GR Supra Kena Recall, Bukan dari Toyota Melainkan BMW

GR Supra Kena Recall, Bukan dari Toyota Melainkan BMW

Toyota Supra 2020 di AS kena recall oleh National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) lantaran sabuk pengaman. Dalam laporan NHTSA, dudukan safety belt-nya kemungkinan tidak dilas dengan benar. Jika kesalahan ini ditemukan oleh operator, mobil pasti diganti secara utuh. Ironisnya, laporan recall justru ditujukan untuk BMW, bukan Toyota. Jadi, masalahnya dari mana?

Toyota GR Supra front

Seperti kita tahu, Supra dan Z4 memang hasil kolaborasi antara dua pabrikan ternama. Kolaborasi ini justru selalu menjadi bahan argumen bagi penggemar Supra. Pasalnya, Toyota menghidupkan kembali sebuah nama legendaris, namun bukan berasal dari basis ciptaan sendiri. Sebagian berargumen, Supra adalah Z4 ‘rebadge’. Sebagian lagi bilang, Supra dan Z4 spesies berbeda.

Berita recall ini malah memperkuat argumen pertama. Melansir dari Motor1, dokumen recall Toyota Supra ditujukan NHTSA untuk BMW of North America, LLC. Update terkini dari representatif Toyota pun menyebutkan, “BMW membuat Supra di Pabrik Magna Steyr, Austria. Maka dari itu, BMW-lah yang lakukan pengarsipan recall dengan NHTSA.”

Recall terkait kurang baiknya pengelasan pada dudukan pengatur sabuk pengaman. Cacat produk ini, dikhawatirkan membuat seatbelt tidak mampu menahan penumpang saat terjadi kecelakaan. Untungnya hanya tujuh mobil terkena dampak, dan empat di antaranya sudah ditangani.

Ada benarnya jika beranggapan Supra hanyalah Z4 ‘rebadge’. Di balik tubuhnya yang menawan, terdapat mesin dan transmisi BMW. Struktur bangunannya pun kurang lebih serupa. Bahkan ketika melihat interior, sarana hiburan Supra mengusung sistem iDrive milik BMW.

Namun kami rasa tidak ada salahnya berbagi platform dengan pabrikan lain. Tujuan Toyota sebenarnya sederhana, ingin menyematkan mesin 6-silinder untuk Supra. Hanya saja, pengembangannya tidak menguntungkan bagi bisnis.

Sesungguhnya, Supra dan Z4 memang spesies berbeda, dengan target pasar yang berbeda pula. Supra menggunakan mesin 3.000 cc 6-silinder turbo, lebih unggul ketimbang Z4 dengan 2.000 cc 4-silinder turbo. Selain itu, Supra merupakan kupe beratap keras sementara Z4 roadster.

Hal lain sebagai pembeda, Supra ialah konsep mobil yang memang dikembangkan untuk para modifikator. Melansir dari kanal YouTube The Fast Lane Car, Chief Engineering Toyota Tetsuya Tada menjelaskan beberapa komponen seperti lubang udara, penguat sasis, dan yang lainnya mempermudah modifikator untuk melakukan kustomisasi. Kesimpulannya, Supra memang bukan murni hasil pengembangan Toyota, namun ia juga bukanlah sebuah Z4 rebadge. (Krm/Odi)

Sumber: Motor1

Baca Juga: Harga Toyota GR Supra Indonesia Resmi Dirilis, Lebih Mahal dari BMW Z4

Jelajahi Toyota GR Supra

Model Mobil Toyota

  • Toyota Kijang Innova
    Toyota Kijang Innova
  • Toyota Rush
    Toyota Rush
  • Toyota Raize
    Toyota Raize
  • Toyota Fortuner
    Toyota Fortuner
  • Toyota Avanza Veloz
    Toyota Avanza Veloz
  • Toyota Agya
    Toyota Agya
  • Toyota Avanza
    Toyota Avanza
  • Toyota Yaris
    Toyota Yaris
  • Toyota Alphard
    Toyota Alphard
  • Toyota Calya
    Toyota Calya
  • Toyota Hilux
    Toyota Hilux
  • Toyota Hiace
    Toyota Hiace
  • Toyota Sienta
    Toyota Sienta
  • Toyota Land Cruiser
    Toyota Land Cruiser
  • Toyota CHR
    Toyota CHR
  • Toyota Vios
    Toyota Vios
  • Toyota Camry
    Toyota Camry
  • Toyota 86
    Toyota 86
  • Toyota CHR Hybrid
    Toyota CHR Hybrid
  • Toyota Vellfire
    Toyota Vellfire
  • Toyota GR Supra
    Toyota GR Supra
  • Toyota Camry Hybrid
    Toyota Camry Hybrid
  • Toyota Voxy
    Toyota Voxy
  • Toyota GR Yaris
    Toyota GR Yaris
  • Toyota Corolla Altis
    Toyota Corolla Altis
  • Toyota Corolla Cross
    Toyota Corolla Cross
Mobil Toyota

GIIAS 2021

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Toyota GR Supra Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil Toyota GR Supra

Bandingkan & Rekomendasi

Tren Coupe

  • Yang Akan Datang