jakarta-selatan

BMW X5 G05, Ini Perubahan dan Detail Spesifikasinya

  • 11 Apr, 2019
  • 3211 Kali Dilihat


BMW Group Indonesia meluncurkan generasi terbaru X5. Ditawarkan satu varian saja, xDrive40i xLine, statusnya langsung Completely Knock Down (CKD) alias sudah rakitan lokal. Sang pionir SAV BMW ini, kembali menjadi salah satu tulang punggung penjualan BMW X. Apa yang berubah dan bagaimana spesifikasinya?



Generasi keempat BMW X5 berkode G05, ditopang platform Cluster Architecture (CLAR) yang sekarang jadi basis model BMW terbaru. Seri-5 G30, Seri-7 G11, Seri-3 G20, Z4 G29 sampai Toyota Supra juga menggunakannya. Platform ini merupakan peningkatan dari UKL terdahulu, untuk digunakan model dengan layout Front-Rear (FR). Bisa penggerak roda belakang (RWD) atau empat roda (AWD). Ruang mesinnya mampu mengakomodir format 3-silinder sampai V12.


Platform baru biasanya membesar dibanding sebelumnya. Ini berlaku pula bagi BMW X5 G05. Dimensi keseluruhan bertambah. Panjang melar 36 mm jadi 4.922 mm, melebar 66 mm jadi 2.004 mm, meninggi 19 mm jadi 1.745 mm dan wheelbase bertambah 42 mm ke 2.975 mm. Menjadikan X5 sosok SUV yang makin bongsor.


Desain eksterior masih mudah dikenali sebagai X5, meski berubah total. Grille double kidney model baru, dipamerkan pada wajah dengan bagian tengah menyambung. Ukurannya pun membesar, tapi tidak sampai sebesar X7 dan Seri-7 facelift. Grille ini canggih karena terdapat teknologi Active Air Stream yang secara otomatis membuka dan menutup bilah grille. Pengaruhnya ada pada aerodinamika, saat berjalan kencang dan juga membantu proses pendinginan.


Headlamp yang kini terpisah dari grille, tampak cocok dengan bodi lebar. Dalamnya terkandung teknologi anyar BMW Laserlight dengan Adaptive LED Headlights. Ini baru pertama kali dipakai produk massal lansiran BMW Indonesia. Keunggulan lebih kepada mengoptimakan high beam. Jangkauan sinar tidak menyilaukan tapi dapat menjangkau jarak 500 meter. Cirinya dikenali dari elemen X berwarna biru.


Area samping banyak kemiripan dengan X3. Garis bodi dibuat naik ke belakang, memberi efek bodi tinggi, sembari menyisakan lekukan Hofmeister Kink di pilar D. Pelek tampak pas di bodi berukuran 20-inci. Bagian belakang sangar. Lampunya didesain pipih seperti di bokong coupe. Pintu bagasi masih terbuka dua bagian. Namun kini metodenya elektrik semua dan dapat diakses melalui sensor kaki di bawah bumper. Terhampar luas ruang untuk menaruh barang ukuran besar. Kapasitas maksimum mencapai 1.860 liter jika kursi belakang terlipat.



Trim xLine secara khusus memberikan tampilan spesial. Pembedanya ada pada aluminum matt di grille, balutan aluminum satinated di underguard, roof rail dan jendela samping.


Desain dasbor mencirikan model terbaru BMW saat ini. Fitur canggihnya makin berlimpah. Hadir pula BMW Live Cockpit Professional yang berupa paket berisikan konektivitas, desain dan pengaturan. Control Display di panel instrumen sepenuhnya digital dengan resolusi tinggi berukuran 12,3-inci, yang menjalankan BMW Operating System 7.0. Pengaturannya bisa melalui gesture tubuh, perintah suara dan iDrive Touch Controller. Terhampar pula panoramic glass roof yang lebih besar dari model terdahulu. Sarana hiburan untuk penumpang belakang berupa dua monitor 10,2-inci yang bisa memutar BluRay. Dan tak lupa, fitur Parking Assistant untuk sistem parkir otomatis. Bisa parkir paralel atau lateral.


Tipe xDrive40i adalah opsi terendah untuk mesin bensin dalam lineup X5 global. Konfigurasi 6-silinder inline 3,0-liter twin-scroll turbo, VALVETRONIC dan Double-VANOS. Semua itu mampu memberi daya sebesar 340 hp dan torsi 450 Nm. Dipasangkan transmisi otomatis 8-speed yang menyalurkan ke empat roda (AWD), didapat akselerasi 0-100 km/jam dalam 5,5 detik saja. Tersedia mode berkendara yang dapat diatur sesuai keinginan pengemudi. Setelan bisa disesuaikan perbagian, dari model ECO Pro dan Sport.



Penggerak xDrive adalah penggerak empat roda permanen, yang di dalamnya termasuk variable torque distributon dan Hill Descent Control. Cukup piawai di medan off-road, sekaligus menambah kestabilan di aspal mulus. Konstruksi kaki berupa suspensi udara dengan perubahan travel total 8 cm. Bahkan secara khusus, suspensi bisa direndahkan bila butuh memasukkan barang berat di bagasi.


Fitur keselamatan juga terhitung bejibun. Sebut saja Dynamic Stability Control (DSC), Traction Mode (DTC), ABS dan Cornering Brake Control (CBC). Ditambah lagi fitur asistensi seperti: Lane Departure Warning, Lane Change Warning serta Cross Traffic Warning. (Odi/Van)


Baca Juga: Tengok BMW 7-Series Rancangan Didit Prabowo

Galeri

kali dibagikan

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video BMW X5 2019

Lihat video terbaru BMW X5 2019 untuk mengetahui interior, eksterior, performa, dan lainnya.

Mobil BMW Pilihan

  • Populer
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi