Jangan Tunggu Kotor dan Berlendir, Bersihkan Evaporator AC Mobil Secara Berkala!

Jangan Tunggu Kotor dan Berlendir, Bersihkan Evaporator AC Mobil Secara Berkala!

Satu perangkat yang sangat berguna bagi kita di mobil adalah penyejuk udara alias air contidioner (AC). Inilah fitur yang penting untuk mendukung kenyamanan pemilik mobil ketika berkendara. Jika AC tidak bekerja dengan baik sudah pasti kenyamanan saat berkendara menjadi berkurang karena merasa kegerahan apalagi saat cuaca panas terik. Sementara di saat hujan, AC juga berfugsi mencegah terjadi pengembunan di kaca mobil yang tentunya berdampak pada pengelihatan pengemudi ke depan. 

Tapi tahukah Anda komponen yang penting dari AC untuk diperhatikan dan dirawat secara berkala? Nah, di dalam sebuah AC terdapat komponen yang sangat penting yang disebut evaporator. Apa fungsinya? Ia berfungsi untuk mengeluarkan udara sejuk dan dingin di dalam mobil.

Pada komponen evaporator tersebut akan mengalami pengkabutan di area ekspansi atau disebut dengan katup ekspansi. Selanjutnya pengkabutan tersebut akan disalurkan pada evaporator dalam bentuk udara yang memiliki suhu dingin. Hembusan pada bagian blower nantinya akan melewati bagian sisi evaporator serta akan membuat udara dingin keluar dan membuat kabin mobil terasa lebih sejuk.

Jika evaporator kotor, otomatis udara yang terhirup saat berkendara adalah udara yang kotor dan tidak sehat. Bagi pemilik mobil jangan lupa untuk memeriksakan kondisi dan membersihkan evaporator secara berkala, karena komponen evaporator merupakan bagian utama.

Ternyata, saat musim hujan seperti saat, sangat berpengaruh pada evaporator mobil. Menurut Ko Lung Lung owner Dokter Mobil, keadaan udara yang lembab dapat membuat evaporator mobil menjadi berlendir hingga keropos dan mengalami kebocoran.

Baca juga: 5 Langkah Aman Berkendara Matic Saat Hadapi Banjir

Evaporator AC

Ko Lung Lung menatakan sebagai komponen utama seringkali terdapat masalah yang terjadi pada evaporator. Ada tiga hal yang sering timbul yaitu bau, berlendir dan bocor. Ketiganya sangat mempengaruhi kinerja dari pendingin udara.

"Jika evaporator kotor maka akan menimbulkan bau pada AC mobil, selain kotor biasanya pewangi mobil yang berbahan parafin juga dapat menimbulkan bau apek. Pada musim hujan seperti sekarang evaporator dapat menjadi lembab kemudian berlendir dan menyebabkan sumbatan sehingga AC tidak dingin, kebocoran pada evaporator juga dapat disebabkan karena kotoran dan lendir yang sudah menumpuk hingga mengakibatkan korosi lalu timbul kebocoran," kata Ko Lung Lung menjelaskan.

Sebetulnya masalah evaporator ini dapat terjadi kapan saja, dan jika bermasalah maka akan berpengaruh terhadap kinerja AC itu sendiri. Salah satu akibat yang dapat timbul ialah udara yang dikeluarkan AC menjadi tidak dingin. Lalu bagaimana dengan perawatannya? Ko Lung Lung mangatakan idealnya evaporator dibersihkan setiap dua hingga tiga bulan sekali atau sesuai penggunaan setiap 20.000 km. Namun ia menyarankan disaat pandemi Covid-19 seperti saat ini untuk membersihkan evaporator bisa dilakukan lebih sering misalnya satu bulan sekali. Tak hanya untuk menjaga kebersihan AC tapi juga untuk mencegah bakteri dan virus yang menempel.

“Untuk perawatan atau cuci evaporator saat pandemi seperti sekarang saya sarankan satu bulan sekali, dan kalau bisa sekaligus di semprotkan desinfektan agar terbebas dari kotoran maupun virus sehingga udara yang dihirup juga bersih dan sehat," tutup Ko Lung Lung.

Saat ini di seluruh cabang Dokter Mobil sedang ada promo cuci evaporator gratis tanpa syarat hanya dengan melakukan reservasi via WhatsApp ke customer service Dokter Mobil di 0813 9860 1800. (Raju)

Baca juga: Hujan dan Banjir Picu Munculnya Karat, Perhatikan Cara Mengatasinya