6 Mobil Legendaris Hasil Kreasi Pabrikan Mainstream

6 Mobil Legendaris Hasil Kreasi Pabrikan Mainstream

Masing-masing brand punya karakter yang dikenal pasar. Ketika membicarakan mobil mewah dengan performa dan kenyamanan yang sepadan harga maka muncul nama Mercedes-Benz, BMW atau Audi, trio pabrikan asal Jerman. Tidak ada yang akan membantah anggapan itu. Menyebut Ferrari atau Maserati, dua pabrikan asal Italia, makan yang terbayang adalah sportscar berkecepatan tinggi.

Nah, Toyota dan Honda dikenal sebagai pembuat mobil yang reliable, kemudian Daihatsu dan Suzuki dengan mobil ekonomis, atau Nissan yang entah apa yang sedang mereka bikin sekarang.

Tapi, bagaimana kalau pabrikan-pabrikan itu mengeluarkan model yang tidak biasa? Model yang membuat orang bertanya, “Kok bisa?” Ini menarik karena produsen mobil juga sesekali perlu membuat kejutan supaya pasar tidak bosan. Sekaligus membuktikan kemampuan. Masalahnya, yang mereka buat benar-benar bikin terkejut dan mampu tegak dengan gelar Mobil Legendaris. Apa saja? Tidak banyak, yang paling asyik bisa dilihat di bawah ini.

Lexus LFA

Lexus LFA

Saat Lexus sudah mulai dikenal sebagai pesaing Audi, BMW dan Mercedes-Benz di kelas mobil premium, mereka tiba-tiba ‘belok’. Tahun 2010 saat merek mewah Toyota ini sedang menikmati sukses, sebagai mobil yang disukai kaum pensiunan, muncul LFA. Supercar hebat yang membuat pengamat otomotif terbelalak.

Persiapan panjang memang dilakukan pabrikan menghasilkan Rekusasu LFA. Setidaknya ada 3 model konsep 2000, 2005, dan 2007 sebelum versi produksinya diperkenalkan pada Oktober di ajang Tokyo Motor Show 2009. Akio Toyoda, CEO Toyota menyebut LFS menjadi ikon global Lexus. Mobil ini dianggap bisa memiliki koneksi pribadi dengan sang pemilik.

Lexus LFA adalah mobil dengan mesin V10 racikan Yamaha. Teriakannya akan membuat penyuka mobil jatuh cinta dan para lansia jantungan. Teknologi di sektor chassis juga membuat pasar tidak percaya. Banyak yang menyamakan LFA dengan produk dari Ferrari. Meskipun kesuksesannya terbatas karena soal harga dan waktu peluncuran yang tidak tepat, tapi supercar ini tetap jadi incaran sebagai mobil yang layak dikoleksi. Sebagai catatan, 2-door coupe ini diproduksi 500 unit dari Desember 2010 sampai Desember 2012.

Ford GT40

Ford GT40

Di Amerika, Ford dikenal sebagai pembuat mobil dengan produk berkualitas oke. Mustang yang jadi penggebrak untuk meraih hati kawula muda di masa itu sukses besar dan imej Ford jadi meluas. Namun saat Ford sakit hati, mereka mengeluarkan sebuah monster yang beda yang tidak hanya kencang, tapi juga indah dilihat.

Diawali saat mereka mencoba mengambil alih Ferrari. Dan arogansi Enzo Ferrari yang menolak tawaran tersebut. Tolakan El Comandante itu bikin Ford meradang. Panas, Ford Advanced Vehicle Group di Inggris dan Carrol Shelby yang biasa jadi tuner Ford ditugaskan untuk bikin Ferrari-killer. Masalahnya, ini mobil mau seperti apa, bagaimana bikinnya adalah pertanyaan dasar. Mereka tidak punya pengalaman bikin mobil kencang. Tapi hasilnya luar biasa. Balapan 24 Hours Le Mans mereka menangkan di periode 1966-1969. Ferrari gigit jari.

Ford GT atau Grand Touring dimulai dari 1960 ketika Ford Advanced Vehicle membangun GT40 Mk I. Mengambil basis dari Lola Mk6. Namun baru pada 1966, ketika GT40 Mk II mampu mematahkan kemenangan beruntun Ferrari di Le Mans. Diproduksi 1964 sampai 1969, model ini hanya ada 105 unit di dunia.

Baca juga: Mobil-Mobil Jepang dengan Spesifikasi Jempolan Tapi Gagal Terkenal

Kia Stinger

Kia Stinger

Kami suka Kia. Bukan cuma Kia, kami suka mobil Korea atau yang dirakit di Korea. Tapi tidak pernah menyangka kalau Kia yang biasa bikin mobil keluarga, mengeluarkan sedan hebat. Stinger adalah kreasi Kia untuk menghadang kebrutalan BMW M3. Mid-size liftback ini dibuat sejak 2017 dan bertahan hingga saat ini.

Hyundai-Kia tidak asal bikin. Stinger dibekali dua opsi mesin. Yang pertama adalah empat silinder 256 ps atau V6 twin turbo dengan daya 361 ps. Sedan empat pintu ini berdiri di atas platform Genesis gerak roda belakang yang dipendekan (Genesis adalah merek mewah pesaing Lexus dari Hyundai).

Disebut ia merupakan gabungan antara GT Concept yang muncul di Frankfurt Auto Show 2011 dan Kia GT4 Stinger pada North American International Auto Show 2014. Didesain oleh Peter Schryer dan bos desain Kia, Gregory Giullaume. Sementara urusan mesin ditangani mantan Vice President of Engineering BMW M, Albert Biermann, yang ditarik oleh Hyundai Group.

Ferrari FF

Ferrari FF

Dari semua mobil ini, Ferrari FF adalah yang paling spesial. Kami mencobanya langsung di pegunungan Dolomites, Italia saat muncul pertama kali tahun 2010. Bentuknya lain dari biasa karena menganut desain ala shooting brake. Di dalamnya, empat orang bisa duduk dengan nyaman tanpa merasa kesempitan. Mesin 6.3 liter F140 EB V12 yang bertengger di moncongnya memberikan performa khas sebuah Ferrari.

Tapi yang berbeda adalah sistem penggeraknya. Untuk pertama kali ada Ferrari dengan gerak empat roda (AWD). Inilah yang membuat mobil terasa menyenangkan diajak meliuk melewati rute pegunungan bersalju.

Ferrari FF, atau Ferrari Four untuk four seat alias 4 tempat duduk. Kemampuannya memang luar biasa. Diklaim FF mampu mencatat kecepatan maksimal di angka 335 km/jam dan berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam hanya 3.7 detik saja. Mobil empat tempat duduk tercepat di dunia itu dibuat antara tahun 2011-2016 sebanyak 2.291 unit.

Baca juga: Mobil dengan Penggerak Roda Depan dan Belakang, Mana Lebih Baik?

BMW X5

BMW X5

Saat BMW menggelontorkan ide untuk bikin SUV, banyak orang yang berteriak menolak. Mereka adalah para die harder BMW yang terbiasa dengan model sedan yang ciamik dikendarai.

Ini jadi tantangan tersendiri bagi tim marketing BMW yang sebetulnya melihat, kalau mereka mau bertahan dan sukses tidak bisa hanya menggantungkan pada sedan semata. Frank Stephenson, desainer kawakan yang dipekerjakan oleh BMW menggambar sketsa SUV di pesawat. Frank harus presentasi modelnya saat ia mendarat. Terbukti, manajemen BMW suka dan mobilnya sukses. Bagi mereka yang baru awal-awal ‘main’ BMW. Seiring berjalannya waktu X5 makin diterima dan jadi pencetak uang untuk pabrikan Bavaria ini.

Ini merupakan SUV pertama yang dibuat BMW. Melakukan debut pada 1999, ia disebut pabrikan sebagai SAV alias Sports Activity Vehicel, bukan SUV. Ini merujuk pada kemampuannya bermian-main di jalanan mulus meski bertubuh besar. Hingga saat ini X5 sudah hadir sebanyak empat generasi.

Honda NSX

Honda NSX

Kali ini, Honda tidak main-main. Jika biasanya dikenal sebagai pembuat mobil keluarga yang dengan fitur dan reliabilitas yang jempolan, ini beda. Honda memiliki kemampuan untuk mengamati pasar di sekitar mereka dengan jitu. Ditambah manajemen yang tidak kaki. Saat mereka harus ganti haluan, dengan mudah mereka berbelok. Persis seperti mobilnya. Jadi tidak perlu heran saat mereka bikin mobil bermesin tengah, gerak roda belakang dengan pengendalian dan performa juara. Tidak lupa, harganya khas Honda. Namanya Honda NSX.

Bahkan Ferrari sekalipun sampai tercengang melihat bagaimana NSX meliuk menaklukan tikungan sirkuit dengan meyakinkan. Belum lagi kenyamanan yang sulit ditandingi di jalan raya. Salah satu faktor kunci adalah almarhum Ayrton Senna terlibat langsung dalam pengembangan mobil ini sejak awal. Makanya NSX sulit ditandingi dan jadi legenda sendiri.

Lahir dari HP-X (Honda Pininfarina eXperimental) COncept paad 1984, model ini lahir enam tahun kemudian tepatnya 1990. Ada dua generasi yang hadir yaotu 1990 sampai 2005. Sempat vakum sebelum generasi barunya dikenalkan pada 2014. Sayangnya, ia kembali dihentikan pada 2022 mendatang. (Ind/Raju)

Baca juga: Data dan Fakta Soal Hyundai Yang Jarang Diketahui

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Mobil Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil