Mitsubishi Setop Ekspor ke Eropa, Fokuskan Bisnis untuk Asia Tenggara

Mitsubishi Setop Ekspor ke Eropa, Fokuskan Bisnis untuk Asia Tenggara
Gambar
Review Pengguna

Eksistensi Mitsubishi di Eropa tampaknya akan semakin pudar. Pasalnya, mulai bulan depan pabrikan berlogo Tiga Berlian itu bakal menghentikan keran ekspor tiga model SUV ke Eropa. Model terdampak adalah Outlander plug-in hybrid, ASX, dan Eclipse Cross – menurut paparan sumber anonim kepada Automotive News Europe.


Cukup mengherankan sebab di saat SUV sedang digandrungi, Mitsubishi malah menarik mundur pasukannya. Tercatat ketiga model jangkung ini mendominasi 64% dari total 53.242 penjualan mereka selama semester pertama 2020. Sementara itu, impor Mirage dan L200/Triton disebutkan bakal terus berlangsung hingga akhir 2021. Atas langkah ini, kelangsungan hidup Mitsubishi di Eropa pun menjadi pertanyaan besar.


Hal ini turut membuat diler diler dilanda kekhawatiran. Seperti dijelaskan sumber anonim,”Bisnis tidak akan berjalan tanpa keberadaan SUV. Diler tidak sanggup bertahan hidup dengan mobil kecil (Mirage) dan L200.” Tentu semua perlu penjelasan. Menurut paparan ‘orang dalam’, keputusan diskontinu impor model terlaris didasari upaya menghindari re-engineer model berjalan untuk dapat tetap patuh terhadap regulasi emisi yang kian mengetat.


Eclipse Cross SUVs styling


Tak mengherankan pula bila pihak diler meradang akibat penahanan produk baru untuk Eropa. Terutama sebab keuntungan Outlander PHEV dari subsidi kendaraan rendah emisi di berbagai negara Eropa. Diperparah pula diler harus menyuguhkan diskon guna menghabiskan stok. Sumber mengatakan Mitsubishi belum mendiskusikan kompensasi bagi diler dan pengimpor. Juga mereka hanya diberitahu tiga hari dari pembekuan peluncuran model baru pada Juli.


Ya, dilaporkan sebelumnya bahwa Mitsubishi menghentikan pengenalan model baru di Eropa. Tidak diketahui sampai kapan. Pun diperburuk oleh berita kali ini terkait stop impor masuk. Langkah semakin radikal dan menjadi pertanyaan di Eropa bukan? Namun ada keterkaitan dengan strategi aliansi Mitsubishi-Renault-Nissan.


Melansir Autocar, ketiga jenama besar ini berencana semakin meningkatkan efisiensi biaya. Termasuk di dalamnya untuk berbagi teknologi dan produksi guna memangkas biaya pengembangan hingga 40 persen. Dilanjut pula dengan skema bisnis “leader-follower”: setiap merek bakal menjadi referensi utama di regional dan teknologi tertentu.


Baca juga: Mitsubishi Motors Pastikan Kemunculan Xpander Hybrid pada 2023


Di bawah kesepakatan baru, Renault akan memimpin persaingan di Eropa. Berikut juga mengeksekusi pengembangan generasi penerus SUV mungil B-Segment. Nissan ditempatkan sebagai kapten di Jepang, Amerika Utara, dan Cina sekaligus mengembangkan jajaran SUV kompak (C-Segment) berbasis Nissan Qashqai. Nah, sementara itu Mitsubishi menaruh perhatian utama di Asia Tenggara dan Oseania. Meski tetap dapat menjadi pengikut di suatu regional, yang pasti semua harus fokus kepada target pasar masing-masing. Bukan tidak mungkin akhirnya Mitsubishi menghilang dari Eropa karena dianggap kurang menguntungkan.


New Outlander


Hilang di Eropa Bukan Berarti Punah


Kalau akhirnya model SUV harus berakhir di Eropa, bukan berarti Mitsubishi berhenti di regional lain. Dua dari tiga model yang diskontinu di sana bakal kedatangan versi baru di Amerika Utara. Generasi penerus Outlander sudah menunggu, akan mulai dijajakan kuartal kedua tahun depan. Pada dasarnya ia adalah versi produksi dari konsep Engelberg Tourer/e-Yi yang pamerkan powertrain elektris Outlander PHEV.


Merupakan unit 2,4 liter bensin didukung motor listrik di kedua poros menjadi senjatanya. Kapasitas baterai diperbesar, menggendong paket lithium-ion 20 kWh. Powertrain ini menjanjikan kemampuan menempuh elektris sejauh 70 km dengan total daya jangkau hingga 700 km.


Di samping itu, Eclipse Cross akan mendapatkan facelift pada kuartal pertama 2021. Revisi desain depan dan belakang kian mendekatkan sang crossover dengan bahasa desain termutakhir Mitsubishi. Ada juga update dalam interior serta infotainment system. Mirage dan Mirage G4 turut menjadi bagian update besar-besaran untuk market Amerika Serikat. (Krm/Tom)


Sumber: Automotive News Europe, Autocar UK, Paultan


Baca juga: Rayakan Kemerdekaan Indonesia, Mitsubishi Siapkan Promo Khusus Agustus

Jelajahi Mitsubishi Outlander PHEV

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store