Hindari Potensi Kecelakaan, Simak 6 Tips Mengendarai Motor Matik di Jalur Tanjakan dan Turunan

Hindari Potensi Kecelakaan, Simak 6 Tips Mengendarai Motor Matik di Jalur Tanjakan dan Turunan

Pengguna sepeda motor jenis matik di Tanah Air terus meningkat. Mengacu data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) dalam beberapa tahun terakhir penjualannya bahkan selalu tembus 80 persen, mengasapi model lain seperti bebek ataupun sport.

KEY TAKEAWAYS

  • Mengendarai motor matik di jalan menanjak dan menurun

    Ada beberapa tips, khususnya buat pemula
  • Daya tarik motor matik terletak pada kepraktisannya di jalan, pengendara cukup atur bukaan gas dan tuas rem. Tapi perlu dicatat, mengendarai motor bukan sekadar bisa saja melainkan harus memahami teknik berkendara yang benar yang salah satunya ketika di jalur tanjakan dan turunan.

    Bagi yang sudah piawai mengendarai motor, melalui kemacetan dengan kondisi jalan yang menanjak atau menurun tentu bukan masalah. Sementara untuk mereka yang masih pemula, tentu akan sedikit kerepotan, dan mungkin saja bila belum paham triknya bisa membahayakan diri sendiri atau orang lain.

    tips motor

    Seperti dijelaskan oleh Safety Riding Manager PT Astra Honda Motor (AHM), Johanes Lucky yang menyebut, setiap pengendara wajib memahami teknik berkendara yang tepat agar mampu menghadapi berbagai kontur dan kondisi jalan.

    "Hal ini sangat membantu kita untuk dapat tetap fokus dalam berkendara agar selamat sampai tujuan dan berkendara pun menjadi menyenangkan," kata Lucky, dalam keterangan resminya, Senin (11/7).

    Nah untuk itulah AHM coba memberikan tips mengendarai sepeda motor matik ketika berada di jalur tanjakan atau turunan. Selengkapnya seperti di bawah ini, ya.

    tips motor

    Baca juga: Cuma Modal Segini Bikin CVT Motor Matik Kamu Anti Gredek

    1. Pengecekan dan Pemeriksaan Mandiri Motor Matik

    Guna menjaga performa kendaraan dan meminimalisir potensi terjadinya insiden dari kendaraan, lakukanlah pemeriksaan secara mandiri komponen vital motor matik. Pemeriksaan kondisi komponen bisa dimulai dari bahan bakar, oli, rantai, ban, rem, dan beberapa perangkat lainnya.

    2. Pahami Kondisi Rute yang Bakal Dilalui

    Kedua adalah memahami rute dan kondisi jalan agar pengendara bisa mengantisipasi lebih dulu berbagai macam jalur yang akan dilalui. Cara paling muda dengan mengatur jadwal dan rute perjalanan guna menghemat jarak, waktu, tenaga, serta menghindari spot kemacetan.

    3. Berkendara di Jalur Menanjak

    Ketika akan melewati jalanan menanjak, saran dari Lucky mengambil jarak yang cukup agar akselerasi sepeda motor dapat melewati tanjakan. Kemudian turunkan kecepatan secara bertahap ketika mendekati puncak atau jalan datar.

    "Sebelum memasuki jalan menanjak, manfaatkan akselerasi atau momentum dengan menambah gas jauh sebelum jalan menanjak dengan memperhatikan kondisi jalan, kurangi kecepatan ketika mendekati ujung tanjakan dengan tetap memperhatikan kecepatan saat menanjak sebelumnya guna mencegah terlepasnya roda depan ketika mencapai ujung tanjakan," jelasnya.

    tips motor

    4. Berkendara di Jalur Menurun

    Dan ketika Anda sedang melewati jalanan menurun, sebaiknya mengurangi kecepatan jauh sebelum memasuki jalur turunan yakni dengan mengendorkan gas dan mempertahankan kecepatan motor dengan kombinasi rem belakang serta depan.

    "Bila dirasakan pengereman kurang optimal, berhentilah atau menepi sejenak ketika melewati jalan turunan dengan rute yang panjang untuk mendinginkan rem depan dan belakang," imbuh Lucky.

    5. Pahami Posisi Berkendara yang Tepat

    Postur saat berkendara di jalur tanjakan posisikan badan condong ke depan agar roda depan mendapatkan grip (cengkraman) yang kuat terhadap permukaan jalan. Demikian pula pada saat berkendara jalur turunan, posisikan postur badan condong ke belakang.

    adv

    6. Ketika Berhenti di Tanjakan

    Saat situasi harus berhenti di tanjakan, komposisi rem belakang sebaiknya harus lebih besar yang tujuannya untuk menahan gaya dorong ke belakang. Menurut Lucky, hindari posisi di belakang kendaraan besar seperti truk atau bus, namun bila terpaksa harus berada di belakang kendaraan besar ambilah posisi di sebelah kiri atau mengambil posisi paling aman di belakangnya.

    "Dalam kondisi apapun setiap pengguna jalan sebaiknya mengetahui teknik berkendara termasuk di tanjakan dan turunan, hal ini diperlukan guna menjaga keselamatan pengendara dan sekitar," jelasnya. (KIT/TOM)

    Baca juga: Tips Praktis Merawat Ban Sepeda Motor, Bisa Dilakukan di Rumah

    GIIAS 2022

    Anda mungkin juga tertarik

    • Yang Akan Datang

    Video Motor Terbaru di Oto

    Oto
    Tonton Video Motor

    Artikel Motor dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Tips
    • Review
    • Artikel Feature