• Wishlist

DFSK Rilis Mobil Listrik E3 EVR, Bisa Isi Baterai Sendiri

DFSK Rilis Mobil Listrik E3 EVR, Bisa Isi Baterai Sendiri

Mobil listrik DFSK E3 unjuk diri di Indonesia Electric Motor Show 2019. Berselang dua minggu, di negara asalnya Cina, mereka merilis model anyar Dongfeng Fengguang E3 EVR. SUV ini didasarkan pada E3 yang bertenaga listrik murni. Bentuknya pun identik, bahkan satu rupa pula dengan Glory 580. Hanya saja, model anyar kini dibubuhi mesin tambahan 1,5 liter. Dan bisa isi baterai sendiri.

DFSK E3

Kekuatan E3 EVR adalah kombinasi daya. Sama dengan DFSK Glory E3, yang didukung motor penggerak 163 PS. Namun ia diberi mesin bensin konvensional. Perlu dicatat, engine bukan sebagai penggerak. Istilah mekanisnya range extender. Berfungsi seperti genset, yang menyuplai listrik ke baterai lithium, untuk menambah daya jelajah mobil. Pabrikan mengklaim, tersedia tambahan jelajah 100 km dalam satu pengisian energi tunggal. Jika semua kondisi penuh, secara komprehensif mobil sanggup melaju 950 km. Jadi Anda bisa meluncur tanpa perlu colok ke stasiun pengisian listrik.

Banderolnya pun kini lebih mahal. Bila DFSK E3 dijual mulai 100 ribu yuan (Rp 200 jutaan), versi EVR dipasarkan mulai 120 ribu hingga 170 ribu yuan. Setara Rp 230 juta sampai Rp 330 jutaan. Kenapa murah? Sebab Pemerintah Cina memberi insentif keringanan pajak untuk mobil hijau macam ini. Jadi tak heran bila nilai jualnya mirip dengan SUV kompak bermesin 1,5 liter di sini.

Dimensi dan Fitur

Fengon E3 EVR punya tarikan garis samping bodi unik. Mengalir luwes dan mengadopsi kelir dual tone. Mobil baru punya panjang 4.385 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.650 mm dan wheelbase 2.655 mm. Bisa menampung lima penumpang. Untuk interior, E3 EVR cukup sporty, menekankan kendaraan gaya anak muda kekinian.

interior DFSK E3

Instrumen monitor lengkap, mengadopsi head unit mengambang 10,25 inci. Untuk menimbulkan kesan ramah lingkungan, banyak hiasan biru di kabin. Seperti warna panel, jahitan dan kulit jok. Urusan peranti keselamatan pun lengkap. Fengon E3 EVR dilengkapi konfigurasi bantuan keselamatan dan mengemudi yang canggih. Tersedia ESP electronic stability, front collision warning, lane departure warning system, uphill assistance dan steep slope descent. Selain itu, sang SUV listrik mendukung remote control kendaraan via APP seluler.

Cocok buat pasar Indonesia? Melihat infrastruktur mobil listrik dan bila regulasinya matang, seharusnya oke. Namun DFSK sementara ini memang masih sebatas mengenalkan model seperti E3. Pasalnya, perusahaan masih menunggu kepastian regulasi sebagai payung hukum terkait eletrifikasi. "Kami masih menunggu bagaimana pemerintah mengesahkan regulasinya. Kami juga terus berkomunikasi dengan pemerintah, untuk bagaimana kontribusinya," papar Permata Islam, General Marketing Manager PT Sokonindo Automobile, beberapa waktu lalu. (Alx/Odi)

Sumber: Chinapev

Baca Juga: Berbasis Renault Kwid, DFSK Fengsen EX1 Berbanderol Rp 138 Juta