Menguji Adrenalin Bersama Monster Affalterbach di AMG Speedway
Kunjungan eksklusif ke sirkuit pertama di dunia yang menyandang nama AMG
Menempuh perjalanan sekitar satu jam dari hiruk pikuk Seoul menuju kawasan Yongin, pemandangan kota mulai berganti dengan perbukitan hijau yang menyembunyikan sebuah tempat sakral bagi para pemuja kecepatan. Lokasi tersebut adalah AMG Speedway, sebuah sirkuit yang mencatatkan sejarah sebagai lintasan balap pertama di dunia yang secara resmi menyandang nama divisi performa tinggi Mercedes-Benz.
KEY TAKEAWAYS
Berapa panjang lintasan dan jumlah tikungan di AMG Speedway?
Sirkuit ini memiliki panjang lintasan 4,346 kilometer dengan total 16 tikungan yang mengombinasikan trek lurus untuk kecepatan tinggi dan tikungan teknis.Bagaimana sejarah singkat dari sirkuit AMG Speedway di Korea Selatan?
Sebelum bernama AMG Speedway, sirkuit ini dikenal sebagai Everland Speedway yang dibuka pada 1995 sebagai sirkuit permanen pertama di Korea Selatan. Baru pada Mei 2018 bertransformasi menjadi AMG Speedway melalui kemitraan dengan Mercedes-Benz Korea.Kehadiran saya di sini melanjutkan rangkaian kegiatan pasca peluncuran All-New C-Class Electric. Dibawa oleh pihak Mercedes-Benz untuk merasakan langsung program AMG Experience yang dirancang untuk mengeksplorasi kemampuan mesin-mesin buas dari Affalterbach.
Photo: OTO | OdiSirkuit ini memiliki akar sejarah yang sangat kuat dalam industri otomotif Korea Selatan. Sebelum bertransformasi menjadi AMG Speedway pada Mei 2018, beroperasi di bawah kemitraan antara Mercedes-Benz Korea dan Samsung Group. Saat itu dikenal sebagai Everland Speedway yang dibuka pertama kali pada tahun 1995.
Sebagai sirkuit permanen pertama di Korea, AMG Speedway mengalami berbagai renovasi besar untuk mencapai standar internasional. Sekarang, panjang lintasan mencapai 4,346 kilometer dengan total 16 tikungan. Terdiri dari kombinasi tikungan teknis hingga trek lurus untuk mencapai kecepatan puncak.
Monster Ganas AMG GT
Sesi pertama langsung berhadapan lini top tier dalam jajaran model Mercedes-AMG. Tentu dengan sigap saya langsung menuju Mercedes-AMG GT 63 S Coupe, tepat di belakang Mercedes-AMG GT 63 S 4-Door Coupe sebagai leader. Berada di balik kemudi monster ini memberikan sensasi sangat kontras antara kemewahan kabin dan brutalnya performa mesin 4.0L V8 Biturbo.
Photo: OTO | OdiMode sengaja diatur di Sport+. Saat pedal gas diinjak dalam, dorongan torsi sebesar 800 Nm terasa menyesakkan. Meski bodi berdimensi cukup besar, ia tetap lincah dan tajam saat masuk dan keluar tikungan. Memberikan kepercayaan diri penuh bagi pengemudi.
Photo: OTO | OdiSelanjutnya beralih ke Mercedes-AMG SL 63. Karakternya berbeda dari GT 63S. SL 63 menawarkan sisi romantis dari sebuah roadster berperforma tinggi. Apalagi dengan atap yang beralih ke soft top, raungan knalpot V8 terdengar lebih intim tanpa ada penghalang antara telinga dan saluran pembuangan. Meskipun memiliki aura Grand Tourer yang kental, SL 63 tetap menunjukkan taringnya saat dipacu di sirkuit. Keseimbangan bobot dan pusat gravitasi rendah membuatnya sangat stabil saat melibas tikungan panjang. Membuktikan bahwa mobil ini tidak mementingkan penampilan, tetapi juga sangat kompeten untuk melahap sirkuit balap.
SUV Experience Center
Area AMG Speedway tidak hanya lintasan aspal. Ada SUV Experience Center yang berada di area yang sama. Di sini, karakter tangguh model SUV Mercedes-Benz diuji melalui berbagai rintangan off-road.
Disopiri instruktur menggunakan Mercedes-AMG G 63 di habitat aslinya, memberikan pemahaman mengapa mobil ini menyandang status legenda. Dengan tiga diferensial yang dapat dikunci, G 63 mampu mendaki tanjakan curam dan melintasi kemiringan sisi ekstrem tanpa sedikitpun keraguan.
Photo: OTO | OdiMenariknya lagi, Mercedes-Benz GLS 580 4Matic turut diuji di area off-road. Meski secara kasta diposisikan sebagai SUV mewah berkapasitas tujuh penumpang, GLS 580 menunjukkan kapabilitas yang mengejutkan saat harus melintasi kubangan air dalam dan jalur berlumpur. Fitur E-Active Body Control bekerja secara aktif untuk menyesuaikan setiap suspensi secara independen. Memastikan kabin tetap stabil dan nyaman bagi penumpang meskipun roda sedang berjuang mencari traksi di atas permukaan yang tidak rata.
Photo: Mercedes-BenzPengalaman seru di AMG Speedway memberikan gambaran bahwa setiap kendaraan berlogo bintang sudut tiga dirancang dengan integritas teknis yang luar biasa. Baik untuk mengejar waktu di sirkuit maupun menaklukkan alam liar. (ODI)
Baca Juga:
Mercedes-Benz Electric G 580 Edition One: Tangguh dan Ramah Lingkungan
Berkunjung ke Maybach Brand Center Pertama di Dunia yang Ada di Seoul
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
Model Mobil Mercedes Benz
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Unggulan Mercedes Benz
- Terbaru
- Populer
Video Mobil Mercedes Benz Terbaru di Oto
Artikel Mobil Mercedes Benz dari Carvaganza
Artikel Mobil Mercedes Benz dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature