First Drive Honda City 2020: Membawa Penyegaran Premium?

First Drive Honda City 2020: Membawa Penyegaran Premium?
Gambar
Review Pengguna

Honda City adalah sedan yang spesial buat kami. Melewati 4 generasi dan 20 tahun, terhitung beberapa kali berubah. Dari sedan kompak driver-oriented, beranjak dewasa untuk pengincar duduk di baris belakang. Generasi terbaru akhirnya tiba. Honda terlihat masih bermain aman. Tidak menyimpang terlalu jauh dari kesuksesan generasi empat. Mari kita jajaki lebih dalam.

Eksterior

Honda city front

Jika semua emblem ditutup, Anda pasti mudah mengenalinya. Ciri desain yang membuat generasi empat berbeda tetap dibawa. Jadi, walau tak ada kesamaan antara keduanya, tetap tampak akrab.

Tentu saja, ukurannya mengembang. Tambah panjang 109 mm dan lebar 53 mm. Sekilas melarnya kentara, menunjukkan hidung yang tidak lagi mancung dan ramping. Sekarang tegak dan lebar, membuat desain City lebih meyakinkan. Grille lebar yang dilapisi kromium, menyasar terus bagian atas lampu.

Lampu utama mengundang perdebatan karena mirip dengan Accord dan Civic. Rangkaian LED memancarkan sinar cerah, ditambah Daytime Running Light (DRL) dan sein LED juga. Impresi awal sudah menjanjikan. Namun kami mengharapkan Honda merancang lampu indikator yang lebih dinamis, hanya untuk memberi tambahan kesan 'bling-bling'. Karena bagian lainnya tampak agak suram dibanding model terdahulu.

Honda city rear

Guratan di profil samping sedikit kalem, tapi desain pelek 16-inci malah sedikit ramai. Honda memakai profil ban setipis 185 demi efisiensi bahan bakar. Mungkin ban selebar 195 bisa memberi tongkrongan yang lebih enak dipandang.

Melihat belakang, pasti Anda bertanya-tanya, kemana semua krom menghilang. Lampu belakang sekarang dilengkapi LED yang memendarkan pola 'Z'. Reflektor vertikal di bemper cukup menolong tampilan kontras dari desain sederhana. Ujung knalpot tetap tersembunyi dari pandangan. Ada juga antena sirip hiu yang berkelas, seperti generasi sebelumnya.

Interior

kabin honda city

Dari sudut pandang desain, City bertambah dewasa. Dasbor kini lebih simetris dan lugas, meski visualnya hambar. Pewarnaan didominasi beige-black dan silver, daripada hitam dan abu-abu gelap.

Untuk sentuhan mewah, Honda menambah aksen jahitan kulit di permukaan konsol tengah dan arm rest. Ada panel kayu juga di dasbor, dipernis mengilap agar mencolok. Seharusnya dipasang hingga door trim juga, agar suasana kabin makin elegan.

Kami amat berharap peningkatan kualitas interior juga. Banyak plastik tipis di dasbor dan pintu bukan untuk mobil seharga ini. Hyundai Verna masih jadi patokan di segmennya.

Sudut bukaan pintu lebar berarti akses mudah, bahkan untuk lansia. Posisi duduk sekarang terasa lebih natural, tidak lagi seakan-akan tenggelam di dalamnya. Dasbor yang lebih rendah begitu pula garis jendela semakin menambah rasa lapang.

kursi belakang city

Karena panjang wheelbase tidak berubah, dasbor dibuat ramping dan memakai elemen desain horizontal agar menghemat ruang. Alhasil ruang lutut bertambah 80 mm saat duduk di kursi depan.

Lewat pengaturan tinggi kursi dan kemudi tilt-telescopic, mudah saja menemukan posisi berkendara nyaman. Tapi, jika Anda setinggi lebih dari 182 cm, kepala bakal mepet ke plafon meski kursi disetel paling rendah sekalipun. Karena tinggi keseluruhan mobil memendek 6 mm, ruang kepala juga turun 40 mm. Dan juga, armrest depan tidak dapat diatur dan dibuat rendah. Praktis, hanya co-driver yang bisa memanfaatkannya.

Honda juga memangkas 60 mm lebar sandaran kursi belakang, yang mungkin menambah ketidaknyamanan. Klaim Honda, agar visibilitas penumpang ke arah depan lebih baik. Pantas saja headrest kursi depan juga dipapas 15 mm. Jika Anda lebih sering menempati kursi belakang, banyak banyak ruang tersisa. Jika kursi depan diduduki penumpang berpostur 180an cm, masih ada ekstra 70 mm ruang lutut. Honda merancang sedemikian rupa kursi depan agar memaksimalkan ruang belakang. Sama seperti sebelumnya, lantai sedikit bersudut seolah-seolah sebagai pijakan kaki alami.

luas bagasi honda city

Tidak perbedaan ruang kepala di belakang. Satu hal yang penting, Honda justru menghilangkan headrest terpisah dan membuatnya menyatu dengan kursi. Kata Honda, ada rangka di dalamnya dan bukan hanya berisi busa. Lebar kursi belakang memang terdampak 35 mm. Bukan berarti 3 orang bisa duduk sekaligus. Masih sangat mungkin.

Kami lebih suka mengisi City empat penumpang saja, dengan armrest belakang terbuka. Semuanya pasti suka bantalan yang lebih padat (Klaim Honda tiga kali lebih tebal), yang tidak akan membuat tubuh tenggelam selama perjalanan jauh.

Ada beberapa utilitas ruangan, termasuk cup holder di armrest dan saku ponsel di kantong kursi. Penumpang depan mendapat saku besar di pintu, laci dan beberapa cup holder di sekitar rem tangan.

Kapasitas bagasi memang menyempit jadi 506 liter dibanding sebelumnya 510 liter. Tapi masih yang terluas dari Rapid, Vento dan Verna.

Teknologi dan Fitur

head unit honda city

Semua yang kami sudah dari Honda City dibawa. Di spek teratas ZX, mendapat jok kulit, sunroof elektrik, headlamp auto dan cruise control. Anda juga mendapat automatic climate control tanpa tombol ala touch screen yang tidak diperlukan. Rasa dari kenop putar masih memuaskan. Apalagi ada latar warna yang dapat berubah-ubah keren.

Honda juga mempertahankan tirai di kaca belakang. Yang mengherankan tidak ada tirai untuk jendela. Mengingat fokus ke kursi belakang, paling tidak ada USB charger tersedia akan lebih menolong ketimbang power outlet 12V.

Di depan, penumpang dimanjakan sistem infotainment layar sentuh 8 inci. Konektivitasnya seperti biasa, ada opsi Android Auto, Apple CarPlay dan tampilan dari kamera parkir. Monitornya sendiri terasa seperti barang aftermarket. Kami ingin sekali melihat perpaduan grafik baru dan display untuk pengemudi. Sudutnya juga bisa lebih enak juga. Yang pasti, kami harus akui kualitas videonya buruk.

sunroof honda city

Layar turut menampilkan tangkapan kamera LaneWatch yang berada di spion samping. Rasio aspek video juga melenceng. Membuat mobil terlihat lebih ramping dan tinggi dari aslinya. Tampilan itu juga seharusnya bisa muncul di panel instrumen agar mata pengemudi tidak melirik jauh dari pandangan utama.

Fitur baru yang kami sangat suka adalah layar instrumen 7 inci. Menyatu dengan mulus dalam berbagai indikator yang mudah dibaca. Selain hal biasa seperti bahan bakar, tripmeter dan informasi pintu, Honda juga menambah G-force meter. Hal menarik lain ialah kompatibilitas Amazon Alexa. Teknologi 'Connect' Honda memungkinkan melacak mobil dan mengunci atau membuka dari jarak jauh. Semua dapat meminta Alexa untuk melakukan semuanya melalui perintah suara.

Honda seharusnya bisa menambah banyak lagi fitur untuk menetapkan tolok ukur baru di segmennya. Pengaturan kursi elektrik, kamera 360 derajat, air purifier, laci dengan pendingin dan jok dengan ventilasi udara, harusnya bisa meningkatkan rasa premium.

Performa

mesin honda city

Bensin

Meski tidak terlihat, ada ubahan pada mesin bensin di balik kap mesin Honda City. Masih unit 1,5-liter, tapi sekarang menghasilkan tenaga 2 PS lebih besar, tepatnya 121 PS. Sementara torsi, identik 145 Nm, tapi memuncak lebih cepat. Apakah rasa berkendara berubah drastis?

Tidak, tetap terasa sama. Artinya halus, bandel dan senang berkitir di redline. Kopling ringan dan perpindahan tuas mulus mampu mencegah lelah. Anda bisa mengendarainya sepanjang jalan perkotaan dengan di gigi kedua atau ketiga saja. Terutama gear tiga, cukup serbaguna memungkinkan membangun kecepatan dari bawah 30 kpl sampai melewati 100 kpj. Napasnya panjang. Mesin juga terasa tenang saat cruising di jalan bebas hambatan. Berputar 2.500 rpm di 100 kpj. Perkenalan girboks baru 6-percepatan patut dipuji. Membantu klaim efisiensi yang sekarang mencapai 17,8 kpl, meningkat dari 17,4 kpl.

Bila senang menggeber mesin tanpa turbo, City juga memberikan rasa itu. Mesin menghasilkan suara merdu ketika menyentuh putaran atas. Bisa juga diajak sebagai teman untuk bersenang-senang.

Bensin-CVT

Harus diakui, inilah CVT paling enak yang pernah kami kendarai di rentang harganya. Disetel dengan cemerlang, bahkan terasa seperti matik torque converter. Kata Honda, karakternya disesuaikan selera orang India. Terlepas masih ada jeda sepersekian detik antara pedal ditekan dan akselerasi, tidak ditemukan lagi kekurangannya.

Tenaga dikirim tanpa terburu-buru tapi tetap halus. Membiarkan pengemudi menikmati perjalanan. Walau dipaksa berakselerasi cepat, girboks tidak menahan putaran mesin di redline tipikal CVT lain. Seperti matik biasa, membiarkan tembus ke redline di tiap 'gigi'. Ada paddle shift juga, jika membutuhkan kontrol lebih personal saat mengemudi cepat. Tanpa memakai itu pun, tidak terasa membingungkan saat dipakai berkendara harian.

Diesel

Mesin diesel 100 PS tidak memberi rasa berbeda. Turbo lag tetap ada di bawah 2.000 rpm. Untuk pemakaian dalam kota, harus hati-hati memilih gear tepat. Mesin berada di zona nyamannya ketika di jalan bebas hambatan. Kecepatan terjaga stabil di 100-120 kpl sepanjang hari tanpa kelelahan. Catatan efisiensi sekarang sebesar 25,6 kpl lebih tinggi dari dulu 24,1 kpl.

Noise, Vibration dan Harshness (NVH)

Honda mengklaim telah meningkatkan NVH new City. Caranya memakai karet tebal di pintu dan sisi bodi, menyemprot busa ke sambungan las dan firewall lebih tebal.

Untuk diesel, blok mesin dan rantai diatur ulang agar getaran berkurang. Semua dimaksudkan agar pengalaman berkendara makin senyap tanpa menghilangkan ketajaman pengendaliannya.

Pengendaraan dan Pengendalian

review honda city 2020

Honda memperbaiki rasa kaku City generasi keempat. Setelan suspensi tergolong unik khusus pasar India. Dirancang untuk menghadapi lubang dan jalanan tak rata. Hasilnya peningkatan masif saat melewati jalanan buruk. Redaman shock absorber ditingkatkan dan suspensi juga lebih sunyi. Karena makin lembut, untungnya tidak terasa melayang di jalan tol. Kendali tetap mantap seolah tertanam di jalan.

Pasti ada saja sedikit limbung. Itu sudah konsekuensi yang masih bisa diterima. Tapi tetap menyenangkan kala menikung karena kepresisian setir tinggi. Bobotnya pas untuk dalam kota maupun jalan bebas hambatan, tak ada komplain.

Tugas pengereman masih ditangani rem cakram di depan dan tromol di belakang. Kampas menggigit cepat dan pedal terasa meyakinkan. Batasan yang perlu disadari hanyalah banyak ukuran 185 saja.

Safety

Spek tertinggi Honda City dilengkapi enam airbag, ABS+EBD dan seperangkat teknologi seperti hill start assist, vehicle stability control dan juga tyre deflation warning. Juga ada peningkatan rigiditas kerangka bodi, karena penggunaan besi high-tensile. Versi India belum melewati uji tabrak, tapi pengetesan internal Honda mengindikasikan 5 bintang penuh ASEAN NCAP.

Verdict

honda city 2020 test drive

Honda City generasi kelima tetap berpegang pada formula sama. Menurut kami, seharusnya Honda memanfaatkan peluang ini untuk menetapkan tolok ukur baru di segmennya. Sayang, plastik keras dan kasar masih ada dan tidak pada tempatnya. Kualitas yang lebih baik atau material lembut bisa jadi menolong suasana kabin City.

Kursi belakang mengalami pembenahan signifikan. Jika Anda mencari mobil untuk disopiri, City adalah pilihan tepat. Ditambah kualitas berkendara jauh membaik, mampu memfiltrasi ketidaknyaman kondisi jalan beragam. Jika memilih mesin bensin dan CVT, kehalusannya mencegah rasa stres di kemacetan.

Sesuai harapan, Honda tidak mengubah drastis harga Honda City. Nilainya tergolong tinggi, termasuk pelengkap tambahan. Terutama tipe basic V dengan tambahan opsi senilai Rp 5 juta. Tetap saja, masih sedan kompak paling mahal di kelasnya. Meski membayar kombinasi fitur dan kabin lapang seimbang. Paling penting, masih seperti Honda City semestinya. (Odi)

Sumber: Cardekho

Reviewer: Arun

Baca Juga: First Drive Honda Civic Hatchback RS: Makin Seksi?

Jelajahi Honda City

Honda City Rp 355,5 Juta Cicilan : Rp 8,11 Juta

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store