Tekan Angka Kecelakaan, Suzuki Imbau Pengendara Motor Selalu Waspada dan Siaga
Tips biar berkendara lebih aman dan nyaman
Indonesia masuk ke dalam jajaran sepuluh besar negara pengekspor sepeda motor tertinggi di dunia. Namun sangat disayangkan, hal itu dibarengi dengan keamanan berkendara. Angka kecelakaan yang melibatkan pengemudi sepeda motor tergolong tinggi.
KEY TAKEAWAYS
Hal apa saja yang perlu diperhatikan sebelum berkendara motor?
Menggunakan perlengkapan yang sesuai, memahami aturan lalu lintas, hati-hati dan fokus, gunakan motor yang tepat, serta lakukan pemeriksaan kendaraan berkalaMenurut Hariadi, Asst. to Service Dept. Head PT SIS, sepeda motor memang menjadi kendaraan yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia karena lebih efektif untuk menyusuri jalanan perkotaan berkat bodinya yang ramping dan bertenaga.
“Sepeda motor sudah mengambil bagian penting dalam keseharian masyarakat. Salah satu alasan utamanya karena lebih praktis dan efisien untuk menghadapi kemacetan lalu lintas di jalanan perkotaan. Menjadi penting bagi pengendara motor untuk memahami faktor-faktor yang punya potensi jadi penyebab kecelakaan dan bagaimana mengantisipasinya,” terangnya.

Beberapa faktor yang berpotensi menjadi pemicu kecelakaan seperti kemampuan emosional pengendara, faktor lingkungan tidak terduga, dan kesiapan kendaraan. Suzuki memberi imbauan beberapa hal untuk diperhatikan pengendara sepeda motor dari semua kalangan usia sebelum mulai berkendara.
1. Menggunakan Perlengkapan Keselamatan
Salah satu kebiasaan buruk pengguna sepeda motor adalah menyepelekan perlengkapan keselamatan berkendara. Padahal ini menjadi yang utama untuk melindungi tubuh dari kondisi yang tidak diinginkan.
Paling penting untuk diperhatikan adalah penggunaan helm yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI). Fungsinya sangat esensial untuk melindungi bagian kepala. Selain itu penting juga untuk menggunakan jaket, sarung tangan, sepatu yang nyaman, dan perlengkapan yang bisa melindungi bagian tubuh lain.
2. Mengenali dan Menaati Aturan Lalu Lintas
Pengetahuan setiap jenis rambu lalu lintas adalah hal dasar yang wajib diketahui setiap pengendara. Tanda yang ada di setiap jalan merupakan sarana komunikasi sehingga setiap pengendara bisa berkendara dengan tertib dan aman. Maka itu pengendara wajib mengenali dan mengetahui aturan serta rambu lalu lintas sebelum melakukan perjalanan, serta menaatinya untuk mengurangi risiko kecelakaan.
3. Berkendara dengan Hati-hati dan Fokus
Pastikan sebelum berkendara, kondisi pengemudi tidak dalam keadaan mengantuk. Jika mengantuk, sebaiknya beristirahat sejenak untuk mengembalikan fokus berkendara. Selain itu hindari juga berkendara sambil menggunakan telepon genggam atau mendengarkan musik menggunakan earphone. Hal tersebut dapat mengurangi fokus pengendara untuk menyadari hal-hal yang terjadi di lingkungan sekitarnya. DIperlukan juga mengatur emosi dan perilaku berkendara seperti menjaga batas kecepatan, dan tidak mudah terprovokasi pengendara lain.
4. Gunakan Motor yang Tepat
Pengendara harus memahami kondisi jalan yang mau ditempuh untuk mengetahui kendaraan yang sesuai untuk digunakan. Untuk mendukung mobilitas sehari-hari, masyarakat umumnya menjatuhkan pilihan pada motor skutik kompak. Punya bobot yang ringan dan mudah dikendalikan, sehingga siap untuk menunjang kenyamanan aktivitas sehari-hari.
5. Memeriksa Kendaraan Secara Berkala
Memperhatikan kondisi kendaraan agar tetap prima merupakan kewajiban setiap pemilik kendaraan. Suzuki menganjurkan para pemilik kendaraan untuk melakukan servis di bengkel resmi. Guna mendukung hal tersebut, pihaknya menyediakan layanan service sepeda motor yang bisa diakses melalui website www.suzuki.co.id, layanan call center Halo Suzuki, atau aplikasi MySuzuki.

Sebagai informasi, data Direktur Keamanan dan Keselamatan Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Dirkamsel Korlantas Polri) menunjukkan bahwa jumlah korban kecelakaan sepeda motor per hari di Indonesia pada 2023 lebih tinggi dibanding 2022.
Meskipun mayoritas dari setiap kasus kecelakaan adalah korban luka ringan, rasio korban kecelakaan roda dua yang meninggal dunia pada 2023 berada di angka 17 – 22 persen. Itu berarti dalam setiap 5 kasus kecelakaan roda dua dapat dipastikan setidaknya terdapat 1 angka kematian.
Kondisi ini perlu menjadi perhatian karena kelompok usia yang paling banyak menggunakan kendaraan roda dua berasal dari kalangan usia remaja dan dewasa muda. Serta waktu rawan terjadinya kecelakaan cenderung terjadi di pagi hari pukul 06.00 – 08.00 WIB saat jalanan dipadati dengan masyarakat yang berangkat ke tempat kerja atau sekolah dan jam 15.00 – 18.00 WIB pada saat masyarakat mengakhiri hari dan pulang ke rumah.

Hariadi memaparkan bahwa kecelakaan biasanya dipicu oleh tiga faktor utama yaitu: manusia, lingkungan, dan kendaraan. Faktor manusia seperti kemampuannya mengendarai sepeda motor, kelalaian dalam mengikuti tata tertib berkendara, melakukan pelanggaran berlalu lintas, serta tingkat emosional pengendara turut berkontribusi pada angka kecelakaan di Indonesia.
Sisi lain dari faktor lingkungan atau jalanan seperti kondisi jalan yang tidak layak, kondisi penerangan jalan yang kurang mendukung, tidak tersedianya rambu lalu lintas untuk mengatur pengendara di jalan, hingga faktor keteledoran pengendara lain adalah faktor eksternal yang lebih sulit dikendalikan dan dapat menyebabkan kecelakaan.
Faktor terakhir yaitu kendaraan yang juga dapat memicu kecelakaan seperti kelalaian pemilik kendaraan dalam memelihara dan merawat mesin serta komponen kendaraannya dalam pemakaian sehari-hari.
“Mengurangi tingkat kecelakaan khususnya bagi pengguna sepeda motor merupakan tanggung jawab bersama sebagai sesama pengguna jalan. Untuk itu, Suzuki juga mengimbau kesadaran masyarakat terkait pentingnya keselamatan berkendara yang merupakan tanggung jawab kita bersama. Dan dengan memperhatikan beberapa hal inilah yang menjadi langkah awal untuk mengurangi risiko kecelakaan sepeda motor,” tutup Hariadi.
(BGX/TOM)
Baca juga: Ini Hal Wajib yang Dilakukan Ketika Touring Berkelompok
GIIAS 2025
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Motor Pilihan
- Terbaru
- Populer
Video Motor Terbaru di Oto
Artikel Motor dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature