TMS 2019: Kawasaki ZH2 Dirilis, Ini Spesifikasi Lengkapnya

Gambar
Review Pengguna

Kawasaki ZH2 lakoni debut di Tokyo Motor Show 2019. Saat perkenalannya hari ini (23/10), ia tak sekadar tampil buas dengan desain naked bike. Tenaganya juga mumpuni berkat sokongan supercharged di jantung mekanis. Secara spesifikasi serupa dengan sang kakak, Ninja H2. Tapi saat ditilik, ada beberapa perbedaan. Termasuk soal fitur, yang rupanya tak dimiliki saudara tuanya itu.

Kawasaki ZH2

Kemunculan produk baru ini, memang sempat ramai dibincang. Apalagi pihak pabrikan juga sempat merilis beberapa teasernya. Godaan, kala itu, tentu karena ia digadang berbekal perangkat layaknya Ninja H2. Namun, Kawasaki ZH2 ditampilkan dalam sosok yang lebih nakal. Terapan desain tanpa baju alias fairing, diperkuat oleh terapan dual headlamp. Sekilas mirip kepunyaan Z400, namun punya bentuk cover lebih landai. Untuk rumah lampu sein depan, tepat di bagian bawah penerangan utama.

Bagian muka ZH2 terlihat sangar. Pada sisi lampu utama, juga bersanding air scoop yang cukup besar. Fungsinya pastilah untuk memaksimalkan pasokan udara ke area mesin. Lantaran telanjang tadi pula, Kawasaki leluasa mengeksploitasi sektor ini. Termasuk memamerkan inovasi teknologi supercharged.

Pemandangan dari samping motor, juga dinamis berkat laburan kelir hijau pada rangka teralis anyar mereka. Belum lagi bentuk knalpot yang gambot itu. Kendati begitu, bagian belakang, khususnya bentuk stoplamp dibuat simple. Namun dengan desain baru. Sementara lampu sein belakang terpisah, menyatu dengan sepatbor. Semua sistem penerangan pada motor ini sudah berjenis LED.

Menyoal impresi berkendara, ZH2 memiliki riding position lebih tinggi dari Ninja H2. Secara keseluruhan dimensinya 2.085 x 810 x 1.130 mm (P x L x T). Ditunjang pula bentuk tangki cukup menjulang. Lalu ketinggian joknya 830 mm. Soal performa, jangan ditanya. Sudah pasti ZH2 menggoda untuk dibetot pecinta kecepatan. Dengan racikan mesin 4 silinder segaris 998 cc dan supercharged, ZH2 sanggup mengail tenaga 197,2 Hp di 11.000 RPM. Lalu torsi maksimal yang dapat dicapainya, 137 Nm pada putaran mesin 8.500 RPM.

Jika dibandingkan, performa Kawasaki ZH2 sedikit lebih kecil dari Ninja H2. Padahal bore x stroke keduanya sama : 76,0 x 55,0 mm. Bisa jadi karena cecara bobot, ia lebih berat 1 kg. Namun, ZH2 lebih kaya fitur. Sebutlah adanya terapan Integrated Riding Mode, Inertial Measurement Unit, Power Modes, Kawasaki Cornering Management Function hingga Electronic Cruise Control. Bahkan panel meter ZH2 sudah ditampilkan secara digital via layar TFT. Pemilik juga dapat menghubungkan motor via smartphone.

Selebihnya penggunaan Kawasaki Traction Control (KTC), Kawasaki Intelligent Unti-lock Braking System (KIBS), Kawasaki Launch Control (KLCM) maupun Kawasaki Quick Shifter (KQS), sudah lebih dulu ada di Ninja H2. Sayang saat perkenalannya hari ini, harga resmi Kawasaki ZH2 belum diungkap. Di Indonesia Ninja H2 dijual Rp 666 juta. Berapa harga yang pantas untuk motor terkencang dari keluarga Z Series ini?

Jelajahi Kawasaki Ninja H2

Kawasaki Ninja H2 Rp 750 - Rp 820 Juta Cicilan : Rp 17,11 Juta

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store