Entry Level BMW 3-Series Sedan Dulu dan Kini, Evolusi Sesuai Tradisi

Entry Level BMW 3-Series Sedan Dulu dan Kini, Evolusi Sesuai Tradisi

BMW E30 318i menjadi awal mula perjalanan menuju kesuksesan sedan eksekutif kompak BMW di Indonesia. Kalau melihat skenario masa kini, 320i G20 boleh dibilang model ekuivalen 318i dari era 80an. Setelah eksis lebih dari 30 tahun, sudah sejauh apa seri ini mengembara?

Pertanyaan itu langsung terlontar kala melihat 320i berdiri di atas aspal untuk kali pertama. Pasalnya, secara desain keseluruhan jelas beda, apalagi dari segi kelengkapan fitur. Tapi saya ingat kalau ini Seri-3. Sebuah angka keramat BMW dengan warisan bumbu nenek moyang. Diramu memakai resep pencetus tren sedan eksekutif kompak nan sporty. Akan serba salah bila ternyata menyeleweng jauh dari tradisi.

BMW 318i E30

Status dan Kasta

Merek tiga huruf ini selalu identik dengan mereka yang sudah memiliki kelebihan di segi finansial. Lebih dari sekadar alat transportasi, cenderung mengarah ke barang aktualisasi diri. Kita semua tahu jenama ini bukan penghasil barang murah apalagi murahan, pun sedari awal Seri-3 diposisikan demikian.

Semua tergambar lewat banderol harga. Referensi dari tahun 1989 saya gunakan untuk sekilas melihat bagaimana keadaan di masa awal Seri-3. Sebuah 318i facelift dengan bekal mesin anyar (pada saat itu) M40, diberi label Rp 71,8 juta. Sebagai perbandingan, Honda Accord termahal bertransmisi otomatis dilego Rp 67,3 juta. Toyota Camry belum lahir namun titik di atas Corolla ditempati Corona. Ia dijual Rp 66,55 juta untuk menyuguhkan mesin 2.000 cc, transmisi otomatis, dan dilabur cat metalik.

Cukup unik lantaran secara dimensi, Accord dan Corona notabene lebih besar. Untuk sebuah sedan kompak yang nyaris sekecil Corolla ternyata berdiri bangga di atas sedan medium Jepang. Bisa. Begitulah BMW memosisikan diri sebagai brand premium. Tapi tentu E30 tidak dibiarkan moderat. Nanti saya bahas.

Jika melihat keadaan saat ini, 320i G20 jelas merupakan versi ekuivalen-nya. Ia mejeng di pintu masuk Seri-3. Kendati begitu, masih ada 318i di luaran sana hanya saja tidak – atau mungkin belum – dipasarkan. Persis seperti cerita E30, 318i bukanlah varian terendah secara global, masih ada 316i. Wajar bila entry level G20 disebut versi kekinian E30.

Alasan lain diperkuat lewat kedudukan dalam pasar. BMW Indonesia melabeli The All-New 320i Sport Rp 976 juta (OTR Jakarta). Sebatas bahan pembanding, Honda Accord dijajakan Honda Prospect Motor Rp 729,6 juta. Sedan premium Jepang lain yang dapat dijadikan acuan ialah Camry, diniagakan Toyota mulai dari Rp 634,85 juta.

Ya, dari segi harga dan status publik, Seri-3 kasta bawah ini tidak terlihat berevolusi sendirian. Tidak membuat 3er jadi setara 7er di masa lalu kala membandingkan mobil lain. Dinamika pasar membuat mayoritas nameplate ‘naik kelas’ agar kemudian pabrikan menyelipkan model anyar di bawahnya.

BMW 330i

Dari Cassette Player sampai iDrive

Menyandang status sedan kompak eksekutif berarti perlu suatu nilai ekstra. Demi mendukung hal ini, BMW menunjukkan kepiawaian permainan teknologi canggih. Contoh di pendar cahaya depan. E30 Facelift mengadopsi headlamp dengan sebutan elipsoidal. Cahaya tidak disebar oleh bagian reflektif rumah lampu saja. Ada peran lensa membantu proyeksi ke luar. Dulu ini barang mutakhir dan masih jarang dianut. Sekarang lazim kita temukan sebagai lampu proyektor.

Inovasi produk di sektor pencahayaan pun dilakukan BMW pada 320i Sport. Bukan LED, bukan proyektor, tapi menggunakan laser. Sinar diproyeksikan ke depan dengan sokongan lensa berikut kontrol elektronik. Akibat peranti ini, pencahayaan di malam hari sangat terang tanpa mengganggu pandangan pengemudi lain di lawan arah. Lampu juga dapat berdansa ke kiri dan kanan mengikuti keinginan pengemudi kala berbelok.

Tak hanya di luar, masuk kabin G20 mengingatkan kecanggihan E30 di zamannya. Semua serba digital, mulai dari infotainment iDrive 7.0 sampai instrument cluster. Sumber sarana hiburan, memantau kondisi real-time kesehatan dan performa mobil, sampai setting mode berkendara terpusat di layar tengah. Terlebih lagi dapat menyetel asistensi otonom saat parkir atau mundur. Sebagai peningkat kenyamanan kabin, disematkan Automatic Climate Control tiga zona.

Hal ini jelas menggambarkan leluhur entry level BMW. Dahulu mereka punya cara tersendiri untuk memamerkan kemajuan. Contoh terdapat sistem terkomputerisasi berfungsi mengingatkan servis dan inspeksi. Selain itu, sarana hiburan juga tidak main-main. Blaupunkt Cassette Player beserta antenna otomatis berupaya menciptakan kesan mewah.

Kompleksitas memainkan peran penting imaji mutakhir masa lalu. Seperti pengaturan AC, alat kontrol ditempatkan terpisah dengan tuas masing-masing. Dua kenop putar pengatur blower dan temperatur, tiga slider arah angin, serta dua tombol penyejuk Freon dan sirkulasi udara menyibukkan konsol tengah. Bak mengoperasikan pesawat terbang.

G20 BMW 3 Series INTERIOR

Perkembangan Pemacu Daya

Dari komposisi jeroan mesin mungkin 318i E30 tidak terlihat spesial. Dalam kepala silinder hanya terdapat satu camshaft alias SOHC. Jumlah silinder hanya empat berkubikasi 1.800 cc. Meski begitu, mereka memainkan sisi kecanggihan komputer. Memang di masa awal sistem injeksi masih mengandalkan perangkat analog Bosch L-Jetronic. Tapi ketika facelift, ECU Motronic berikut sistem injeksi dari Bosch memimpin orkestra pembakaran.

Ekstraksi tenaga mencapai angka 105 PS di masa awal bermesin M10. Setelah pemacu daya direvisi total jadi M40, output mencapai 116 PS. Sebelum memasuki era 90an, angka ini terbilang unggul di saat masih banyak mesin karburator menyemburkan daya kurang dari 100 PS.

Guna mengikuti perkembangan zaman sekaligus menguatkan nuansa sporty, 320i dibekali jantung bertenaga. Jumlah ruang bakar sama empat silinder tapi terdapat rumah keong pemaksa udara. Dari kubikasi mesin 2.000 cc inilah, turbo membantu ekstraksi daya mencapai 184 PS berikut torsi berlimpah 300 Nm. Tentu untuk mobil seharga Rp 900 jutaan terlihat biasa saja, walau tidak dapat disebut underpower.

Namun, sektor jantung pacu bukan nilai utama titik masuk Seri-3. Dapat dilihat sejak awal eksis di Tanah Air ia diposisikan membawa keseimbangan antara performa, kemewahan, serta kecanggihan teknologi dalam balutan kemasan ekonomis.

BMW 3 series evolution

Membawa Ciri Khas 3-Series

Ini seri keramat bagi BMW, soal evolusi desain tidak ada suatu hal spektakuler. BMW sendiri sudah punya pakem identitas di setiap model. Seperti di seri 3 teranyar, proporsi keseluruhan menekankan kuda-kuda Real Wheel Drive. Kabin agak mundur dan bonnet panjang merupakan sumber penegasan.

Bahkan kala melihat secara detail, identitas mendasar BMW, khususnya 3-Series, hadir di sekujur tubuh. Terdapat Twin Kidney Grille berbingkai kromium nan tebal di ujung hidung. Eksekusi quad lamp diadaptasi dalam satu rumah lampu. Tonjolan garis bumper seakan menjadi pemisah. Lampu L di belakang, berevolusi dari rancangan tetris menjadi alunan lembut LED. Hofmeister kink? Sudah pasti hadir di pilar C.

Lekuk kaca pintu belakang ini menarik untuk dibahas. Mulai dari E30 sampai seluruh generasi pendahulu G20, garis sudut kaca mengkurva dalam satu bingkai utuh. Lantas begitu melihat versi teranyar, ubahan cukup menohok. Frame kaca persis di Hofmeister kink seakan tertinggal di pilar jika pintu dibuka, menyajikan nuansa frameless setitik. Garis juga sedikit bersudut tapi tetap dapat memberikan gambaran Kink khas BMW.

BMW 3 series E30

Simpulan

Tiga puluh tahun lebih sudah dilalui, langkah demi langkah dijajaki sampai generasi terakhir. Sekitar 31 tahun lalu ia dibanderol Rp 71,8 juta. Bila menghitung berdasar tingkat inflasi, ini setara Rp 974 jutaan di 2020. Tak jauh dari harganya sekarang, Rp 976 juta. Evolusi jelas terasa jika membandingkan kontras dari generasi pertama dengan keturunan ke tujuh.

Meski begitu, 320i G20 dikembangkan sesuai ramuan leluhur entry level 3-series di Indonesia. Tonjolkan kecanggihan teknologi, kemas dalam balutan ekonomis, tapi tetap buatnya terlihat modis nan berkelas. Kurang lebih seperti itu. Pun dari segi rancangan, dasar-dasar nilai BMW tak ada yang lengser sedikitpun. Jadi, sejauh apa ia mengembara? Jawabannya sangat jauh, tapi tidak melenceng sama sekali dari kodrat. (Krm/Odi)

Baca Juga: Lima Generasi Selama Dua Dekade, Begini Evolusi Honda CR-V di Indonesia

Ahmad Karim

Ahmad Karim

Ahmad Karim bergabung bersama OTO.com pada bulan September 2019. Sebelumnya ia pernah magang di Majalah Autocar Indonesia, kemudian banting setir bekerja di bank. Tapi dasarnya memang doyan otomotif, bank ia tinggalkan dan bergabung bersama OTO. Penampilannya yang unik dengan rambut kribo dan dandanan era Flower Generation, bikin Karim mudah dikenali. Sehari-hari ia mengandalkan transportasi umum untuk wara-wiri. Tapi di garasinya tersimpan sebuah BMW E30 rakitan 1989.

Baca Bio Penuh

Jual mobil anda dengan harga terbaik

Pembeli asli yang terverifikasi Pembeli asli yang terverifikasi
Listing gratis Listing gratis
Daftarkan mobil Anda

Model Mobil BMW

  • BMW iX1
    BMW iX1
  • BMW M4 Coupe
    BMW M4 Coupe
  • BMW i5
    BMW i5
  • BMW 3 Series Sedan
    BMW 3 Series Sedan
  • BMW X1
    BMW X1
  • BMW 4 Series Convertible
    BMW 4 Series Convertible
  • BMW 8 Series Coupe
    BMW 8 Series Coupe
  • BMW i4
    BMW i4
  • BMW iX
    BMW iX
  • BMW Z4
    BMW Z4
Harga Mobil BMW

Promo BMW 3 Series Sedan, DP & Cicilan

GIIAS 2024

Anda mungkin juga tertarik

  • Berita
  • Artikel feature

Video Mobil BMW 3 Series Sedan Terbaru di Oto

Oto
  • BMW 320i | Road Test | Entry Level Tapi Canggih | OTO com
    BMW 320i | Road Test | Entry Level Tapi Canggih | OTO com
    27 Apr, 2020 .
  • BMW 320i Sport | First Impression | Pakai Lampu Laser | OTO com
    BMW 320i Sport | First Impression | Pakai Lampu Laser | OTO com
    24 Oct, 2019 .
Tonton Video Mobil BMW 3 Series Sedan

Bandingkan & Rekomendasi

BMW 3 Series Sedan
BMW 3 Series Sedan
Rp 1,24 Milyar
Harga 3 Series Sedan
Toyota Camry Hybrid
Toyota Camry Hybrid
Rp 937,4 Juta
Harga Camry Hybrid
Audi A6
Audi A6
Rp 1,258 Milyar
Tulis Review Harga Audi A6
Mercedes Benz E-Class
Mercedes Benz E-Class
Rp 1,58 Milyar
4.75 (3 Ulasan)
Harga E-Class
Lexus ES
Lexus ES
Rp 1,221 Milyar
Tulis Review Harga Lexus ES
Mesin 1998
2487
1798
1991
2487
Tenaga 184
176
190
197
215
Tempat Duduk 5
5
5
5
5
Jenis Transmisi Otomatis
CVT
Otomatis
Otomatis
CVT
Bandingkan Sekarang

Tren Sedan

  • Yang Akan Datang
  • BYD Atto 4
    BYD Atto 4
    Rp 464,33 Juta Perkiraan Harga Jakarta Selatan
    Perkiraan Diluncurkan Sep, 2024 Kabari Saya Saat Diluncurkan
  • Jaguar XE
    Jaguar XE
    Rp 791,17 Juta Perkiraan Harga Jakarta Selatan
    Perkiraan Diluncurkan Nov, 2024 Kabari Saya Saat Diluncurkan
Mobil Sedan Yang Akan Datang

Artikel Mobil BMW 3 Series Sedan dari Carvaganza

  • BMW Seri 3 Touring Versi Facelift Meluncur, Dapat Trim Lebih Sporty
    BMW Seri 3 Touring Versi Facelift Meluncur, Dapat Trim Lebih Sporty
    Alvando Noya, 15 Jun, 2024
  • BMW Seri 3 Facelift Meluncur Di Indonesia, Banyak Penyegaran Luar Dalam
    BMW Seri 3 Facelift Meluncur Di Indonesia, Banyak Penyegaran Luar Dalam
    Wahyu Hariantono, 02 Des, 2022
  • Kawal KTT G20, BMW Kerahkan Seri 3 G20 PHEV
    Kawal KTT G20, BMW Kerahkan Seri 3 G20 PHEV
    Bangkit Jaya, 20 Okt, 2022
  • BMW Indonesia Jadi Partner Transportasi Resmi Java Jazz Festival 2022
    BMW Indonesia Jadi Partner Transportasi Resmi Java Jazz Festival 2022
    Eka Zulkarnain H, 27 Mei, 2022
  • Cara Asik Menikmati Fitur Canggih BMW 320i Dynamic Selama Liburan
    Cara Asik Menikmati Fitur Canggih BMW 320i Dynamic Selama Liburan
    Wahyu Hariantono, 10 Mei, 2022

Artikel Mobil BMW 3 Series Sedan dari Zigwheels

  • Motovaganza
  • Artikel Feature
  • BMW Indonesia Pasarkan 330i Touring M Sport Senilai Rp1,515 Miliar
    BMW Indonesia Pasarkan 330i Touring M Sport Senilai Rp1,515 Miliar
    Anjar Leksana, 14 Jun, 2024
  • Ubahan BMW 3 Series Terbaru, Harganya Tembus Rp1 Miliar
    Ubahan BMW 3 Series Terbaru, Harganya Tembus Rp1 Miliar
    Anjar Leksana, 05 Des, 2022
  • BMW 3 Series G20 Facelift Dipersolek Muka Baru dan Kabin High-Tech
    BMW 3 Series G20 Facelift Dipersolek Muka Baru dan Kabin High-Tech
    Anindiyo Pradhono, 19 Mei, 2022
  • IIMS Hybrid 2022: BMW Indonesia Menghadirkan New 3 Series
    IIMS Hybrid 2022: BMW Indonesia Menghadirkan New 3 Series
    Setyo Adi, 01 Apr, 2022
  • BMW Indonesia Jual 3 Series G20 yang Bisa Parkir Sendiri, Siapkan Rp799 Juta
    BMW Indonesia Jual 3 Series G20 yang Bisa Parkir Sendiri, Siapkan Rp799 Juta
    Anjar Leksana, 21 Okt, 2021
  • BMW 320i Sport F30 Bekas Seharga Toyota Corolla Altis Baru, Seberapa Menarik?
    BMW 320i Sport F30 Bekas Seharga Toyota Corolla Altis Baru, Seberapa Menarik?
    Ahmad Karim, 08 Jan, 2021

Bandingkan

You can add 3 variants maximum*