jakarta-selatan

5 Pilihan SUV Diesel Ladder Frame Varian Termurah, Tak Sampai Rp 500 Juta

  • 13 Agt, 2019
  • 802 Kali Dilihat

Segmen SUV ladder frame bermesin diesel diramaikan banyak pemain. Sebutlah Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero Sport, Isuzu Mu-X, Nissan Terra dan Chevrolet Trailblazer. Mobil jenis ini memang multifungsi. Kaki jangkung mampu melibas berbagai permukaan dan kondisi jalan. Namun banyak pemiliknya memakai untuk kendaraan harian di kota. Harga untuk varian tertinggi sudah tembus Rp 500 juta. Namun jika dirasa terlalu mahal, ada pilihan varian bawah yang fungsinya sama saja.


Chevrolet Trailblazer LT



Model ini menjadi paling terjangkau dibanding merek lain. Varian paling bawah, 2.5 LT dibanderol Rp 438,5 juta (OTR Jakarta). Di bawah kapnya terdapat mesin 2,5 liter Duramax Diesel dengan Variable Geometry Turbocharger dan sistem penyemprotan Common Rail Direct Injection. Ia menghasilkan 180 PS di 3.600 rpm dan momen puntir 440 Nm mulai 2.000 rpm. Seluruh daya disalurkan ke roda belakang melalui transmisi otomatis 6-speed dengan GM Tiptronic. Kaki-kaki dipasangkan suspensi independent double wishbone di depan. Dan 5-link dengan coil spring dan gas shock absorber di belakang. Itu dipadukan pelek 17 inci dengan ban 255/65.


Harga segitu, fitur Chevrolet Trailblazer varian terbawah terbilang standar. Penerangan halogen dengan manual levelling. Kemudian kenyamanan penumpang didukung head unit 7 inci. Ia dilengkapi koneksi bluetooth, USB, AUX, terintegrasi dengan smartphone dan bisa diperintah menggunakan suara. Keluaran suaranya melalui 4 speaker yang tersebar. Selain itu, ada power outlet di tiap baris. Kontrol pendingin kabin juga manual. Sayangnya, pengemudi harus berusaha lebih keras saat parkir, karena tidak ada kamera belakang maupun sensor. Tapi keamanan saat berkendara sudah dibekali 6 airbag (depan, samping dan lutut), Anti-locking Braking System (ABS), Electronic Brake Distribution (EBD), Brake Assist (BA), Panic Brake Assist (PBA).


Nissan Terra


mencoba Nissan Terra


Terra 2.5L MT (4x2) merupakan varian paling bawah yang dijual senilai Rp 467 juta. Kalau mau yang matik, ada varian E AT (4x2) seharga Rp 493 juta. SUV anyar Nissan ini punya jantung mekanis 2,5 liter paling bertenaga, yakni 190 PS di 3.600 rpm dan momen puntir 450 Nm pada 2.000 rpm. Transmisinya manual 5-speed. Namun, tak berarti itu mengurangi keseruan berkendara. Kemudian kaki-kakinya independent double wishbone di depan dan 5-link dengan coil spring dan gas shock absorber di belakang. Mereka disandingkan pelek 17 inci dan ban 255/65.


Lampu utama sudah LED dengan fitur auto on/off dan follow me home, tanpa DRL. Walau hampir setengah miliar, ia masih pakai kunci konvensional. Perangkat multimedia juga 2DIN CD dengan USB dan AUX yang dihubungkan ke 6 pengeras suara. Di sisi pengemudi dimanjakan panel instrumen dengan Multi Information Display 3,5 inci.


Keselamatan dan pengendalian pengguna ditunjang ABS+EBD+BA, Vehicle Dynamic Control (VDC), Hill Start Assist (HAS). Kantung udara yang membantu meminimalisir benturan ada enam di depan, sisi dan seluruh kaca (tirai). Sementara untuk parkir hanya mengandalkan sensor belakang.


Toyota Fortuner G


Toyota Fortuner exterior


Varian paling bawah Fortuner adalah 4x2 2.4 G MT dengan banderol Rp. 476,05 juta dan 2.4 G AT sebesar Rp 494 juta. Desain bodinya  tak kalah menarik dibanding Fortuner VRZ. Hanya terlihat pelek yang lebih kecil, 17 inci dan terbungkus ban 265/65.


Untuk mendorong mobil, mesin 2,4 liter berteknologi VNT Intercooler menyemburkan 149,6 PS di 3.400. Dan torsi 400 Nm yang keluar dari 1.600 rpm hingga 2.000 rpm. Ini dikirim ke roda melalui transmisi manual 6-speed. Untuk mendukung pengendalian diberikan suspensi double wishbone, coil spring dan stabilizer di depan. Sedangkan suspensi belakangnya berkonfigurasi 4-link dengan lateral rod.


Fiturnya cukup bersaing. Headlamp disenjatai Bi-beam LED dengan DRL. Juga bisa diatur arah pencahayaannya melalui auto leveling, ada Follow Me Home untuk membantu menerangi ketika ingin memasuki rumah yang gelap. Lalu spion dapat dilipat secara elektrik. Pengemudi dimudahkan mengetahui informasi terkait mobil, lewat MID 4,2 inci berwarna. Perangkat pembantu handling dan keamanannya disediakan ABS+EBD, empat airbag (dua depan dan lutut). Ada juga mode berkendara yang terdiri dari Eco, Normal dan Power, sehingga performa bisa dikontrol sesuai keinginan.


Mitsubishi Pajero Sport Exceed



Exceed (4x2) merupakan varian Pajero Sport dengan harga paling terjangkau, Rp 481,5 juta (MT) dan Rp 496,5 juta (AT) (OTR Jakarta). Sayang wajahnya hanya diperkuat lampu projector halogen tanpa adanya DRL. 


Performa mesinnya, jauh lebih kecil dibanding tiga model di atas. Mobil ini mengusung dapur pacu 4D56 2,5 liter DI Commonrail Turbocharged dan Intercooled DOHC, yang menciptakan 136 PS di 4.000 rpm dan torsi 324 Nm di 2.000 rpm. Varian paling dasar memakai transmisi manual 5-speed. Suspensi depannya ditopang double wishbone dengan coil spring. Dan di belakang menggunakan 3-link type rigid axle dan coil spring. Ukuran pelek hanya 16 inci, yang dikawinkan ban 265/70.


Akses masuk ke mobil masih mengandalkan anak kunci konvensional. Begitu juga untuk menyalakan mesin. Kendati demikian, ia masih menawarkan kemudahaan, khususnya masalah pengendalian. Ada kamera belakang yang ditampilkan di layar 2DIN touchscreen 7 inci. Perangkat ini mampu memutar radio dan hiburan dari koneksi bluetooth, serta dapat dihubungkan ke smartphone lewat Miracast atau USB. Untuk keselamatan, Pajero Sport Exceed mengandalkan dual SRS airbag dan ABS+EBD.


Isuzu Mu-X i-Series



Berbanderol Rp 449 juta (OTR Jakarta), i-Series jadi varian Mu-X paling murah. Belum lama ini Mu-X mendapatkan penyegaran minor, fiturnya pun lebih lengkap. Lampu utama pakai projector Bi-beam LED dengan DRL LED. Ada auto levelling headlamp, yang mengizinkan pengemudi mengatur arah pancaran cahaya. Kaki-kakinya punya spesifikasi yang sama dengan Trailblazer dan Terra, tapi peleknya 18 inci.


Jantung mekanisnya 2,5 liter disokong Turbocharge Intercooled VGS (Variable Geometry System). Sudah mengantongi teknologi direct fuel common rail bertekanan tinggi. Sayang, semburan tenaganya kecil, 136 PS dan torsi 320 Nm pada 1.800-2.800 rpm. Distribusi output daya lewat transmisi triptonic otomatis 5-speed.


Walau menjadi Mu-X paling murah, fiturnya berkelas. Kabin bisa diakses memakai smart-key, yang tentu teknologi ini dipadukan start-stop button untuk menyalakan dan mematikan mesin. Head unitnya layar sentuh 7 inci yang dikombinasi delapan speaker. Pengendalian juga dipermudah dengan adanya cruise control. Sedangkan perangkat keselamatannya terdiri dari: ABS+EBD+BA, Electronic Stability Control, Traction Control System, Hill Start Assist, Hill Descent Control dan dual SRS Airbags. (Hfd/Odi)


Baca Juga: SUV Rp 600 Jutaan, Pilih VW Tiguan Allspace Atau Hyundai Grand Santa Fe CRDi?

kali dibagikan

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video Mobil Terbaru di Oto
  • Mitsubishi Triton 2019 | Diuji Di Sirkuit Offroad...
    • 17 Agt, 2019
    •  
  • Honda Accord 2019 | First Drive | Bagaimana...
    • 17 Agt, 2019
    •  
  • Range Rover Evoque | First Impression | Tetap...
    • 05 Agt, 2019
    •  
  • DFSK Glory i Auto | First Impression |...
    • 26 Jul, 2019
    •  
  • Mitsubishi Outlander PHEV | First Drive | SUV...
    • 25 Jul, 2019
    •  
  • Toyota GR Supra | First Impression | Apa...
    • 24 Jul, 2019
    •  

Mobil Populer

  • Populer
  • Terbaru
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi