Oto
jakarta-selatan

Main Vespa Klasik Buat Pemula, Intip Tipsnya

  • 05 Okt, 2018
  • 1782 Kali Dilihat

Merek Vespa, salah satu motor klasik yang ramai pemainnya. Tak kecuali di Indonesia, yang punya sejarah penting bagi perkembangan Vespa di luar Italia. Seiring bertambahnya waktu, nilai Vespa klasik turut naik. Harganya, saat ini lebih mahal ketimbang beberapa tahun lalu. Tapi itu tak jadi alasan bagi orang yang antusias dengan ikon skuter itu.



Bagi Anda yang baru ingin bermain Vespa klasik, belum terlambat. Kalau mencarinya dengan serius, bisa menemukan yang cocok untuk mulai memelihara Vespa hingga menjadi barang antik. Intip tips dari ahlinya bermain Vespa berikut ini.


Yang pertama, mulai dari model low-end yang paling murah. Salah satunya model Vespa Super. "Awalannya main ini dulu Vespa Super, karena barang-barangnya masih murah. Jadi kalau takut mahal, tidak juga," ujar Om Beng, pegiat dan founder komunitas Indonesia Vespa Days. Menurutnya lagi, sekarang Vespa Super juga sudah tinggi harganya, tapi paling tidak aura klasiknya lebih terasa ketimbang PX yang sudah masuk era 80-an.


Jangan lupa juga, cari motor yang surat-suratnya masih lengkap. Agar tidak merepotkan. Sedang kondisi, kalau punya biaya lebih sila cari yang lebih mulus dan orisinil. Untuk kondisi mesin, menurut Om Beng, jadi nomor dua. "Mending cari yang kondisi bodi bagus tapi mesin kurang sehat. Kenapa? Karena mesin banyak yang bisa benerin, bengkel dan mekanik Vespa banyak di sini. Kalau bodi dan detail, susah," ungkapnya lagi.


Tips berikutnya soal arah modifikasi. Perhatikan detail dan bodi Vespa. Kalau masih sehat dan cat masih asli, bisa melirik modifikasi original style. Jika sudah tidak ori, bisa mengikuti gaya restorasi, retro atau mods.


Bedanya, original style masih memakai cat asli bawaan. Jadi kadang bisa dilihat ada bekas karat dan cat pudar dibiarkan apa adanya. Sementara restorasi, sesuai namanya, mengembalikan kondisi seperti motor baru keluar pabrik. Retro lebih ke modifikasi cantik, tanpa mengubah bentuk asli. Kalau Mods, karakter Vespa lebih eksentrik, misal dengan banyak lampu dan kaca spion.


Menurut Om Beng, kalau tidak mengikuti kontes atau lomba, bijaknya mengembalikan Vespa ke kondisi semula atau restorasi. Kaitannya dengan pandangan umum, tak banyak orang yang mengerti arah berbeda modifikasi Vespa. Sedang kalau restorasi, orang awam bisa menikmati.


"Itu untuk menambah nilai Vespa. Yang penting tampilan bersih dan rapih, karena itu cara pandang orang umum melihat Vespa. Bersih, rapih, tak banyak printilan jadi enak dilihat. Kalau sudah masuk seri-seri khusus, itu cuma orang Vespa yang paham. Untuk bisa dinikmati sama-sama umum mending kembalikan ke aslinya saja. Ini bicara pandangan umum ya, kalau selera sih beda lagi," tegas Om Beng.


Dijelaskan kemudian, restorasi juga tidak terlalu sulit karena parts banyak tersedia di pasar. "Enaknya restorasi ke awal itu, barang-barangnya juga ada. Teman-teman bikin yang sangat mirip orisinil (repro). Ditambah lagi, kalau kita mau jual sama seperti otomotif lain, kalau sudah diacak-acak dengan selera pribadi harganya malah bisa turun," tutup Om Beng. (Tom/Odi)


Baca Juga: Punya Tubuh Mungil, Simak Cara Kendarai Motor Trail Agar Tetap Aman

kali dibagikan

Promo Populer di Jakarta Selatan

Motor Pilihan

  • Populer
  • Terbaru
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi