BMW 3 Series G50 dan i3 Terlihat Sama, Tapi Ternyata Platformnya Berbeda Total
Sama-sama membawa bahasa desain Neue Klasse dan teknologi digital terbaru BMW, tetapi G50 bermesin bensin dan i3 listrik dibangun dengan arsitektur berbeda
BMW memperkenalkan generasi terbaru 3 Series G50 bersamaan dengan BMW i3 sebagai dua sedan dalam satu keluarga. Secara visual, keduanya sulit dibedakan. BMW menerapkan bahasa desain Neue Klasse pada kedua model, termasuk wajah baru, garis bodi lebih bersih hingga desain interior dengan teknologi digital terbaru.
KEY TAKEAWAYS
Berapa kapasitas baterai dan jarak tempuh maksimal (WLTP) dari BMW i3 50 xDrive?
Dibekali baterai 108,7 kWh dengan jarak tempuh maksimal mencapai 912 km berdasarkan pengujian standar WLTPApa platform utama yang digunakan oleh BMW 3 Series bensin (G50) versus versi listrik murni (BMW i3)?
Varian bensin (G50) menggunakan sasis CLAR II, sedangkan varian listrik murni (BMW i3) dibangun di atas arsitektur khusus Neue KlasseNamun, kemiripan berhenti pada sejumlah aspek desain dan teknologi. Di balik tampilannya, BMW 3 Series G50 bermesin pembakaran internal dan BMW i3 merupakan dua kendaraan dengan arsitektur berbeda.
BMW i3 merupakan model listrik murni dari keluarga Neue Klasse. Sementara G50 masih mempertahankan mesin bensin dengan dukungan teknologi mild hybrid 48V.
Tampilan Boleh Mirip, Platform Tidak Sama
BMW merancang G50 dan i3 dengan pendekatan desain yang sama. Keduanya menggunakan interpretasi baru kidney grille, lampu depan empat mata, flush door handle, serta proporsi sedan dengan kap mesin panjang dan overhang relatif pendek.
Sekilas, kedua mobil bahkan terlihat seperti satu model dengan pilihan sistem penggerak berbeda.
Pendekatan serupa juga diterapkan pada kabin. G50 dan i3 mendapatkan desain dasbor serta tata letak perangkat yang hampir identik. Perbedaan hanya muncul pada beberapa bagian akibat kebutuhan teknis masing-masing sistem penggerak.
Keduanya mengandalkan BMW Panoramic iDrive sebagai pusat pengalaman digital. Sistem tersebut mencakup Panoramic Vision yang membentang di area bawah kaca depan, layar tengah 17,9 inci, BMW Operating System X, serta pengoperasian melalui layar sentuh, perintah suara dan tombol pada setir.
BMW juga menawarkan BMW 3D Head-Up Display sebagai perangkat opsional.
Teknologi Digital Dibuat Seragam
Kesamaan lain terdapat pada perangkat lunak. BMW Operating System X digunakan pada G50 maupun i3 untuk mengatur sistem infotainment dan berbagai fungsi kendaraan.
BMW Intelligent Personal Assistant dengan teknologi Alexa+ juga menjadi bagian dari perangkat standar, bersama sejumlah sistem bantuan pengemudi.
BMW memang ingin membuat pengalaman pengguna pada generasi baru produknya terasa seragam. Karena itu, jenis sistem penggerak tidak terlalu terlihat dari antarmuka kabin.
Panoramic iDrive bahkan dirancang sebagai bagian dari ekosistem teknologi BMW generasi baru dan akan digunakan pada berbagai model tanpa bergantung pada sumber tenaga.
Dari sisi bantuan berkendara, G50 dan i3 juga membawa pendekatan ADAS serupa. BMW menyebut model 3 Series baru mendapatkan kemampuan driver assistance SAE Level 2, termasuk BMW Symbiotic Drive.
Pada pasar tertentu, teknologi tersebut memungkinkan fungsi hands-free ketika berkendara di jalan tol hingga sekitar 130 km/jam. Pengoperasiannya tetap bergantung pada regulasi serta konfigurasi kendaraan di masing-masing negara.
Karakter 3 Series Tetap Dipertahankan
Perbedaan sistem penggerak tidak membuat BMW mengubah karakter dasar i3 menjadi sedan listrik yang sepenuhnya terpisah dari 3 Series.
Keduanya tetap ditempatkan sebagai bagian dari keluarga 3 Series generasi kedelapan. Karakter berkendara khas BMW juga dipertahankan melalui respons kemudi, pengendalian bodi dan orientasi berkendara dinamis.
Namun, kesamaan karakter tersebut bukan berarti kedua mobil berbagi platform.
BMW i3 Menggunakan Arsitektur EV Neue Klasse
BMW i3 merupakan model listrik murni yang dibangun di atas arsitektur EV Neue Klasse. Mobil tersebut menggunakan teknologi BMW eDrive generasi keenam atau Gen6, baterai high-voltage dengan sel berbentuk silinder, sistem kelistrikan 800V dan kemampuan bidirectional charging.
Teknologi tersebut menjadi fondasi utama i3 sebagai kendaraan listrik generasi baru BMW.
Sebaliknya, BMW 3 Series G50 dengan mesin bensin tidak dibangun menggunakan platform EV Neue Klasse. G50 menggunakan arsitektur untuk kendaraan bermesin pembakaran internal yang dipadukan dengan sistem mild hybrid 48V.
Dengan kata lain, G50 mengadopsi bahasa desain dan berbagai teknologi Neue Klasse, tetapi bukan kendaraan yang dibangun di atas arsitektur EV Neue Klasse.
Sumber Tenaga Menjadi Pembeda Utama
G50 masih mempertahankan formula tradisional BMW. Mesin bensin dipadukan dengan transmisi otomatis delapan percepatan dan sistem penggerak roda belakang pada varian tertentu.
Sebagai contoh, BMW M350 xDrive menggunakan mesin bensin enam silinder segaris 3,0 liter yang dibantu sistem mild hybrid 48V. Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga hingga 443 hp.
BMW i3 mengambil pendekatan berbeda. Energi disimpan pada baterai high-voltage, kemudian dialirkan menuju motor listrik untuk menggerakkan roda.
Di Amerika Serikat, i3 50 xDrive menggunakan dua motor listrik dengan output gabungan 463 hp. Akselerasi 0-60 mph dapat dicapai dalam 4,5 detik.
Teknologi Elektrifikasi i3 Lebih Kompleks
Sebagai kendaraan listrik Neue Klasse, i3 membawa teknologi elektrifikasi yang tidak tersedia pada G50 bermesin bensin.
Beberapa di antaranya mencakup:
-
BMW Gen6 eDrive
-
Sistem kelistrikan 800V
-
Baterai high-voltage dengan sel silinder
-
Motor listrik generasi baru
-
Kemampuan pengisian daya lebih cepat
-
Bidirectional charging
-
Arsitektur cell-to-pack
-
Komputer berperforma tinggi
-
BMW Dynamic Performance Control
BMW menyebut teknologi Gen6 mampu meningkatkan jarak tempuh hingga sekitar 30 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Kecepatan pengisian daya juga diklaim meningkat sekitar 30 persen.
Untuk i3 40 xDrive versi global, BMW mencantumkan baterai berkapasitas 82,8 kWh dengan jarak tempuh hingga 710 km berdasarkan pengujian WLTP.
Komputer Kendaraan Juga Tidak Sama
BMW i3 menggunakan sistem bernama Heart of Joy. Komputer berperforma tinggi tersebut dikembangkan khusus untuk arsitektur listrik Neue Klasse dan bertugas mengintegrasikan fungsi penggerak serta dinamika kendaraan dalam satu sistem kendali.
Sementara G50 bermesin pembakaran internal menggunakan BMW Driving Stack yang dikembangkan untuk kendaraan dengan mesin konvensional.
Artinya, meskipun kedua mobil menawarkan antarmuka kabin dan pengalaman digital melalui BMW Operating System X yang serupa, sistem komputer di balik pengendalian kendaraan tetap berbeda.
Diproduksi di Pabrik Berbeda
Perbedaan terakhir terdapat pada lokasi produksi. BMW i3 dibuat di BMW Group Plant Munich, Jerman. Fasilitas tersebut telah dimodernisasi untuk memproduksi kendaraan Neue Klasse. Mulai 2027, pabrik Munich direncanakan berfokus secara eksklusif pada kendaraan listrik.
Sementara BMW 3 Series bermesin pembakaran internal diproduksi di BMW Group Plant Dingolfing.
Jadi, meskipun G50 dan i3 terlihat seperti dua versi dari sedan sama, keduanya sebenarnya memiliki fondasi teknis berbeda. BMW menyatukan pengalaman pengguna melalui desain, perangkat lunak dan teknologi kabin, sementara arsitektur kendaraan disesuaikan dengan karakter mesin bensin maupun tenaga listrik. (EKA)
Persamaan BMW 3 Series G50 dan BMW i3 2027
|
Aspek |
BMW 3 Series G50 |
BMW i3 2027 |
|
Generasi |
Generasi ke-8 3 Series |
Generasi baru, versi listrik 3 Series |
|
Bahasa desain |
Neue Klasse |
Neue Klasse |
|
Bentuk bodi |
Sedan 2,5-box |
Sedan 2,5-box |
|
Interior |
Konsep baru BMW |
Konsep baru BMW |
|
Panoramic iDrive |
Ya |
Ya |
|
BMW Operating System X |
Ya |
Ya |
|
Central Display 17,9 inci |
Ya |
Ya |
|
BMW Intelligent Personal Assistant + Alexa+ |
Ya |
Ya |
|
BMW Symbiotic Drive |
Ya |
Ya |
|
ADAS |
SAE Level 2 |
SAE Level 2 |
|
Karakter berkendara |
Sporty, khas 3 Series |
Sporty, khas 3 Series |
Perbedaan Utama BMW 3 Series G50 vs BMW i3 2027
|
Aspek |
BMW 3 Series G50 |
BMW i3 Generasi Baru |
|
Status |
3 Series bermesin ICE |
3 Series listrik murni |
|
Powertrain |
Bensin + mild hybrid 48V |
Motor listrik |
|
Platform |
Arsitektur khusus mesin ICE |
Neue Klasse EV |
|
Teknologi penggerak |
BMW Driving Stack |
Heart of Joy + Dynamic Performance Control |
|
Mesin |
2.0L 4-silinder / 3.0L 6-silinder |
Gen6 BMW eDrive |
|
Transmisi |
Otomatis 8-percepatan |
Penggerak listrik single-speed |
|
Baterai |
Baterai kecil 48V |
Baterai high-voltage |
|
Sistem listrik |
48V |
800V |
|
Varian performa |
M350 xDrive |
i3 50 xDrive, lalu i3 M60 xDrive |
|
Tenaga tertinggi saat peluncuran |
443 hp M350 xDrive |
463 hp i3 50 xDrive (spesifikasi AS) |
|
Penggerak |
RWD/xDrive tergantung varian |
Dual-motor AWD pada i3 50 xDrive |
|
Desain |
Neue Klasse |
Neue Klasse |
|
Interior |
Panoramic iDrive |
Panoramic iDrive |
|
Software |
BMW Operating System X |
BMW Operating System X |
- KEY TAKEAWAYS
- Tampilan Boleh Mirip, Platform Tidak Sama
- Teknologi Digital Dibuat Seragam
- Karakter 3 Series Tetap Dipertahankan
- BMW i3 Menggunakan Arsitektur EV Neue Klasse
- Sumber Tenaga Menjadi Pembeda Utama
- Teknologi Elektrifikasi i3 Lebih Kompleks
- Komputer Kendaraan Juga Tidak Sama
- Diproduksi di Pabrik Berbeda
- Persamaan BMW 3 Series G50 dan BMW i3 2027
- Perbedaan Utama BMW 3 Series G50 vs BMW i3 2027
Jual mobil anda dengan harga terbaik
Pembeli asli yang terverifikasi
-
Jelajahi BMW 3 Series Sedan
BMW 3 Series SedanRp 1,21 - 1,32 Milyar Cicilan : Rp 28,44 Juta x 36
Cerita Terkait BMW 3 Series Sedan
- Berita
- Artikel feature
- Review Redaksi
Model Mobil BMW
Jangan lewatkan
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Mobil Unggulan BMW
- Terbaru
- Populer
Video Mobil BMW 3 Series Sedan Terbaru di Oto
Bandingkan & Rekomendasi
BMW 3 Series Sedan
Rp 1,21 - 1,32 Milyar
Harga 3 Series Sedan
|
|
|
|
|
|
Jenis Bahan Bakar
Bensin
|
Bensin
|
Bensin
|
Bensin
|
Bensin
|
|
Mesin
1998
|
1798
|
1496
|
1332
|
2387
|
|
Tenaga
181
|
190
|
204
|
163
|
271
|
|
Tempat Duduk
5
|
5
|
5
|
5
|
5
|
|
Jenis Transmisi
Otomatis
|
Otomatis
|
Otomatis
|
Otomatis
|
Manual
|
|
Kapasitas Baterai
-
|
-
|
-
|
-
|
-
|
|
|
Tren Sedan
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Artikel Mobil BMW 3 Series Sedan dari Carvaganza
Artikel Mobil BMW 3 Series Sedan dari Zigwheels
- Motovaganza
- Artikel Feature