Mitsubishi Pastikan Tak Gunakan Mesin Nissan Untuk Saingi Toyota Avanza

Mitsubishi Pastikan Tak Gunakan Mesin Nissan Untuk Saingi Toyota Avanza
Gambar
Review Pengguna

Jakarta - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), yang merupakan perusahaan hasil pemecahan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors Indonesia (KTB) mulai menampakkan batang hidungnya di hadapan media.

Salah satu informasi kunci yang mereka paparkan adalah kepastian untuk tak menggunakan mesin Nissan di model Low / Small MPV mereka untuk menyaingi hegemoni Toyota Avanza. Ya, sebelumnya digadang mobil berbasis purwarupa XM Concept ini dijual juga oleh Nissan terkait jalinan kerjasama mereka di level global.

Bahkan saat ini presdir Nissan pun digantikan pejabat eks KTB. Meski demikian, kerjasama ini dipastikan tak berlanjut dengan pemasangan mesin 1.5 liter produksi Nissan. “Tidak, kami tak pakai mesin Nissan,” ujar Executive General Manager MMC Marketing Division, Osamu Iwaba di Jakarta Selatan, Kamis (23/3) lalu.

Menurutnya, mesin yang digunakan nanti adalah mesin karya Mitsubishi. Hal ini tentu memperjelas eksplanasi Tsunehiro Kunimoto, Senior Executive Officer, Corporate General Manager Design Office MMC saat mempresentasikan projek XPANDER di GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2016.

Kala itu, Kunimoto menjelaskan pada versi produksi nanti, XM Concept sudah mengadopsi mesin 1.5 liter bensin dengan skema penggerak roda depan. Sedang pada susunan rangka bodinya mengaplikasikan sistem monokok (body on frame).

Sang Presdir baru MMKSI yang resmi bekerja pada 1 April nanti juga memaparkan bahwa dirinya belum memiliki rencana kerjasama apapun dengan PT Nissan Motor Indonesia (NMI). “Pada saat ini kami belum mengarah ke sana,” jelas Kyoya Kondo pada OTO.com saat ditanya strateginya bersama NMI.

Kyoya Kondo 2017 02

“Secara global, Nissan dan Mitsubishi memang bersinergi. Salah satu bentuk sinerginya adalah berbagi Platform. Tapi, untuk saat ini kami belum memutuskan, tutur Kyoya yang hobi olahraga triathlon.

Sebelumnya memang santer beredar berita bahwa Small MPV Mitsubishi nanti menggunakan mesin Nissan. Pasalnya di seluruh dunia, merek berlambang tiga berlian ini tak mempunyai mesin 1.5 liter untuk model mobil yang harganya terjangkau. Merebaknya kerjasama global antar Mitsubishi dan Nissan pun mengencangkan isu bahwa Nissan menjadi penyuplai mesinnya. Penjelasan Iwaba pun akhirnya memupuskan kabar tersebut.

Seperti Apa XM Concept?

Seperti diketahui, purwarupa XM Concept memang diproduksi sebagai Small MPV pada Oktober nanti di pabrik baru Mitsubishi. Pada pabrik yang dioperasikan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) itu, pesaing Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, juga Honda Mobilio dirakit untuk pertama kalinya.

interior XM

Desainnya mengekspresikan penggabungan konsep antar SUV dengan MPV. Namun bukan serta-merta meninggikan sosok MPV, ataupun memanjangkan basis model yang sudah existing, lalu membuatnya menjadi sebuah crossover. Mitsubishi yang memiliki pengalaman tinggi dalam membangun sebuah SUV memilih meracik dari nol, sebuah konsep kendaraan yang bisa dikenali sebagai kendaraan berdaya jelajah tinggi, namun tetap kapabel layaknya MPV.

Terkait harga, Kunimoto sempat menjelaskan bahwa pihaknya yakin dengan positioning harga segmen Small MPV (Rp 180-230 juta). Di kelas ini, ia bersaing dengan Avanza, Xenia, Suzuki Ertiga, Chevrolet Spin dan Nissan Grand Livina.

Kunimoto pun menegaskan bahwa harapan mereka nantinya model ini dijual dengan harga yang bisa sekompetitif mungkin. “Kami terus meningkatkan kandungan lokalnya, agar harga jual mobil ini nanti bisa lebih kompetitif,” tutup Kunimoto.

Baca Juga: Pejabat Mitsubishi Gantikan Presdir Nissan Indonesia

Sumber Foto: Mitsubishi, Mediakoe

Jelajahi Mitsubishi Xpander

Mitsubishi Xpander Rp 221,4 - Rp 278,2 Juta Cicilan : Rp 5,05 Juta

Bandingkan & Rekomendasi