Suzuki Vitara Dapat Penyegaran, Ini 4 Ubahannya

Suzuki Vitara Dapat Penyegaran, Ini 4 Ubahannya
Gambar
Review Pengguna

Suzuki resmi menyodorkan gambar Vitara 2019. SUV andalah ini, menerima perombakan yang terbilang cukup banyak. Ada empat ubahan utama yang terjadi pada Vitara anyar. Pertama bagian eksterior. Desain sedikit direvisi dari model sebelumnya. Ia mengadopsi dua sisi grille yang didesain ulang. Bumper depan dirombak secara halus, model pelek baru dan lampu belakang pakai LED.

Ubahan kedua ada pada bagian interior. Kabin kini mendapatkan aksen perak, yang lebih cerah di dasbor, pintu dan konsol tengah. Kemudian ia punya lapisan lembut di atas panel instrumen dan pola geometrik untuk panel dasbor. Pusat instrumen (meter cluster) juga disegarkan dan menampilkan informasi lebih berwarna.

Yang ketiga, ubahan jantung mekanis. Menurut kami, inilah bagian paling penting sebagai kendaraan baru. Di balik bonet ditancapkan mesin Boosterjet Turbocharged baru. Mesin yang dipinjam dari Suzuki S-Cross. Suzuki menanggalkan mesin lawas 1,6 liter naturally aspirated alias tanpa sokongan turbo.

Pada varian bawah Vitara 2019, mendapatkan mesin 1,0 liter turbocharged, tiga-silinder. Empasan tenaga yang keluar sebanyak 111 PS (109 Hp). Sedangkan model menengah ke atas dilengkapi mesin 1,4 liter turbo, empat silinder. Daya yang terlontar sebesar 140 PS (138 Hp) dan daya puntir 220 Nm (162 lb -ft). Sejauh ini, belum ada kata resmi tentang opsi mesin diesel. Namun ada kemungkinan mereka memakainya sesuai kebutuhan pasar.

Sistem penggerak empat roda (All Grip) Suzuki tersedia sebagai opsi, untuk kedua mesin. Baik untuk transmisi manual maupun otomatis. Versi yang paling ekonomis adalah model penggerak front-wheel-drive Vitara 1.0 Boosterjet. Ini pilihan yang menggiurkan. Sebab Suzuki mengklaim cuma menenggak bensin 18,9 km/liter (53,3 mpg Inggris dan 44,4 mpg AS). Dan emisi CO2 terbilang rendah, 121 g / km sesuai pengujian dari NEDC.

Pembaruan yang keempat berupa fitur keamanan. Vitara lawas dilengkapi Radar Brake Support (RBS) kini digantikan oleh Dual Sensor Brake Support (DSBS). Konon kinerjanya lebih baik. Sebab RBS hanya mengandalkan radar gelombang berfrekuensi milimeter. Sementara DSBS menggunakan kamera monokuler dan radar laser (MFL). Sistem ini terkandung deteksi pejalan kaki, untuk fungsi pengereman dan meminimalisasi kerusakan tabrakan.

Fitur canggih lain seperti Lane Departure Warning and Prevention, Traffic Sign Recognition, Blind Spot Monitor dan Rear Cross Traffic Alert tersedia. Suzuki belum merilis harga di pasar. Namun di Jerman, Suzuki Vitara 2019 dibanderol mulai dari US$ 21, 925 atau sekitar Rp 327 juta. (Alx/Odi)

Sumber: Carscoops

Baca Juga: Suzuki Bersiap Jualan Wagon R Elektrik

Jelajahi Suzuki Grand Vitara

Suzuki Grand Vitara Rp 367 - Rp 378 Juta Cicilan : Rp 8,37 Juta
      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store