berikut daftar lengkap beserta jarak pemakaian.

  • Pajero Sport 2020 (45.767 km), Dakar 4x2 AT Rp 450 juta
  • Pajero Sport 2018 (85.000 km), Dakar 4x2 AT Rp 445 juta
  • Pajero Sport 2018 (55.000 km), Exceed 4x2 AT Rp 385 juta
  • Pajero Sport 2018 (60.000 km), GLX 4x4 MT Rp 425 juta
  • Pajero Sport 2017 (50.000 km), Dakar 4x2 AT Rp 420 juta
  • Pajero Sport 2017 (45,000 km), Ultimate 4x2 AT Rp 455 juta
  • Pajero Sport 2016 (75,000 km), Dakar 4x2 AT Rp 360 juta
  • Pajero Sport 2016 (39.900 km), Dakar 4x2 AT Rp 380 juta
  • Pajero Sport 2016 (45,678 km), Dakar 4x2 AT Rp 405 juta

Varian mana yang paling direkomendasikan? Andai dana kontan tersedia di kantong Rp 400 jutaan. Maka paling realistis membeli Pajero Sport Dakar AT. Sebab mesin tersuguh menggunakan teknologi paling mutakhir garapan Mitsubishi. Trim menengah ke atas tetap memakai pemacu diesel 4N15 MIVEC 2.4L. Contohnya bersemayam di Dakar 4x2 AT, Dakar Ultimate 4x2 serta Dakar 4x4 AT. Berbekal bantuan Variable Geometry Turbo (VGT) dan intercooler. Mesin diesel 2,4 liter ini memompa daya 181 PS pada 3.500 rpm. Selanjutnya momen puntir optimal 429 Nm di 2.500 rpm. Buncahan tenaga disalurkan menggunakan transmisi otomatis 8-speed.

Mitsubishi Pajero Sport Ultimate 4x2 A/T

Mitsubishi Pajero Sport Dakar Ultimate 4x2 A/T 2018

Baik Dakar AT maupun Ultimate sudah memiliki Adaptive Cruise Control (ACC). Perangkat ini bisa membebaskan pengemudi dari menginjak pedal gas dan juga pedal rem secara kontinu. Sebab ACC sanggup menyesuaikan kecepatan dengan kondisi lalu lintas. Fitur canggih ini menggunakan bantuan laser dan sensor-sensor lain. Termasuk untuk melakukan pengereman secara otomatis (adaptif).

Baca juga: Telisik Perbedaan Mitsubishi Pajero Sport Dakar dan Dakar Ultimate

Pada fitur Adaptive Cruise Control di Pajero Sport Dakar ke atas, sudah menggunakan teknologi laser. Ia sanggup mendeteksi jarak dengan kendaraan lain yang berada di depan. Mobil segera mengerem ketika jarak kendaraan sudah terlalu dekat. Begitu juga tatkala mobil mendeteksi jarak terlalu jauh dengan kendaraan di depan. Ia bakal menambah kecepatan sesuai dari setingan kecepatan terakhir.

Fitur safety (unit 2016-2020) secara umum senantiasa dipertahankan dari milik Pajero Sport gres. Dari varian Dakar hingga Ultimate ke atas memiliki Forward Collision Mitigation (FCM), Ultrasonic Miss-acceleration Mitigation System (UMS), Electric Parking Brake (EPB), Brake Auto Hold (BAH). Tidak hanya itu, perangkat lain senantiasa tersedia seperti tujuh SRS Air Bags, Active Stability & Traction Control (ASTC), Anti-lock Braking System, Electronic Brake Distribution, Brake Assist. Kemudian ia juga didukung oleh teknologi RISE (Reinforced Impact Safety Evolution) body dan Rigid Lightweight body. Itulah alasan Dakar lebih value for money, walau kondisi bekas.

Sementara jika Anda memilih GLX atau Exceed. Mereka menggunakan enjin peminum solar berkubikasi lebih besar. Pemacu daya berkode 4D56 DOHC ini punya volume bakar 2,5 liter DOHC plus turbo. Dengan ukuran bore stroke 91,1 x 95,0 resultan daya tersembur mencapai 136 PS di 4.000 rpm dan momen puntir 324 Nm sejak 2.000 rpm. Penyaluran tenaga menggunakan pilihan transmisi manual lima percepatan atau matik konvensional lima percepatan. Namun lontaran tenaga kalah jauh dari Dakar. Rentang transmisi juga terbatas, tak sampai 8-speed.

Mitsubishi Pajero Sport Exceed CKD

Mitsubishi Pajero Sport Exceed

Contoh, Exceed 4x2 AT lansiran 2018 dengan jarak pakai 55.000 km dilepas sekitar Rp 385 jutaan. Namun varian ini belum memiliki Active Stability & Traction Control (ASC + TCL), Hill Start Assist (HSA) Hill Descent Control (HDC). Lalu minus fitur Brake Assist (BA), Ultrasonic Mis-acceleration Mitigation System (UMS). Dan hanya tersedia dual SRS airbags saja. Maka menjadi wajar, unit bekas jauh lebih murah dari Dakar AT.

Namananya mobil bekas, perlu dicek lebih cermat soal beberapa hal di Pajero Sport. Misalnya saja bagian kaki-kaki. Lihat kondisi Shockbreaker belakang, apakah masih kering atau oli rembes. Penggunaan ekstra di medan tak rata membuat usia peredam guncangan lebih pendek. Pastikan hal itu aman dari lumuran oli. Lalu steering shaft juga mesti dicek. Bila saat Anda test drive kemudian lingkar kemudi terasa bergetar. Kemungkinan besar bagian itu bermasalah.

Terakhir, cek pula bagian rotor disc. Dalam kondisi normal, jika Anda menginjak pedal sistem pengereman terasa halus. Namun cakram yang bergelombang bakal menimbulkan getaran saat mobil bergerak kencang dan injak pedal rem. Misal terlanjur membeli, sebaiknya ganti menggunakan suku cadang orisinal. Fatal jika menggunakan produk aftermarket dengan banderol di bawah harga standar. Urusan pengereman tak bisa main-main.

promo pajero sport

Itulah rentang harga model bekas yang dapat menjadi petimbangan calon pembeli. Memang, bentuk muka masih pakai desain Dynamic Shield lama. Tapi dari kelengkapan fitur maupun nilai jual, sebetulnya tak kalah dari model facelift berwajah Xpander. Semua kebali lagi pada preferensi masing-masing kebutuhan personal. Untuk melihat komparasi dan artikel lain soal Pajaro Sport sila disimak di OTO.com. Informasi tersaji lengkap. (Alx/Tom)

Baca juga: Berapa Harga Bekas Mitsubishi Xpander Usai Penerapan PPnBM 0 Persen?

Jelajahi Mitsubishi Pajero Sport

Mitsubishi Pajero Sport Rp 502,8 - Rp 733,7 Juta Cicilan : Rp 11,47 Juta

Bandingkan & Rekomendasi