Dilarang Mudik Lakukan Pengecekan Sepeda Motor Agar Optimal di Hari Raya

Dilarang Mudik Lakukan Pengecekan Sepeda Motor Agar Optimal di Hari Raya

Bulan Ramadhan ini selain menjalani ibadah puasa, aktivitas lain tetap harus dijalankan. Baik itu rutinitas kegiatan harian maupun mengisi waktu luang dengan mengerjakan hobi, atau mengasah bakat dan keterampilan. Lalu bagi pengguna sepeda motor, memperhatikan kondisi kendaraan dapat menjadi cara untuk memanfaatkan waktu, misalnya saat menunggu buka puasa.

Di lain sisi, pemerintah secara resmi melarang aktivitas mudik yang telah ditetapkan oleh Satgas Penanganan covid-19 bersama Kementrian Perhubungan dan Polri. Larangan itu berlaku pada 6 hingga 17 Mei 2021. Meski begitu, Anda bisa memanfaatkan larangan pulang kampung untuk mengembalikkan performa motor seperti sediakala. Diperlukan pengecekan kuda besi agar tetap optimal saat di Hari Raya. Lantaran banyak bengkel yang tidak buka saat libur Idul Fitri, tips berikut bisa dilakukan sendiri di rumah.

1. Cek Bahan Bakar

Pastikan kondisi bahan bakar melalui indikator speedometer dalam keadaan penuh. Bila motor jarang digunakan, baiknya selalu dalam kondisi full tank untuk menghindari terjadi penguapan. Sekalian cek apakah ada kebocoran dari bahan bakar, misalnya dengan bau bahan bakar di sekitar motor.

2. Cek Oli Mesin

Bila ingin sepeda motor tetap awet dan prima, maka harus rajin dalam mengganti oli motor. Selain sebagai pelumas, oli ini juga berguna untuk merawat dan mendinginkan mesin pada saat bekerja. Maksimal ganti oli 2 bulan sekali, tapi ini bisa sesuaikan tergantung dari pemakaian motor itu sendiri. Saat berada di rumah, gunakan stik oli mesin, untuk mengecek apakah level oli mesin masih di dalam batas normal dan cek juga apakah ada kebocoran oli di sekitar motor.

Tips Merawat Motor

3. Periksa Aki

Aki menjadi komponen penting yang berguna sebagai kelistrikan dari motor. Baik mengunakan aki kering ataupun aki basah tetap membutuhkan perawatan. Isi air aki bila terlihat sudah menyusut, berlaku untuk jenis accu basah. Dan buat aki kering, setrumkan aki jika daya sudah mulai berkurang.

Jika tidak digunakan dalam waktu lama, dihimbau untuk melepas aki dari motor. Bila terus terpasang, listrik dari aki akan terus tersedot. Cara melepasnya cukup mudah, tapi harus-hati-hati supaya terhindar dari tersetrum. Pertama copot dulu kutub negatif dengan menggunakan obeng. Kemudian disusul dengan mencopot kutub positif.

Jika aki sudah dilepas, jangan lupa untuk menyimpannya pada tempat dengan suhu ruang plus ventilasi udara yang baik. Tapi jika tidak ingin melepasnya, minimal melepas terminal negatif dari aki.

4. Ketahui Kondisi Rem

Cek sistem pengereman dengan menekan tuas rem, apakah berfungsi dengan normal dan pastikan lampu rem belakang menyala. Perhatikan juga level minyak rem melalui celah intip reservoir / tempat penampung minyak rem, pastikan berada dalam batas normal.

5. Handle Throttle (gas)

Pastikan dengan memutar throttle dengan lembut dan tidak ada kesan terhambat atau nyangkut. Pun bila ada kabel tertekuk atau terjepit harus segera diperbaiki.

Baca juga: Tips Merawat Mekanikal Motor Ringan Selama Libur

Tips Merawat Motor

6. Periksa kondisi ban

Untuk keselamatan, wajib memeriksa kondisi tekanan ban. Jangan terlalu keras, cukup berada di kisaran angka 25 hingga 30 Psi. Tergantung rekomendasi dari pabrikan ban. Misalnya, 29-33 psi. Usahakan isi angin ban dengan nitrogen, karena lebih bermanfaat ketimbang angin biasa. Selain punya suhu yang stabil, penggunaan nitrogen bisa membuat bagian dalam ban tidak lembab yang dapat menyebabkan korosi di pelek. Kemudian pastikan ban tidak menapak pada permukaan yang berminyak atau genangan bahan bakar. Hal ini untuk mencegah ban cepat menggembung.

Kemudian Bersihkan ban dengan bahan yang ramah terhadap karet, terutama cairan yang tidak menyebabkan getah. Intinya gunakan cairan khusus yang dirancang untuk si kulit bundar. Lalu pastikan alur masih dalam batas normal dengan melihat tanda keausan dari ban dan juga fisiknya. Ban dengan keausan yang sudah lewat batas dapat membahayakan saat berkendara, karena daya traksi berkurang.

7. Indicator dan signal

Pastikan semua signal indikator dan lampu menyala, seperti lampu depan, lampu belakang, lampu sein dan klakson berfungsi dengan baik. Bila ingin usia lampu depan lebih lama, gunakan lampu jarak jauh pada siang hari, dan lampu dekat pada saat malam hari.

8. Bersihkan motor

Setelah pengecekan di atas selesai dilakukan, baiknya motor dalam keadaan bersih. Maka itu disarankan untuk mencuci motor. Membersihkan motor secara teratur dapat melindungi dari kerusakan. Kegiatan ini baiknya dilakukan dengan benar. Menggunakan produk pembersih seperti sabun atau shampo yang memang dirancang khusus untuk permukaan sepeda motor. Dan jangan gunakan semprotan air bertekanan tinggi, karena hal ini dapat merusak beberapa komponen.

Beberapa yang perlu diperhatikan adalah jangan menyemprotkan air ke outlet muffler dan komponen listrik, karena dapat menyebabkan kerusakan. Lalu bersihkan bagian plastik menggunakan kain atau spons halus yang cocok dengan permukaan. Kemudian keringkan dengan kain lap yang memang khusus untuk menyerap air. Pengecekan sejumlah bagian penting yang dapat dilakukan sendiri turut mempercepat menemukan masalah sepeda motor. Dengan begitu, kendala dapat diantisipasi sesegera mungkin. (Bgx/Raju)

Baca juga: Tips Aman Berkendara Motor Saat Musim Hujan

Coronavirus

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Motor Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Motor