jakarta-selatan
kali dibagikan

Audi RS Q8 Resmi Dikenalkan, Performa Dahsyat Tapi Efisien

  • 21 Nov, 2019
  • 981 Kali Dilihat

Tak hanya di Green Hell, SUV RS Q8 resmi menjadi salah satu raja jajaran Audi. Status dasar sudah masuk kelas flagship lalu ditambahkan performa tinggi, maka terbentuklah maha karya pabrikan asal Ingolstadt. Hasil racikan divisi Audi Sport ini dipamerkan kali pertama - tanpa balutan kamuflase - pada gelaran LA Auto Show 2019.



Kala Audi menambah nama RS, perlu diantisipasi soal potensi tinggi. Seperti RS Q8 ini. Di balik bonnet terbenam unit V8 4.000 cc Twin Turbo, serupa RS7 Sportback dan superwagon RS6 Avant. Ekstraksi daya tidak main-main, dicatatkan angka tenaga maksimum sebesar 600 PS dengan kekuatan memuntir 800 Nm. Dahsyat!


Peran jantung disandingkan sistem penggerak empat roda permanen, Quattro, khas Audi. Distribusi tenaga sebanyak 40% untuk roda depan sementara 60% ke belakang. Jika dibutuhkan torsi saat selip, putaran mengarah ke poros yang memiliki traksi lebih baik, dengan jumlah maksimum 70% (depan) atau 85% (belakang).


Segala kemampuan dipastikan membuat penumpang teriak kegirangan. Pasalnya, dalam waktu 3,8 detik, SUV ini sanggup menyentuh kecepatan 100 kpj dari posisi diam. Jika terus menyiksa pedal gas selama 9.9 detik lagi, titik 200 kpj bisa ditembus hingga akhirnya dibatasi pada 305 kpj. Ini bukanlah sportscar, melainkan kategori kendaraan berukuran besar yang asal muasalnya sering kita sebut jip.


Itulah hasil evolusi SUV di masa ini. Bicara soal evolusi, segala upaya peningkatan performa kini turut dibarengi kesadaran lingkungan. Kehebatan mesin ditunjang sistem Mild Hybrid 48V. Memang sistem ditujukan sebagai bantuan tenaga, namun ada harapan dapat berkontribusi pada isu lingkungan seperti efisiensi energi. Teknologi MHEV diklaim berpotensi lebih irit 0,8 liter tiap 100 kilometer saat berkendara sehari-hari. Kira-kira itu yang ingin disampaikan.



Ada keharusan memiliki suspensi pintar, apalagi sebagai model flagship. Audi membekali Super SUV ini dengan adaptive suspension spesifik RS. Settingan diklaim serbabisa, dari melukis aspal hingga menggaruk tanah. Pengaturan bantingan lembut sampai sporty yang kaku, bisa dipilih sesuai kebutuhan. Bila ingin lebih mumpuni di sirkuit, terdapat perangkat opsional Electromechanical Active Roll Stabilization (EAWS). Stabilizer menahan secara aktif dengan bantuan motor listrik, agar tidak limbung saat menikung. Peranti kendali 4-wheel steering telah menjadi standar di model ini.


Q8 sendiri merupakan salah satu SUV kupe paling atraktif di pasaran. Atapnya melandai tanpa perlu menjadi lembut. Ditambah kaca frameless, membuat semua mata tertuju padanya. Pada RS, permainan dibuat lebih mencengangkan melalui revisi bumper depan. Dagu seolah turun memberikan ruang tambahan kanal udara. Bingkai grille oktagon dikelir High Gloss Black sementara jeroan honeycomb dilabur Gloss Black. Sepasang knalpot oval mengisi bumper belakang sebagai penekanan identitas RS.



Desain dan seluruh komposisi senada seirama tanpa ada kesalahan. Profil tubuh mengalun lembut hingga ke kaki, walau mengenakan pelek opsional 23 inci sekalipun. Dari foto seolah seperti mobil kecil dengan proporsi pas, padahal kenyataannya SUV gambot. Bila tertarik, RS Q8 dibanderol mulai dari 12.000 Euro atau sekitar Rp 1,98 miliar di Jerman. (Krm/Tom)


Sumber: Netcarshow


Baca Juga: Belum Diluncurkan, Audi RS Q8 Bikin Geger Jagad Super SUV di Nürburgring

Promo Populer di Jakarta Selatan

Mobil Audi Pilihan

  • Populer
  • Komparasi